Gubernur Koster Dukung Penuh ICANN87 di Bali: Domain .Bali dan Aksara Bali Bakal Melangkah ke Panggung Dunia
NUSAMEDIANEWS.COM | DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan dukungan sepenuhnya terhadap penyelenggaraan pertemuan tahunan ke-87 Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN87) yang akan dilangsungkan di Nusa Dua, Bali, pada 17 hingga 22 Oktober 2026. Ajang tata kelola internet berskala global ini diproyeksikan menjadi momen bersejarah bagi peluncuran identitas digital resmi .Bali sekaligus pengakuan dan penguatan eksistensi Aksara Bali di ruang digital dunia.


Dukungan resmi tersebut disampaikan Gubernur saat menerima audiensi Ketua Dewan Riset Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Prof. Hammam Riza bersama jajaran panitia pelaksana ICANN87 di ruang kerja Jayasabha, Denpasar, Selasa (28/7/2026). Pertemuan ini menegaskan komitmen Pemprov Bali menyambut ajang bergengsi ini sebagai bagian dari diplomasi budaya dan kemajuan teknologi yang berjalan beriringan.
ICANN87 nantinya akan berpusat di Bali International Convention Centre (BICC), The Westin Resort Nusa Dua. Kegiatan ini diprediksi akan dihadiri oleh sekitar 2.500 hingga 3.000 peserta yang terdiri dari perwakilan pemerintah, pelaku industri digital, akademisi, komunitas teknis, hingga masyarakat sipil dari lebih dari 150 negara di seluruh dunia. Rangkaian acara akan dimulai secara resmi pada 19 Oktober 2026, yang kemudian dilanjutkan dengan acara makan malam kenegaraan pada malam harinya.
Dalam pemaparannya, Prof. Hammam Riza menjelaskan bahwa ICANN adalah lembaga internasional yang memiliki peran sangat vital dalam mengatur sistem penamaan domain dan alamat protokol internet secara global. Pertemuan ini menjadi wadah satu-satunya yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan lintas negara untuk merumuskan kebijakan dan tata kelola internet yang adil, terbuka, dan berkelanjutan.
Salah satu agenda besar yang diusung Indonesia selaku tuan rumah melalui Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) adalah peresmian penggunaan domain .Bali. Identitas digital ini bukan sekadar alamat di dunia maya, melainkan menjadi simbol kebanggaan, jati diri, serta sarana promosi yang tak ternilai bagi Pulau Dewata di kancah internasional.
Gubernur Koster menyoroti makna filosofis yang tersemat pada domain tersebut:
“Nama .Bali sangat indah dan memiliki makna ganda yang luar biasa. Kata ‘dot’ dalam bahasa Bali juga bermakna ‘ingin’ atau ‘menginginkan’. Sehingga .Bali bisa dimaknai sebagai ‘I want Bali’ atau ‘Kami menginginkan Bali’. Ini adalah bentuk branding yang sangat kuat, mendalam, dan melekat pada jiwa Bali yang akan dikenang dunia.”
Lebih jauh, Koster menegaskan bahwa kehadiran ICANN87 di Bali tidak hanya sekadar pertemuan teknis mengenai internet. Ajang ini menjadi pintu gerbang sekaligus panggung terhormat untuk memperkenalkan nilai-nilai luhur peradaban, budaya, kearifan lokal, serta karakter bangsa Bali kepada masyarakat dunia.
Pemerintah Provinsi Bali saat ini pun terus memprioritaskan pelindungan dan revitalisasi Aksara Bali. Berbagai regulasi telah ditegakkan agar Aksara Bali wajib digunakan pada papan nama instansi pemerintah, fasilitas umum, rambu jalan, lembaga pendidikan, hingga kemasan produk kerajinan dan hasil bumi khas Bali.
“Segala peradaban, adat istiadat, ilmu pengetahuan, dan warisan budaya bermula dari aksara. Tanpa aksara, kita tidak akan mampu mewariskan nilai-nilai luhur kepada generasi penerus. Aksara adalah hulu dari segala peradaban kita. Maka, menghadirkan Aksara Bali di ruang digital dunia adalah cara kita menjaga agar warisan leluhur ini tetap hidup, tumbuh, dan dikenal sepanjang masa,” tegas Koster dengan penuh keyakinan.
Vice President Stakeholder Engagement sekaligus Managing Director Asia Pasifik ICANN, Samiran Gupta, turut hadir dalam pertemuan tersebut dan menyampaikan apresiasi yang tinggi atas sambutan hangat serta dukungan luar biasa dari Pemerintah Provinsi Bali. Gupta secara khusus menyampaikan harapan agar Gubernur Wayan Koster bersedia hadir dan memberikan sambutan resmi sekaligus membuka secara langsung rangkaian kegiatan ICANN87 nanti.
Seluruh rangkaian kegiatan ICANN87 akan diselenggarakan secara hibrida dan terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya. Bagi masyarakat yang ingin hadir secara langsung, pendaftaran dapat dilakukan paling lambat tanggal 14 Oktober 2026 melalui laman resmi ICANN.
Dengan diselenggarakannya ajang ini, Bali semakin mengukuhkan posisinya tidak hanya sebagai destinasi pariwisata kelas dunia, melainkan juga sebagai pusat pertemuan global yang memadukan kemajuan teknologi digital dengan kearifan budaya lokal yang agung.
Reporter: Anugrah Arifanto
#ICANN87Bali #DomainBali #AksaraBaliMendunia #GubernurKoster #DigitalisasiBudaya
—
