InformationNusamedia BaliUpdate News

Putra Mantan Camat Ubud, I Kadek Dwi Mahendra Putra (KDM) Mencuat Sebagai Kandidat Perbekel Desa Mas

NUSAMEDIANEWS.COM | GIANYAR – Nama I Kadek Dwi Mahendra Putra, S.E., M.M. atau yang akrab disapa KDM, kini menjadi sorotan utama dalam bursa calon Perbekel Desa Mas, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar. Figur muda kelahiran 6 Juli 1996 asal Banjar Batanancak ini dipandang membawa angin segar sekaligus semangat regenerasi kepemimpinan desa yang berakar pada nilai budaya dan kemajuan.

Berbeda dengan singkatan KDM yang merujuk pada tokoh lain di Jawa Barat, di Desa Mas sebutan ini kini melekat kuat pada sosok putra daerah yang merupakan anak kandung Ir. I Wayan Suwija, M.M., mantan Camat Ubud periode 2021–2023.

I Kadek Dwi Mahendra Putra, SE,.MM akrab disapa KDM

Rekam Jejak Akademik dan Organisasi yang Kokoh
KDM menempuh pendidikan tinggi di Universitas Warmadewa, meraih gelar Sarjana Manajemen Sumber Daya Manusia pada tahun 2018, lalu menyelesaikan Magister Manajemen pada 2020 dengan prestasi gemilang IPK 3,86.

Sejak masa sekolah hingga perguruan tinggi, jiwa kepemimpinannya sudah teruji: pernah menjabat Ketua OSIS SMK Negeri 1 Mas Ubud, memimpin Pasemetonan Mahasiswa Hindu Dharma serta Forum Komunikasi Unit kampusnya. Di tingkat kabupaten, ia dipercaya memimpin DPK PERADAH Gianyar selama dua periode berturut-turut (2021–2024 dan 2024–2027). Kini ia juga aktif sebagai pengurus pusat Nusantara Pratisentana Bandesa Manik Mas di bidang kewirausahaan serta anggota Badan Pengawas LPD Desa Mas.

Wirausaha, Seni, dan Pengabdian Adat
Selain organisasi, KDM juga memiliki pengalaman membangun usaha sejak muda: mengelola Pondok Piranti Dekorasi sejak 2014 dan Pondok Piranti Wastra sejak 2019, yang bergerak di sektor ekonomi kreatif, dekorasi, serta pelestarian wastra yang mendukung kebutuhan adat Bali.

Tak hanya itu, ia dikenal sebagai seniman drama gong yang berdedikasi dan senantiasa aktif ngayah dalam setiap kegiatan upacara keagamaan di lingkungan Desa Mas.

Perpaduan latar belakang pendidikan, pengalaman mengelola organisasi dan usaha, serta kedekatan yang erat dengan adat dan budaya menjadi modal utama KDM. Ia menawarkan visi menghormati keluhuran adat istiadat, memperkuat identitas budaya, memberdayakan potensi generasi muda, mendorong pertumbuhan ekonomi warga, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, terbuka, dan responsif terhadap aspirasi masyarakat.

(Anugrah Arifanto)

#PilkelDesaMas #PerbekelDesaMas #I KadekDwiMahendraPutra #KDM #Ubud #Gianyar #RegenerasiPemimpinDesa

nusamedia

Bersama Menyuarakan Rakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *