DaerahHead LinesHukumNusamedia SumutPendidikanUpdate News

Babinsa Tanamkan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini dalam MPLS Ramah SD Negeri 101790 Marindal II

NUSAMEDIANEWS.COM | DELI SERDANG – Pendidikan karakter dan nilai-nilai kebangsaan menjadi fokus utama pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) Ramah Tahun Ajaran 2026/2027 di SD Negeri 101790 Marindal II, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang. Melalui kerja sama yang erat antara pihak sekolah dengan Babinsa Desa Marindal II, kegiatan ini menghadirkan materi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara sebagai bekal mendasar bagi peserta didik baru, agar tumbuh menjadi generasi yang disiplin, berkarakter mulia, serta memiliki rasa cinta yang mendalam terhadap bangsa dan negara.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (15/7/2026) di halaman sekolah ini diikuti dengan penuh antusiasme oleh seluruh peserta didik baru. Sejak pukul 08.28 WIB, Babinsa mulai memberikan pembinaan yang menguraikan secara sederhana namun bermakna mengenai pentingnya rasa nasionalisme, kedisiplinan, tanggung jawab, semangat gotong royong, serta sikap saling menghormati sesama warga sekolah sebagai wujud nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Penyampaian materi dilakukan dengan pendekatan yang komunikatif, akrab, dan diselingi sesi tanya jawab yang interaktif, sehingga peserta didik tidak merasa kaku namun tetap tertib dan fokus mengikuti setiap penjelasan. Selain mendengarkan uraian, para siswa juga diajak langsung mempraktikkan sikap disiplin melalui pengaturan barisan yang rapi, tata cara penghormatan kepada bendera Merah Putih, serta latihan membangun rasa percaya diri saat berinteraksi dengan guru dan teman-teman baru.

Babinsa Desa Marindal II menegaskan bahwa penanaman semangat bela negara harus dilakukan sejak usia sekolah dasar, agar nilai-nilai luhur tersebut menjadi karakter yang melekat kuat hingga mereka dewasa kelak.

“Bela negara bukanlah tugas yang hanya dibebankan kepada TNI atau aparat keamanan semata. Bagi anak-anak sekolah dasar, bela negara dimulai dari hal-hal yang paling sederhana: rajin belajar, menghormati orang tua dan guru, menjaga kebersihan lingkungan sekolah, tidak melakukan perundungan atau perkelahian, mematuhi aturan, serta saling menghargai perbedaan yang ada di antara kita. Anak-anak inilah yang akan menjadi penerus bangsa di masa depan, sehingga fondasi karakter mereka harus kita bangun dan kita kokohkan sejak dini,” ujar Babinsa saat memberikan arahan di hadapan para peserta didik.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh siswa untuk mencintai Indonesia bukan hanya lewat ucapan, melainkan melalui tindakan nyata yang dilakukan sehari-hari.

“Jika kalian mencintai sekolah, menjaga kebersihan lingkungan, taat pada aturan, dan belajar dengan sungguh-sungguh, itu sudah merupakan bagian dari bela negara. Bangsa yang kuat, maju, dan bermartabat lahir dari generasi muda yang memiliki karakter tangguh, disiplin tinggi, serta rasa cinta tanah air yang tulus dan tanpa pamrih,” tambahnya.

Semangat dan ketertarikan peserta didik terlihat sangat nyata sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka aktif mengangkat tangan untuk menjawab pertanyaan yang diberikan narasumber, serta menunjukkan rasa ingin tahu yang besar terhadap berbagai hal yang berkaitan dengan identitas bangsa dan kewajiban sebagai warga negara yang baik.

Salah satu peserta didik baru, Aisyah (7 tahun), mengaku sangat senang mengikuti kegiatan ini karena mendapatkan pengalaman baru yang bermanfaat sekaligus menyenangkan.

“Saya senang sekali diajari supaya rajin belajar, selalu hormat kepada Bapak dan Ibu Guru, sayang kepada teman, dan tidak boleh berkelahi. Saya ingin menjadi anak yang disiplin, berbakti kepada orang tua, dan bisa membanggakan mereka nanti,” ucap Aisyah dengan mata berbinar penuh semangat.

Hal senada juga disampaikan Muhammad Fadli (7 tahun) yang mengaku semakin memahami makna mencintai negara Indonesia.

“Tadi Bapak Babinsa bilang kalau cinta pada negara dimulai dari hal-hal kecil di sekolah. Saya akan datang tepat waktu, menjaga kebersihan kelas bersama teman-teman, dan belajar dengan rajin supaya nanti bisa menjadi orang yang sukses dan berguna bagi negara,” katanya.

Kepala SD Negeri 101790 Marindal II menyambut baik dan mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini. Menurutnya, materi Wawasan Kebangsaan menjadi bagian yang sangat penting dalam penyelenggaraan MPLS Ramah, karena tidak hanya sekadar mengenalkan lingkungan sekolah kepada siswa baru, melainkan sekaligus membangun pondasi karakter peserta didik sejak hari pertama mereka memasuki dunia pendidikan formal.

Kepala sekolah juga menekankan bahwa kolaborasi yang terjalin antara pihak sekolah dengan Babinsa merupakan bentuk nyata sinergi antarinstansi, antara dunia pendidikan dengan TNI, untuk bersama-sama memperkuat pendidikan karakter anak bangsa serta mendukung sepenuhnya terwujudnya Profil Pelajar Pancasila yang dicita-citakan sistem pendidikan nasional.

Pendidikan Karakter sebagai Investasi Masa Depan Bangsa

Pengamat pendidikan menilai bahwa upaya penguatan karakter yang dilakukan melalui rangkaian kegiatan MPLS merupakan langkah strategis yang sangat tepat, terutama di tengah tantangan perkembangan teknologi informasi, masifnya pengaruh media sosial, serta perubahan pola perilaku generasi muda yang semakin kompleks. Penanaman nilai-nilai kebangsaan sejak usia dini terbukti mampu membentuk kebiasaan positif yang akan membawa dampak signifikan terhadap perkembangan kepribadian dan pola pikir peserta didik di masa yang akan datang.

Kegiatan yang dilaksanakan di SD Negeri 101790 Marindal II ini juga menjadi bukti nyata bahwa pendidikan karakter tidak dapat diselesaikan hanya dengan penyampaian teori di dalam ruang kelas semata, melainkan harus diwujudkan melalui pengalaman belajar yang nyata, terarah, dan melibatkan dukungan serta partisipasi berbagai pihak, termasuk TNI sebagai mitra strategis sekolah dalam membina kedisiplinan dan jiwa nasionalisme.

Nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, gotong royong, toleransi, serta cinta tanah air yang diperkenalkan dan dilatihkan dalam kegiatan ini merupakan fondasi paling kokoh untuk membentuk generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara intelektual dan akademik, tetapi juga memiliki integritas yang tinggi, kepedulian sosial yang luas, serta jiwa kebangsaan yang tangguh dan tak mudah goyah.

(IF)

#HASTAG:
#BeritaSumut #DeliSerdang #Patumbak #MPLS2026 #WawasanKebangsaan #BelaNegara #PendidikanKarakter #Babinsa #SinergiTNISekolah #ProfilPelajarPancasila #NusamediaNews

nusamedia

Bersama Menyuarakan Rakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *