Bupati dan Wabup Rohul Dianugerahi Gelar Adat Melayu, Terima Amanah Budaya Negeri Seribu Suluk

NUSAMEDIANEWS.COM | ROKAN HULU – Bupati Rokan Hulu (Rohul) Anton, S.T., M.M. dan Wakil Bupati Rokan Hulu H. Syafaruddin Poti, S.H., M.M., resmi dianugerahi gelar adat kebesaran Melayu. Penganugerahan tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus amanah bagi keduanya untuk ikut menjaga dan melestarikan nilai-nilai adat serta budaya Melayu di Kabupaten Rokan Hulu.
Prosesi penabalan gelar adat tersebut dilaksanakan oleh Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Rokan Hulu bersama Lembaga Kerapatan Adat (LKA) Luhak Kepenuhan. Informasi mengenai penganugerahan gelar adat tersebut juga diunggah melalui akun resmi Pro Anton pada Rabu (7/10/2026).
Dalam prosesi tersebut, Bupati Rokan Hulu Anton resmi menyandang gelar adat “Datuk Seri Setia Amanah Baginda Jabaringin”.


Sementara itu, Wakil Bupati Rokan Hulu H. Syafaruddin Poti dianugerahi gelar “Datuk Timbalan Seri Setia Amanah Bijaksano Tuah Nagori”, yang juga dikenal dengan sebutan Datuk Bijaksano Tuah Nogori.
Penganugerahan tersebut tidak hanya dimaknai sebagai sebuah seremoni adat. Gelar yang diberikan membawa amanah dan tanggung jawab moral untuk menjaga, merawat, serta melestarikan nilai-nilai luhur budaya Melayu di Negeri Seribu Suluk.
Wakil Bupati Rokan Hulu H. Syafaruddin Poti menyampaikan bahwa gelar adat yang diterimanya merupakan kehormatan sekaligus amanah yang harus dijaga dan dipertanggungjawabkan.
“Gelar Kurnio Adat ini bukan sekadar kehormatan, tetapi amanah yang harus saya jaga dan pertanggungjawabkan. Insyaallah, amanah ini akan menjadi motivasi bagi saya untuk terus menjaga adat dan budaya serta memberikan yang terbaik bagi masyarakat Rokan Hulu,” ujar Syafaruddin Poti usai prosesi penobatan.
Bupati Rokan Hulu Anton juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu untuk terus memperkuat sinergi bersama LAMR Rokan Hulu dan para pemangku adat.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga adat perlu terus diperkuat sebagai bagian dari upaya membangun Rokan Hulu yang berbudaya dan bermartabat.
Persiapan prosesi penabalan gelar adat tersebut telah dilakukan sejak 15 September 2026 di Gedung LAMR Rokan Hulu. Persiapan dipimpin langsung Ketua LAMR Rohul H. Zulyadaini, dengan melibatkan koordinasi bersama para datuk adat di Luhak Kepenuhan.
Dalam prosesi tersebut, Ketua TP-PKK Rokan Hulu dr. Yeni Dwi Putri dan Ketua GOW Rokan Hulu Hj. Masni Taher turut hadir dengan mengenakan busana Melayu kebesaran dan mendampingi rangkaian penganugerahan.
Dengan dianugerahinya gelar adat tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Rokan Hulu periode 2025–2030 diharapkan semakin mengintegrasikan nilai-nilai adat dan budaya Melayu dalam pelaksanaan pemerintahan serta pembangunan daerah.
Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu melalui Prokopim Rohul turut menyampaikan ucapan tahniah atas penganugerahan gelar adat tersebut.
“Tahniah atas Penganugerahan Gelar Adat Bupati dan Wakil Bupati Rokan Hulu. Semoga amanah dan membawa keberkahan untuk Negeri Seribu Suluk.”
(Saharuddin)

