Nusamedia Bali

Pelabuhan Gilimanuk – Ketapang Terpantau Lancar, Antrean Kendaraan Tak Terlihat

Pelabuhan Gilimanuk, Bali (Photo: K.Archo)

NUSAMEDIANEWS.COM | GILIMANUK — Aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Gilimanuk, Bali, menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, terpantau relatif sepi dan lancar pada Jumat (23/10/2026). Tidak terlihat antrean kendaraan yang mengular seperti yang sempat terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Berdasarkan pantauan di lokasi, penumpang pejalan kaki, pengendara sepeda motor, mobil pribadi, bus, hingga truk ekspedisi dapat langsung memasuki area parkir pelabuhan untuk menunggu proses bongkar muat kapal selesai.

Sebelum memasuki area parkir, pengguna jasa diwajibkan melakukan pembayaran parkir secara elektronik. Bagi pengguna yang tidak memiliki kartu elektronik, tersedia opsi pembayaran tunai sebesar Rp2.000.

Sementara itu, tiket penyeberangan wajib menggunakan sistem elektronik. Tiket dapat dibeli melalui aplikasi maupun di kios-kios penjualan tiket yang tersedia di sepanjang jalan menuju pelabuhan.

Kondisi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di kawasan Gilimanuk juga terpantau berjalan normal. Tidak terlihat antrean panjang maupun penumpukan kendaraan yang hendak mengisi bahan bakar.

Situasi serupa terlihat di Pelabuhan Ketapang. Aktivitas penyeberangan berlangsung relatif lancar tanpa antrean kendaraan hingga berkilo-kilometer seperti yang sempat terjadi belakangan ini. Kondisi tersebut sebelumnya menjadi salah satu persoalan yang dikeluhkan para pengemudi truk ekspedisi, bahkan sempat memicu aksi pemblokiran pelabuhan.

Dari sisi cuaca laut, kondisi perairan saat pemantauan dilaporkan relatif tenang, meski tiupan angin terasa cukup kencang. Pengguna jasa penyeberangan tetap diimbau memperhatikan informasi cuaca dan pemberitahuan resmi dari operator pelabuhan maupun otoritas terkait.

Dalam catatan kondisi laut yang diterima, gelombang disebut berpotensi lebih tinggi pada rentang waktu sekitar pukul 10.00–14.00 dan pukul 22.00–02.00. Informasi tersebut perlu dikonfirmasi dengan prakiraan resmi maritim sebelum dijadikan acuan perjalanan.

Kelancaran aktivitas di kedua pelabuhan ini menjadi kabar positif bagi masyarakat dan pelaku logistik yang mengandalkan jalur penyeberangan Jawa–Bali. Meski demikian, pengguna jasa diharapkan tetap mengikuti prosedur tiket elektronik, arahan petugas, serta perkembangan informasi operasional dan cuaca.

(Kadek Archo)

nusamedia

Bersama Menyuarakan Rakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *