DaerahHead LinesNusamedia BaliSosBudUpdate News

Melalui Simakrama Galungan dan Kuningan, Pangdam IX/Udayana Tegaskan Komitmen Menjaga Warisan Budaya

NUSAMEDISNEWS.COM | BALI – Dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto melaksanakan kegiatan Simakrama bersama seluruh prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Makodam IX/Udayana yang beragama Hindu. Kegiatan berlangsung khidmat di Wantilan Pura Agung Udayana, Jalan Udayana Nomor 1, Denpasar, pada Jumat (19/6/2026).

Acara diawali dengan persembahyangan bersama sebagai bentuk rasa syukur dan penyucian diri setelah menjalani rangkaian hari suci. Suasana religius dan akrab terasa dengan kehadiran ratusan prajurit, PNS, serta keluarga besar Makodam IX/Udayana. Turut hadir pula para Pejabat Utama Kodam IX/Udayana, mulai dari Kasdam, Irdam, Kapoksahli, para Asisten, hingga perwakilan LO TNI AL dan TNI AU, serta para Komandan dan Kepala Balaikdam.

Dalam sambutannya, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto menyampaikan ucapan selamat merayakan Galungan dan Kuningan kepada seluruh keluarga besar.

“Bersamaan momentum suci ini, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan. Semoga kemenangan Dharma melawan Adharma senantiasa menjadi tuntunan dalam setiap langkah pengabdian kita kepada bangsa dan negara,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan Simakrama bukan sekadar upacara keagamaan, melainkan momen untuk mengembalikan kesucian diri dan memperkuat ikatan kekeluargaan. Nilai-nilai luhur yang terkandung dalam perayaan tersebut diharapkan menjadi pedoman dalam menjalankan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

Pangdam juga mengajak seluruh jajaran untuk terus menjaga dan melestarikan kekayaan budaya Bali yang sarat nilai adat dan kearifan lokal. Melalui kegiatan ini, semangat toleransi, kepedulian, serta saling menghormati antarumat beragama diharapkan semakin terjalin kuat.


“Dengan menanamkan rasa saling mengasihi dan menghargai perbedaan, kita akan mampu menciptakan lingkungan kerja yang harmonis serta bersama-sama menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah,” tegasnya.

Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan penampilan tarian tradisional Bali, antara lain Tari Puspanjali, Tari Cendrawasih, dan Tari Joged Bumbung yang menggambarkan rasa syukur serta kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution menegaskan bahwa Simakrama ini merupakan wujud nyata komitmen Kodam IX/Udayana dalam menjunjung tinggi nilai kearifan lokal.

“Pelestarian budaya adalah bagian dari kekuatan sosial yang harus dijaga. Prajurit TNI hadir tidak hanya sebagai penjaga kedaulatan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang menghormati nilai-nilai budaya dan memperkokoh persatuan dalam keberagaman,” ungkapnya.

(Chairul)

nusamedia

Bersama Menyuarakan Rakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *