Danrem Pimpin Jalannya Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026
NUSAMEDIANEWS.COM | MOJOKERTO – Komandan Korem (Danrem) 082/Citra Panca Yudha Jaya (CPYJ), Kolonel Inf Batara Alex Bulo, S.Hub.Int., M.Hub.Int., memimpin langsung pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026. Kegiatan berlangsung khidmat di Lapangan Cikaran, kompleks Asrama Korem 082/CPYJ, Jalan Gajah Mada No. 4, Kota Mojokerto, pada Senin (1/6/2026) pagi.

Upacara bersejarah ini dihadiri dan diikuti secara lengkap oleh seluruh jajaran personel dari Korem 082/CPYJ, Kodim 0815/Mojokerto, serta Satuan Balakrem 082/CPYJ. Kehadiran peserta meliputi unsur perwira, bintara, tamtama, hingga Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bertugas di lingkungan Markas Komando Korem.
Mengusung tema besar “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, peringatan tahun ini menegaskan kembali posisi strategis ideologi negara. Tema ini menjadi pernyataan tegas bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan sebagai perekat keutuhan bangsa di dalam negeri, tetapi juga dipandang sebagai jawaban nyata dalam mewujudkan tatanan perdamaian dunia yang abadi.
Dalam kesempatan tersebut, Danrem 082/CPYJ membacakan pidato tertulis Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI, Yudian Wahyudi. Dalam naskah tersebut, momen peringatan ini disebut sebagai waktu refleksi nasional untuk memastikan bahwa api semangat Pancasila senantiasa tetap menyala dan hidup dalam jiwa setiap insan Indonesia.
“Pancasila adalah ‘Bintang Penuntun’ yang telah membuktikan ketangguhannya. Di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian, gejolak, dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman luar biasa — yang terdiri atas lebih dari 17.000 pulau dan ratusan etnik — dapat disatukan dan hidup berdampingan dalam satu ikatan kebangsaan yang kuat,” bunyi bagian pidato yang dibacakan.

Lebih lanjut disampaikan, sebagai bangsa yang besar, Indonesia terus menunjukkan kepemimpinan nyata di mata internasional. Kontribusi pasukan perdamaian Indonesia di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), peran aktif dalam mediasi konflik regional, serta konsistensi menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa lain, merupakan pengejawantahan langsung dari sila kedua: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.
Kepada para penyelenggara negara, termasuk para menteri dan kepala daerah, pesan tegas disampaikan: “Saya titipkan Pancasila di tangan kalian. Pastikan setiap kebijakan publik yang lahir berlandaskan keadilan sosial, memenuhi rasa keadilan publik, menjamin hak-hak masyarakat terkecil, dan tidak membiarkan ada rakyat yang merasa ditinggalkan. Kita harus terus melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang dapat merusak harmonisasi kebangsaan kita.”
Rangkaian acara upacara berjalan dengan tertib, hikmat, dan penuh rasa nasionalisme. Susunan acara meliputi pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila oleh Inspektur Upacara, pembacaan naskah Pembukaan UUD 1945, serta ditutup dengan doa bersama demi keselamatan, kedamaian, dan kejayaan bangsa Indonesia.
Melalui kegiatan ini, Korem 082/CPYJ menegaskan kembali komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah, sekaligus bertekad kuat merawat dan menumbuhkan semangat nasionalisme serta kebinekaan, khususnya di wilayah Mojokerto dan sekitarnya.
(Kadek Ariawan)
