Sensus Ekonomi 2026 di Bali Dimajukan Demi Galungan, Gubernur Koster Minta Warga Beri Data Akurat
NUSAMEDIANEWS.COM | DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster menetapkan hasil Sensus Ekonomi 2026 sebagai acuan mutlak seluruh perencanaan pembangunan daerah. Ia mengajak warga memberikan data yang benar dan akurat saat didata petugas Badan Pusat Statistik (BPS). Jadwal sensus sengaja dimajukan agar tidak bertabrakan dengan perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan.
“Data ini menjadi dasar pemetaan anggaran dan penyusunan kebijakan pembangunan ke depan. Mohon bantu berikan data yang sesungguhnya,” ujar Koster di Gedung Wiswa Sabha Utama, Sabtu (11/7/2026).

Sensus ekonomi yang digelar setiap 10 tahun ini mencakup 647.337 unit usaha serta pembaruan data ekonomi rumah tangga, dengan total sasaran mencapai 1,71 juta. Sebanyak 3.774 petugas akan mendata pintu ke pintu mulai 8 Juni hingga 31 Agustus 2026.
Koster menekankan data ini penting untuk melihat dampak pertumbuhan usaha terhadap kesejahteraan masyarakat. Ia juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah menjadikan hasil sensus sebagai dasar penyusunan program dan anggaran.
Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti menyebut sensus ini sebagai kompas arah pembangunan bangsa, sehingga akurasi data sangat diperlukan. Gubernur mengapresiasi penyesuaian jadwal yang memberi ruang umat Hindu melaksanakan ibadah dengan tenang. Acara ditutup dengan prosesi penancapan kayon sebagai tanda komitmen bersama.
(Anugrah Arifanto)
#BeritaBali #SensusEkonomi2026 #BPSBali #GubernurKoster #DataPembangunan #GalunganKuningan #NusamediaNews
