Nusamedia Bali

Ular Kobra 5 Meter Masuk Gudang Tumpukan Kayu, TRC Damkar Pos Seririt Bergerak Evakuasi

NUSAMEDIANEWS.COM | BULELENG — Tim Reaksi Cepat (TRC) Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Buleleng melalui Pos Seririt bergerak cepat melakukan evakuasi seekor ular kobra yang ditemukan berada di dalam gudang tumpukan kayu di Banjar Kelod, Desa Busungbiu, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng, Bali, Rabu (23/9/2026).

Laporan mengenai keberadaan reptil tersebut diterima petugas sekitar pukul 10.00 WITA. Setelah menerima laporan, personel TRC Pos Seririt langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan proses penyelamatan dan evakuasi.

Ular kobra yang dievakuasi diperkirakan memiliki panjang sekitar 5 meter dan berada di dalam gudang yang terdapat tumpukan kayu. Keberadaan ular tersebut cukup berpotensi membahayakan warga apabila tidak segera ditangani oleh petugas yang memiliki kemampuan dan peralatan yang sesuai.

Setibanya di lokasi, personel TRC melakukan penanganan secara hati-hati. Proses evakuasi berlangsung sekitar 15 menit hingga ular berhasil diamankan dari dalam gudang.

Dalam proses penyelamatan tersebut, tidak terdapat korban luka maupun korban jiwa.

Setelah berhasil diamankan, ular tersebut untuk sementara dibawa oleh pihak Damkar dan Penyelamatan Buleleng untuk mendapatkan penanganan. Selanjutnya, ular tersebut akan dilepas di lokasi yang dinilai aman oleh pihak Damkar.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Buleleng melalui petugas TRC Pos Seririt mengimbau masyarakat agar tidak mencoba menangkap atau menangani sendiri ular berbisa maupun reptil berbahaya yang ditemukan di lingkungan permukiman.

Masyarakat diharapkan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan keberadaan ular atau satwa yang berpotensi membahayakan keselamatan warga, sehingga proses evakuasi dapat dilakukan secara aman dan terukur.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tetap berhati-hati, khususnya ketika membersihkan gudang, tumpukan kayu, semak-semak, maupun lokasi yang berpotensi menjadi tempat persembunyian ular.

Reporter: Nusa Media

nusamedia

Bersama Menyuarakan Rakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *