
NUSAMEDIANEWS.COM, DELI SERDANG, 6 April 2026 – Evi Nora Siahaan melakukan klarifikasi resmi terkait pemberitaan yang dimuat Harian Sumut pada tanggal 01 April 2026 dengan judul “Penggunaan Dana BOS di SMPN 4 Satu Atap Pancur Batu diduga Tidak Tepat Sasaran”. Hal ini disampaikannya kepada nusamedianews.com.
Evi menegaskan bahwa dalam pemberitaan tersebut, tidak dilakukan konfirmasi yang jelas dan beretika oleh oknum wartawan bernama inisial JG terkait penggunaan anggaran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Proses Konfirmasi yang Dinilai Tidak Profesional
Menurut Evi, karena kondisinya sedang tidak memungkinkan, ia meminta bantuan kepada rekannya yang bermarga Sembiring untuk menanyakan hal tersebut kepada JG. Namun, respon yang diterima justru mengejutkan.
“JG selanjutnya melakukan chat terhadap saya, ‘kenapa orang lain ibuk suruh nelpon saya terkait uang negara buk’,” ujar Evi menirukan pesan tersebut.
Evi menjelaskan, sebelumnya ia sudah menyampaikan bahwa kondisi kesehatannya sedang tidak baik dan mengalami sesak napas. “Saya berharap adanya toleransi dan waktu buat saya untuk menjawab hal-hal yang akan dipertanyakan jika itu dianggap perlu,” tambahnya.
Alih-alih memberikan jeda, oknum wartawan tersebut justru menyampaikan bahwa akan tetap mengangkat berita dengan narasi terkait perbaikan kerusakan ringan sekolah, dengan alasan bahwa dana BOS memang diperuntukkan untuk hal tersebut.
Penjelasan Pengelolaan Dana
Evi menegaskan bahwa penggunaan Dana BOS tidak bisa dilakukan semena-mena atau sesuka hati. “Semuanya melalui Bank Sumut dan transferan langsung ke rekening gaji atau belanja,” jelasnya.
Evi juga menekankan fakta bahwa dirinya sudah tidak menjabat sebagai Kepala Sekolah selama 3 bulan terakhir ini.
“Sangat disayangkan sekali dengan perlakuan oknum tersebut yang tidak bisa memahami kondisi kesehatan saya, apalagi saat ini saya sudah tidak lagi memegang jabatan tersebut,” pungkas Evi Nora Siahaan.(red)