DaerahHukumNusamedia SumutUpdate News

Diduga Minim Perawatan, Lahan Perkebunan Unit Bukit Lima PTPN IV Simalungun Terlantar Penuh Semak Belukar

NUSAMEDIANEWS.COM | SIMALUNGUN – Kondisi lahan perkebunan kelapa sawit di kawasan Afdeling 4, Unit Kebun Bukit Lima, yang dikelola oleh PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) Regional 2 milik BUMN kini menuai sorotan tajam. Hasil pantauan tim awak media di lapangan memperlihatkan areal tanaman yang seharusnya dirawat secara optimal justru terlantar, dipenuhi semak belukar dan rerumputan liar yang tumbuh tak terkendali, mengancam pertumbuhan tanaman sawit yang masih dalam masa pemeliharaan.

Di titik-titik krusial Afdeling 4, gawangan antar barisan tanaman tampak tertutup rapat oleh tumbuhan pengganggu. Kondisi ini diduga telah berlangsung dalam waktu yang cukup lama, mengindikasikan lemahnya pengawasan serta kelalaian manajemen unit dalam menjalankan jadwal pemeliharaan rutin. Padahal, tanaman sawit yang baru ditanam atau dalam masa pertumbuhan sangat membutuhkan perawatan intensif agar tidak kalah bersaing menyerap nutrisi dan pupuk dari tanah dengan rumput liar .

Risiko Kerugian Besar yang Mengintai
Akibat kelalaian pemeliharaan ini, biaya investasi penanaman ulang (replanting) yang nilainya mencapai miliaran rupiah berpotensi menjadi sia-sia. Tanaman yang tidak dirawat dengan baik hingga mencapai masa panen tidak akan menghasilkan produksi maksimal, bahkan bisa gagal tumbuh sehat. Selain itu, rimbunnya semak belukar menjadikan lahan tersebut tempat persembunyian dan sarang yang sangat ideal bagi hama pengganggu tanaman seperti tikus dan kumbang tanduk yang dapat merusak pelepah hingga batang sawit .

Secara ekonomi, jika pembiaran terus berlanjut, target produksi komoditas kelapa sawit serta kontribusi dividen yang disetorkan BUMN Perkebunan kepada negara dipastikan akan merosot tajam. Hal ini juga mencoreng citra manajemen perusahaan yang seharusnya menjaga aset negara dengan tata kelola yang profesional dan akuntabel .

Desakan Evaluasi dan Keterangan Resmi
Tim awak media mendesak jajaran direksi Holding Perkebunan Nusantara serta Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk segera turun tangan mengevaluasi kinerja manajemen lapangan di Unit Bukit Lima. Diperlukan audit mendalam terkait pelaksanaan jadwal pemupukan, pembersihan lahan, dan pengawasan mutu pekerjaan agar tidak terjadi kerugian yang lebih besar lagi .

Pihak media juga meminta manajemen Unit Bukit Lima memberikan penjelasan resmi dan terbuka mengenai penyebab keterlambatan serta pengabaian rotasi pemeliharaan di areal tersebut. Masyarakat berharap aset negara yang dikelola BUMN dapat berfungsi optimal, memberikan manfaat nyata, dan tidak dibiarkan terbengkalai begitu saja.

(Tim)

#HASTAG:
#BeritaSumut #Simalungun #PTPNIV #BUMN #PerkebunanSawit #UnitBukitLima #Replanting #PengelolaanAsetNegara #NusamediaNews

nusamedia

Bersama Menyuarakan Rakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *