Nusamedia Bali

Satresnarkoba Polresta Denpasar Edukasi Pelajar SMPN 7 Denpasar tentang Bahaya Narkoba

NUSAMEDIANEWS.COM | DENPASAR – Upaya mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika terus dilakukan Polresta Denpasar. Tidak hanya melalui penindakan hukum, kepolisian juga memperkuat langkah preventif dengan memberikan edukasi kepada generasi muda mengenai bahaya narkoba.

Salah satunya dilakukan personel Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Denpasar melalui kegiatan sosialisasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta edukasi bahaya penyalahgunaan narkoba kepada siswa-siswi SMPN 7 Denpasar, Selasa (6/10/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin KBO Satresnarkoba Polresta Denpasar, Ipda I Nyoman Saprayodi, S.H., bersama sejumlah personel Satresnarkoba.

Dalam sosialisasi itu, para pelajar diberikan pemahaman mengenai berbagai bahaya penyalahgunaan narkotika, mulai dari dampaknya terhadap kesehatan, pendidikan, masa depan, lingkungan pergaulan hingga konsekuensi hukum yang dapat ditimbulkan.

Para siswa juga dibekali pemahaman agar mampu mengenali potensi modus maupun bentuk ajakan penyalahgunaan narkoba yang dapat muncul di lingkungan pergaulan sehari-hari.

Ipda I Nyoman Saprayodi menekankan bahwa masa pelajar merupakan periode penting dalam pembentukan karakter dan penentuan masa depan. Karena itu, pengetahuan mengenai bahaya narkoba dinilai penting agar para siswa tidak mudah terpengaruh oleh ajakan maupun bujuk rayu untuk mencoba barang terlarang.

«“Pencegahan penyalahgunaan narkoba harus dilakukan sejak dini. Para pelajar harus dibekali pemahaman agar mampu mengatakan tidak terhadap narkoba dan tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan maupun pergaulan yang dapat membawa dampak buruk,” ujar Ipda I Nyoman Saprayodi.»

Selain membahas narkoba, personel Satresnarkoba juga mengajak para siswa turut menjaga situasi Kamtibmas, baik di lingkungan sekolah maupun tempat tinggal.

Para pelajar diingatkan untuk membangun pergaulan yang sehat dan positif, meningkatkan kedisiplinan, serta mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat dan dapat mendukung prestasi.

Menurut Ipda Saprayodi, pencegahan penyalahgunaan narkoba bukan semata-mata menjadi tanggung jawab kepolisian. Peran sekolah, orang tua, dan masyarakat juga sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan mampu melindungi generasi muda dari ancaman narkotika.

Para siswa juga didorong untuk tidak ragu menyampaikan informasi kepada pihak yang berwenang apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan atau peredaran narkoba di lingkungan sekitar.

Kepedulian dan keberanian untuk melaporkan potensi penyalahgunaan narkoba dinilai dapat membantu mencegah persoalan tersebut berkembang lebih luas.

Kegiatan berlangsung secara interaktif. Para siswa mendapat kesempatan memahami lebih jauh mengenai dampak penyalahgunaan narkoba sekaligus pentingnya menjaga diri dari pengaruh negatif.

Melalui kegiatan tersebut, Satresnarkoba Polresta Denpasar berharap para pelajar tidak hanya mampu melindungi dirinya sendiri, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, produktif, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

(Simson)

nusamedia

Bersama Menyuarakan Rakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *