VIDEO VIRAL SOAL PENYERANGAN OTK DAN KORBAN ANAK KECIL DI GRAHA JERMAL DIBANTAH KORBAN – PENGA NIAYAAN SEKAP DENGAN CARA TIDAK MANUSIAWI DIDUGA DILAKUKAN KEPLING, ACIL LUBIS, DAN SEKURITI

  • Hukrim
  • February 28, 2026
  • 0 Comments
Henry R H Pakpahan dan Yudi Efraim Karo Karo selaku Kuasa Hukum

Medan, Nusamedia

Video viral yang menyebut ada penyerangan oleh orang tidak dikenal (OTK) ke komplek Perumahan Graha Jermal, jalan Jermal VII, Kelurahan Denai, Kecamatan Medan Denai, serta mengklaim ada korban anak kecil berusia 6 tahun, dibantah keras oleh korban penganiayaan, Abdul Rauf dan Rahmadi. Keduanya melakukan klarifikasi yang tegas, menyatakan video tersebut diduga telah direkayasa dan tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya terjadi.28 Februari 2026

Peristiwa bermula ketika Rahmadi diminta mengantar Abdul Rauf ke komplek perumahan untuk mencari umpan pancing ikan berupa cacing. Namun, setelah tiba di lokasi, tempat yang biasa digunakan untuk mencari cacing tidak ditemukan lagi. Saat mereka hendak pulang, keduanya dihentikan di pos keamanan. Abdul Rauf langsung ditanya oleh Acil Lubis dan tanpa basa-basi dipukul di bagian mata menggunakan tangan kanannya. Sementara itu, Rahmadi juga mengaku dipukul oleh pihak keamanan komplek dan Acil Lubis tanpa alasan yang jelas.

Kepala Lingkungan 9 yang kemudian datang ke lokasi kejadian tidak membantu mengamankan situasi atau menenangkan suasana, melainkan malah ikut melakukan penganiayaan dengan menendang bagian belakang kepala Rahmadi menggunakan dengkul. Setelah itu, kedua korban disekap di lorong perumahan dengan cara yang tidak manusiawi. Abdul Rauf bahkan di borgol kedua tangannya, disiram air kencing, disuruh makan kotoran manusia, dan diseret seperti hewan . Kepala Lingkungan 9 juga diduga ikut memprovokasi dan menusuk kepala Abdul Rauf menggunakan benda tajam hingga mengeluarkan darah.

Kejadian tersebut diamati langsung oleh saksi mata, Edi Purnama, yang kebetulan lewat lokasi. Edi sempat melarang Kepling, Acil Lubis, dan pihak keamanan untuk tidak melanjutkan penganiayaan, namun himbauannya tidak diperhatikan dan tindakan kekerasan justru berlanjut di depannya. Karena tidak mampu menghentikan aksi brutal tersebut, Edi akhirnya memberitahu keluarga dan teman-teman korban untuk mencari pertolongan.

Ketika keluarga dan teman-teman korban datang ke lokasi dengan tujuan menjemput Abdul Rauf dan Rahmadi, mereka malah disambut dengan lemparan batu dari pihak komplek perumahan yang diduga dikomandoi oleh Kepling dan Acil Lubis. Meskipun merasa tidak berdaya karena jumlahnya lebih sedikit dan memiliki niat baik, pihak keluarga dan teman korban tidak melakukan pembalasan dan tetap menjaga diri tanpa melakukan perlawanan.

Akibat dari serangkaian penganiayaan tersebut, Abdul Rauf telah melaporkan kejadian ke Polsek Medan Area dengan nomor laporan: B / 101 / II / 2026/SPKT /PolSEK Medan Area / POLRESTABES/ POLDA SUMATERA UTARA. Sementara Rahmadi membuat pengaduan di Polda Sumut dengan nomor: STPL / B / 267/II / 2026/SPKT / POLDA SUMATERA UTARA, dengan dugaan pelanggaran Pasal 466 KUHP dan 262 KUHP tentang penganiayaan secara bersama-sama.

Kuasa hukum korban, Henry R H Pakpahan dan Yudi Efraim Karo Karo Meminta kepada pihak kepolisian khususnya Kapolsek Medan Area dan Kapolda Sumut untuk mengusut tuntas laporan polisi dan mengungkap kan peristiwa yang sebenarnya.
Agar tidak menjadi kan isu yang menyesatkan di masyarakat. menjelaskan sedikit keganjilan terhadap kasus ini. Apa mungkin anak kecil berusia 6 tahun berada di lokasi kejadian tanpa di dampingi orang tua nya. Sedangkan pihak keluarga korban dan rekan rekan yang menjemput korban tidak melakukan perlawanan apapun melainkan warga komplek sendiri la yang melakukan pelemparan terhadap pihak keluarga dan rekan korban .

Korban dan pihak keluarga mengimbau Kapolsek Medan Area AKP. Ainul Yakin, S.I.K., M.H dan Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H untuk segera melakukan tindakan tegas terhadap terduga pelaku penganiayaan, khususnya Kepling Lingkungan 9, Acil Lubis, Agus, dan pihak keamanan komplek Graha Jermal. Hal ini menjadi bentuk komitmen institusi kepolisian dalam menjalankan supremasi hukum.(Red)

  • nusamedia

    Bersama Menyuarakan Rakyat

    Related Posts

    LPP-TIPIKOR RI: KDMP POTENSI UNGGULAN EKONOMI DESA, TAPI PERLU WASPADAI RISIKO KORUPSI
    • March 1, 2026

    Redaktur: Veroo Ketua Umum LPP-TIPIKOR RI Dorong Masyarakat Aktif Awasi Pengelolaan Koperasi Desa Merah Putih JAKARTA – Nusamedia,Lembaga Pemburu Pelaku Tindak Pidana Korupsi Republik Indonesia (LPP-TIPIKOR RI) mengingatkan pentingnya pengawasan…

    Continue reading
    JAKSA AGUNG RI ST. BURHANUDDIN MENINJAU KEJATISU, INSTRUKSIKAN LAYANAN HUMANIS, CEPAT, PROFESIONAL, DAN BERINTEGRASI
    • February 27, 2026

    Medan, Nusamedia – Jaksa Agung Republik Indonesia, ST. Burhanuddin, mengajukan permintaan tegas kepada Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) serta seluruh jajaran Kejaksaan Negeri di wilayahnya agar menjalankan tugas dengan mengutamakan…

    Continue reading

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    You Missed

    Madrasah Aliyah Nurul Iman Mahato Gelar Bukber Hari ke-16 Ramadhan, Bentuk Karakter Siswa Melalui Kebersamaan

    Ketua GANN Kab. Batu Bara Sami’an M.R: Isu Kerjasama dengan Kesbangpol Adalah Olahan, Lakukan Langkah Hukum Jika Ada Indikasi Korupsi

    Ketua GANN Kab. Batu Bara Sami’an M.R: Isu Kerjasama dengan Kesbangpol Adalah Olahan, Lakukan Langkah Hukum Jika Ada Indikasi Korupsi

    LAPAS KELAS III GUNUNGTUA BERBAGI 100 PAKET TAKJIL, WUJUDKAN KEPEDULIAN DI BULAN RAMADHAN

    KESATUAN AKSI PEMUDA SUMATERA UTARA UNJUK RASA PENOLAKAN KE HADIRAN BOBBY NASUTION DI PADANG LAWAS

    LAPAS KELAS III GUNUNGTUA LAKSANAKAN RAZIA INSIDENTIL, TEMUKAN BERBAGAI BARANG LARANGAN

    Safari Ramadan ke Empat Pemda Rohul, Saat Penantian Panjang Masyarakat Dijawab Bupati Anton

    Kolaborasi Safari Ramadhan Pemvropsu dan Pemkab Padang Lawas

    MANAGEMENT SPBU 14.201.180 AKSARA SANGGAH TUDUHAN KIRIM PREMAN, SEBUT PEMBERITAAN TANPA KONFIRMASI

    Safari Ramadhan 1447 H, Wabup Syafaruddin Poti : Momen Pererat Silaturahmi dan Salurkan Bantuan Ramadhan

    LPP-TIPIKOR RI: KDMP POTENSI UNGGULAN EKONOMI DESA, TAPI PERLU WASPADAI RISIKO KORUPSI

    VIDEO VIRAL SOAL PENYERANGAN OTK DAN KORBAN ANAK KECIL DI GRAHA JERMAL DIBANTAH KORBAN – PENGA NIAYAAN SEKAP DENGAN CARA TIDAK MANUSIAWI DIDUGA DILAKUKAN KEPLING, ACIL LUBIS, DAN SEKURITI

    JAKSA AGUNG RI ST. BURHANUDDIN MENINJAU KEJATISU, INSTRUKSIKAN LAYANAN HUMANIS, CEPAT, PROFESIONAL, DAN BERINTEGRASI

    Kebakaran Mobil Mini Bus di SPBU Pakam, Batubara: Tidak Ada Korban Jiwa

    Warung Pedagang Pinggir Jalan di Perdagangan Nyaris Dibobol, Soroti Kenakalan Remaja dan Keamanan Publik

    Kapolsek Tanah Jawa ajak Insan Pers Perkuat Kamtibmas, Fokus Narkoba dan Kenakalan Remaja

    Diduga Korupsi Dana Desa, Warga Sembahe Baru Minta APH Usut Kekayaan Kornelius Tarigan

    Kepala SDN 002 Tambusai Utara Angkat Bicara ,“Dana BOS Tidak Disalahgunakan, Kami Sudah Diperiksa Dinas.