Lahan Sawit Muda di Afdeling I Kebun Balimbingan Terbakar, Manajemen Belum Berikan Keterangan
NUSAMEDIANEWS.COM | SIMALUNGUN – Lahan tanaman kelapa sawit kategori Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) di Afdeling I Kebun Balimbingan, PTPN IV Regional II, Kabupaten Simalungun, dilaporkan mengalami kebakaran pada Rabu, 16 September 2026.

Kebakaran tersebut menghanguskan sebagian tanaman kelapa sawit muda yang berdasarkan informasi di lapangan merupakan tanaman tahun 2022/2023, dengan usia sekitar tiga hingga empat tahun.
Informasi yang dihimpun Nusamedia menyebutkan, kondisi cuaca yang terik diduga turut mempercepat penyebaran api di areal tanaman muda tersebut. Namun, hingga kini belum diperoleh keterangan resmi mengenai penyebab pasti kebakaran maupun luasan areal yang terdampak.
Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada pihak manajemen Kebun Balimbingan pada 18 September 2026. Konfirmasi tersebut dilakukan untuk memperoleh penjelasan mengenai kronologi kejadian, langkah pengamanan, luasan tanaman yang terbakar, serta estimasi kerugian. Namun, hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen belum memberikan tanggapan kepada awak media.
Kondisi tersebut membuat sejumlah informasi mengenai insiden kebakaran masih belum dapat dipastikan. Termasuk apakah kebakaran disebabkan faktor alam, kelalaian, aktivitas manusia, maupun faktor lainnya.
Tanaman TBM merupakan bagian dari investasi perusahaan yang nantinya diharapkan memasuki fase produksi. Karena itu, informasi mengenai kejadian tersebut dinilai penting untuk diketahui secara jelas, khususnya terkait penanganan kebakaran, pengamanan aset, serta langkah evaluasi yang dilakukan perusahaan.



Hingga saat ini juga belum diperoleh informasi resmi apakah pihak kepolisian setempat telah melakukan pemeriksaan atau olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui penyebab kebakaran dan memastikan ada atau tidaknya unsur pidana.
Nusamedia masih berupaya memperoleh keterangan resmi dari pihak manajemen PTPN IV Regional II, termasuk bagian hubungan masyarakat Kantor Direksi di Medan.
Berita ini akan diperbarui apabila pihak perusahaan memberikan klarifikasi atau informasi resmi terkait kebakaran tersebut.
Reporter:
Arlen Hutagalung / Kristian ND
