Warga Mengeluh, Berharap Pemerintah Segera Bangun Kembali Jembatan Gantung Di Cumanggala

Kegiatan warga dalam mengupayakan jembatan penghubung (Dokumentasi: Bahtiar)



NUSAMEDIANEWS.COM, SUKABUMI-JAWABARAT – Jembatan gantung di Cumanggala yaitu  akses penghubung dua kampung yaitu antara kampung cumanggala  dan kampung Cibeuning, berharap pemerintah segera membangun jembatan gantung kembali.

Tepatnya di Kampung Cumanggala, Desa/Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Pasalnya jembatan gantung tersebut  hancur oleh terjangan air sungai Cigadung yang meluap, keterjadian desember tahun 2025, pada waktu itu bukan hanya jembatan saja yang hanyut terbawa banjir sungai cigadung, juga sawah terkena dampak harus mengalami gagal panen dan tanah longsor.


Menurut warga setempat Cecep mengatakan,” terpaksa  sekarang masyarakat harus melakukan pengumpulan dana atau biaya untuk bangun kembali jembatan gantung, meski sekarang masyarakat tengah kondisi sulit ekonomi.

Cuaca yang terjadi masih belum menentu, jika saja sungai cigadung dalam kondisi banjir, maka terpaksa masyarakat tidak bisa kemana mana, termasuk anak sekolah tidak bisa bersekolah.

Sementara banyak warga kampung cibeuning atau anaknya yang bersekolah di SMP PGRI yang tepatnya di dusun Cumanggala, begitu juga petani yang terpaksa harus melawan arus sungai cigadung untuk kesawah atau kebun miliknya.

Tidak kurang dari 100 hektare (ha) sawah dan kebun milik warga, yang lokasinya di blok Cibeuning, pada Senin 06/04/2026,” ucapnya.

Selanjutnya, Kades Bantargadung Uus Amrulah dikantornya mengungkapkan,” ia berharap pemerintah kabupaten Sukabumi atau provinsi Jawa Barat dapat segera memjawab keluhan warganya.

Belum lama, saya membeli tiang besi untuk bangun jembatan gantung, tidak kurang dari 3 juta rupiah biaya  sudah melaksanakan pemembelian tiang besi, belum lagi di hadapi butuh biaya untuk pembelian material bambu dan kayu juga untuk upah kerja tenaga ahli,” bebernya.

Dimana sekarang ini, PMK Nomor 7 Tahun 2026 adalah peraturan utama pengelolaan Dana Desa tahun anggaran 2026, yang ditetapkan pada 9 Februari 2026.

Fokus utamanya adalah prioritas nasional (stunting, kemiskinan ekstrem, ketahanan pangan) dan dukungan terhadap Koperasi Desa Merah Putih.

Aturan ini menegaskan syarat ketat pencairan berupa laporan APBDes 2025. 

Dan lagi pembangunan Desa Pembangunan infrastruktur desa tahun 2026 oleh pemerintah provinsi difokuskan pada peningkatan konektivitas jalan, jembatan, dan sarana dasar guna mempercepat pertumbuhan ekonomi ekonomi pedesaan.

Lanjut lagi Kades Bantargadung  Uus mengatakan,” sebenarnya terkait jembatan di Cumanggala sudah di laporkan sebelumnya, paska kejadian bencana banjir sungai cikadung desember 2025, yang menghanyutkan jembatan tersebut, begitu juga kepada dinas  Perumahan dan Kawasan Permukiman (perkim) Kabupaten Sukabumi, lebih lanjut pemerintah provinsi  Jawa Barat, dapat menjawab keluhan warga Desa Bantargadung,” tutup

(Muhtar Bahtiar)

  • nusamedia

    Bersama Menyuarakan Rakyat

    Related Posts

    Halal Bihalal DPD LPP-TIPIKOR RI Rohul, Bupati Anton Dapat Penghargaan atas Komitmen Berantas Korupsi
    • April 11, 2026

    ROKAN HULU, NusamediaNews.com – Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Pemburu Pelaku Tindak Pidana Korupsi Republik Indonesia (DPD LPP-TIPIKOR RI) Kabupaten Rokan Hulu menggelar acara Halal Bihalal bersama Bupati Rokan Hulu, Anton,…

    Read more

    Continue reading
    Pemdes Durin Jangak Akui Tutup Mata, Panti Pijat “Plus” di Sekitar UINSU Pancur Batu Marak Tanpa Izin
    • April 11, 2026

    DELISERDANG, NusamediaNews.com – Praktek usaha panti sehat atau pijat tradisional yang beroperasi di sekitar kawasan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU), Kecamatan Pancur Batu, diduga berjalan tanpa izin resmi. Kepala…

    Read more

    Continue reading

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    You Missed

    Halal Bihalal DPD LPP-TIPIKOR RI Rohul, Bupati Anton Dapat Penghargaan atas Komitmen Berantas Korupsi

    Pemdes Durin Jangak Akui Tutup Mata, Panti Pijat “Plus” di Sekitar UINSU Pancur Batu Marak Tanpa Izin

    Warga Keluhkan Jembatan Gantung di Cumanggala Tak Kunjung Diperbaiki, Akses Warga dan Siswa Terhambat

    Hujan Deras Disertai Angin Kencang Melanda Sumut

    Presiden Prabowo: Kritik Adalah Peringatan, Namun Pembangunan Harus Tetap Berjalan

    Menteri ESDM Sebut Harga BBM Non-Subsidi Akan Disesuaikan, Pemerintah Masih Hitung Matang Bersama Badan Usaha

    Camat Tambusai Utara Gelar Rakor Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla Tahun 2026

    KPK Terus Dalami Kasus Korupsi Kuota Haji, Panggil Puluhan Pihak dari Biro Travel

    TikTok Perkuat Keamanan Remaja dengan Fitur Baru

    KBM Di PKBM TTB Patut  Di Pertanyakan &  Anggaran Bantuan Penyelengaraan ( BOP) Wajib Diaudit

    Wabub Rohul H, Syafaruddin Poti Hadiri Halalbihalal di Kediaman Anggota DPRD Rohul, Purwadi ST MM

    Warga Mengeluh, Berharap Pemerintah Segera Bangun Kembali Jembatan Gantung Di Cumanggala

    Klarifikasi Evi Nora Rasmiaty Nainggolan,S.Pd : Bantah Tuduhan Penggunaan Dana BOS SMPN 4 Pancur Batu Tidak Tepat Sasaran, Soroti Etika Jurnalistik

    Anak di Bawah Umur Dikeroyok 10 Orang di Tapsel, Keluarga Minta Polisi Segera Tangkap Pelaku

    Upacara Bendera Rutin Senin, Kepala Sekolah SDN 0117 Lembah Binubu Tegaskan Kedisiplinan dan Karakter Siswa

    Tommy Sinulingga, S.H., M.H., CTL, Merespons Tegas Tuduhan “Gegabah” Polrestabes Medan dalam Penahanan Mr. Roberto

    Diduga Polres Tapsel Menahan dan Menangkap Orang Sesuka Hati

    Keluarga Besar LPP-TIPIKOR RI Mengucapkan Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya Hasbunah Bin Hamdani