Sambangi Pura Agung Jagatnatha, Kapolda Bali Pasma Royce Ajak Masyarakat Perkuat Toleransi dan Sinergi Kamtibmas

NUSAMEDIANEWS.COM | DENPASAR — Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Pasma Royce, S.I.K., M.H., menyambangi Pura Agung Jagatnatha, Kota Denpasar, Selasa (20/10/2026). Dalam kegiatan Sambang Kamtibmas tersebut, ia berinteraksi dengan pemedek atau umat yang beribadah sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat toleransi dan menjaga keharmonisan di Bali.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Made Astawa, S.I.K., beserta sejumlah pejabat utama Polda Bali. Sambang Kamtibmas ini menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan mempererat kemitraan antara kepolisian, tokoh agama, tokoh adat, serta masyarakat.
Setibanya di pura yang menjadi salah satu ikon spiritual Kota Denpasar itu, Kapolda Bali beserta rombongan disambut pengempon pura, tokoh adat, dan perwakilan instansi terkait. Kegiatan diawali dengan pemberian tirta suci dalam suasana khidmat sebagai bagian dari tradisi keagamaan setempat.
Gallery













Perkenalkan Diri dan Bangun Komunikasi dengan Masyarakat
Dalam sambutannya, Pasma Royce menyampaikan terima kasih atas sambutan yang diberikan. Ia mengatakan, kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk bersilaturahmi sekaligus memperkenalkan diri sebagai Kapolda Bali.
“Pada kesempatan ini, saya mengucapkan terima kasih karena telah diterima dengan baik. Pada kesempatan ini izinkan kami memperkenalkan diri sebagai Kapolda Bali yang baru,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Sambang Kamtibmas merupakan salah satu upaya mendekatkan kepolisian dengan masyarakat, sekaligus membuka ruang komunikasi agar aspirasi dan persoalan yang dihadapi warga dapat didengar secara langsung.
“Kehadiran kami di sini sebagai bentuk nyata program Bapak Kapolri, yakni Polisi Bersama Masyarakat, yang selalu dekat dan mendengar langsung masukan masyarakat, serta mencari solusi atas permasalahan yang ada,” kata Pasma Royce.
Menurutnya, komunikasi yang baik antara kepolisian dan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan sekaligus mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.
Tri Hita Karana sebagai Landasan Keharmonisan
Kapolda Bali juga menekankan pentingnya nilai-nilai Tri Hita Karana dalam menjaga keseimbangan kehidupan masyarakat Bali. Ajaran yang menekankan keharmonisan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan lingkungan tersebut dinilai relevan dalam memperkuat kebersamaan serta menjaga keamanan secara berkelanjutan.
“Melalui hubungan baik antara manusia dengan Sang Pencipta, manusia dengan manusia, dan hubungan manusia dengan alam atau lingkungan, saya yakin kamtibmas yang kondusif terwujud nyata,” ungkapnya.
Ia turut mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus merawat toleransi antarumat beragama yang selama ini menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial di Pulau Dewata.
“Untuk itu, kamtibmas adalah tanggung jawab kita bersama. Sinergi yang kuat antara Polri, TNI, pemerintah daerah, adat melalui para pecalang, hingga seluruh pemuka agama adalah kunci utama untuk menjaga keharmonisan dan kenyamanan Pulau Dewata ini,” tegasnya.
Ajak Masyarakat Waspada dan Tidak Mudah Terprovokasi
Menghadapi berbagai agenda daerah ke depan, Pasma Royce mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan, tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, serta aktif berkoordinasi dengan kepolisian apabila menemukan hal-hal mencurigakan di lingkungan masing-masing.
Melalui kegiatan Sambang Kamtibmas ini, Polda Bali berharap hubungan kemitraan dengan tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat semakin erat sehingga upaya menjaga keamanan dapat dilakukan secara bersama-sama.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama Kapolda Bali dan para pemedek Pura Agung Jagatnatha. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan dalam suasana kekeluargaan.
(Chairul)

