PILKADES PAW SEI BERAS SEKATA DIDUGA SENGAJA DIJEGAL CAMAT SUNGGAL

Ilustrasi

DELI SERDANG, NUSAMEDIANEWS.COM – Proses pemilihan kepala desa (Pilkades) Pengganti Antar Waktu (PAW) di Desa Sei Beras Sekata, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, diduga sengaja dihalangi atau dijegal oleh pihak Kecamatan Sunggal. Dugaan ini muncul lantaran desa tersebut tidak ikut serta dalam Pilkades Serentak Gelombang ke-2 tahun 2026, padahal berdasarkan aturan, desa ini wajib mengikuti tahapan tersebut.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Permendagri Nomor 65 Tahun 2017, sisa masa jabatan setelah meninggalnya Kepala Desa terpilih periode 2022, Alm. Saksi Surbakti, masih lebih dari satu tahun. Sehingga secara regulasi, Desa Sei Beras Sekata wajib melaksanakan Pilkades PAW dan masuk dalam daftar gelombang kedua tahun ini.

Namun fakta di lapangan, desa ini justru tidak tercantum. Padahal, diketahui total ada 88 desa yang mengikuti Pilkades serentak gelombang 2, di mana 12 di antaranya merupakan kategori PAW, termasuk satu desa lain di Kecamatan Sunggal, yaitu Desa Tanjung Gusta.

Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar di kalangan masyarakat dan memunculkan dugaan kuat adanya rekayasa atau pengkondisian dari Pemerintah Kecamatan Sunggal. Diduga kuat, penghambatan ini dilakukan agar pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Sei Beras Sekata dapat tetap dikendalikan dan dijadikan “ATM” bagi oknum tertentu.

Ilustrasi

Camat Terkesan Menutup-nutupi

Saat dikonfirmasi, Camat Sunggal, Guntur Endar Bumi Nst, S.STP, pada Rabu (22/4), terkesan berbelit-belit dan menutupi persoalan sebenarnya. Penjelasannya dinilai tidak memuaskan dan terkesan mengibul.

“Sei Beras Sekata tak masuk Pilkades serentak gelombang ini terkait persoalan PAW. Untuk lebih jelas hubungi bidang PMD,” tegas Guntur dengan nada datar.

Sementara itu, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sei Beras Sekata, Wawan Suhelmi, mengaku pihaknya sudah menjalankan tugas dan wewenang dengan menyampaikan permohonan serta kesiapan pelaksanaan Pilkades kepada Camat Sunggal. Namun hingga saat ini tidak kunjung ada arahan atau kepastian hukum.

“Sudah kami sampaikan ke Camat Sunggal. Jawabannya hanya ‘sabar’, tinggal nunggu instruksi. Tapi sampai sekarang tidak ada kejelasan,” ujar Helmi.

Dugaan Penyimpangan Dana Desa

Kasus ini semakin mencuatkan pertanyaan terkait pengelolaan keuangan desa. Pasalnya, saat ini jabatan Kades Sei Beras Sekata dijabat oleh pelaksana tugas (Plt) yang dirangkap oleh Kasi Trantib Sunggal, Chandra Yudistira Hasibuan, S.Sos.

Saat dikonfirmasi melalui pesan singkat mengenai alasan gagalnya proses Pilkades, Chandra hanya menjawab singkat, “Saat ini belum ada pembentukan P2K PAW, Pak.”

Namun, keterangan yang disampaikan Chandra terkait penyaluran dan penggunaan Dana Desa dinilai banyak yang tidak sinkron dengan data yang diperoleh dari sumber terpercaya. Bahkan, ada beberapa poin penting yang tidak bisa dijawab secara logis, sehingga mengindikasikan adanya dugaan penyimpangan dalam pengelolaan anggaran desa yang patut untuk diusut tuntas.

(Tim Nsmd)

  • nusamedia

    Bersama Menyuarakan Rakyat

    Related Posts

    YASONNA LAOLY GELAR RESES DI PATUMBAK: PENGUATAN DEMOKRASI DAN PERJUANGAN HAK PETANI
    • April 25, 2026

    Penguatan Sistem Demokrasi Indonesia bersama Kelompok Tani Cinta Makmur Kec.Patumbak DELI SERDANG,NUSAMEDIANEWS.COM – Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Sumatera Utara, Prof. Dr. Yasonna H. Laoly, S.H., M.Sc, melaksanakan kegiatan Reses…

    Read more

    Continue reading
    VIRAL “SITI MAWARNAI”: BUKAN SEKADAR LAGU, TAPI BUKTI KEGAGALAN PENGAWASAN DAN INDIKASI KOLUSI
    • April 24, 2026

    LABUHAN BATU, NUSAMEDIANEWS.COM – Lembaga Pemburu Pelaku Tindak Pidana Korupsi Republik Indonesia (LPP-TIPIKOR RI) memberikan perhatian serius dan tanggapan keras terkait merebaknya fenomena lagu serta simbol “Siti Mawarnai Labuhan Batu”…

    Read more

    Continue reading

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    You Missed

    YASONNA LAOLY GELAR RESES DI PATUMBAK: PENGUATAN DEMOKRASI DAN PERJUANGAN HAK PETANI

    VIRAL “SITI MAWARNAI”: BUKAN SEKADAR LAGU, TAPI BUKTI KEGAGALAN PENGAWASAN DAN INDIKASI KOLUSI

    SERTIJAB KETUA DWP ROKAN HULU: SINERGI PEREMPUAN DALAM MENDUKUNG PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN

    PILKADES PAW SEI BERAS SEKATA DIDUGA SENGAJA DIJEGAL CAMAT SUNGGAL

    SITI MAWARNAI LABUHAN BATU: BUKAN SOSOK NYATA, TAPI SIMBOL KERESAHAN MASYARAKAT ATAS MARAKNYA NARKOBA

    Pilkades Serentak Deli Serdang 2026: Antrean Panjang di Tanjung Gusta, Kekosongan Calon di Namo Rambe Jadi Sorotan

    TPT Jebol Akibat Hujan Deras, Material Longsor Ancam Kios dan Jalan di Sukabumi

    BARU MENJABAT ENAM HARI, KETUA OMBUDSMAN HERI SUSANTO DITANGKAP KEJAGUNG TERKAIT KORUPSI TAMBANG

    Aliansi Masyarakat Bersatu Apresiasi Penindaklanjutan Kasus Dugaan Korupsi Patumbak II

    WABUP SYAFARUDDIN POTI HADIRI PANEN RAYA JAGUNG DI SIMPANG HARAPAN

    INSPEKTORAT KABUPATEN DELI SERDANG LAKUKAN PEMERIKSAAN DI DESA PATUMBAK II

    Presiden Prabowo Bertolak ke Moskow Temui Putin, Bahas Minyak dan Stabilitas Global

    Usai Dilantik, Ketua Ombudsman Hery Susanto Tegaskan Komitmen Perkuat Pengawasan dan Sinergi dengan Pemerintah

    Seskab Teddy Soroti Fenomena “Inflasi Pengamat”: Opini Harus Berbasis Fakta dan Data

    Presiden Prabowo: Manfaatkan Teknologi Karya Anak Bangsa, Selesaikan Masalah Sampah dalam 2-3 Tahun

    KTH Sama Jaya Bersahaja Pasang Spanduk di Hutan Lindung Langkat, Tegaskan Legalitas Berdasarkan SK KLHK

    Halal Bihalal DPD LPP-TIPIKOR RI Rohul, Bupati Anton Dapat Penghargaan atas Komitmen Berantas Korupsi

    Pemdes Durin Jangak Akui Tutup Mata, Panti Pijat “Plus” di Sekitar UINSU Pancur Batu Marak Tanpa Izin