Dampingi Kadishub Badung, Panit 2 Lantas Polsek Kuta Selatan Tinjau Langkah Rekayasa Arus di Jalan Uluwatu–Pecatu
NUSAMEDIANEWS.COM | KUTA SELATAN – Guna mengurai kemacetan yang kerap terjadi serta mengantisipasi lonjakan volume kendaraan di kawasan wisata, Panit 2 Lantas Polsek Kuta Selatan, Iptu Helmi Iskandar, S.H., atas arahan Kapolsek Kuta Selatan AKP Muhammad Said Husen, S.I.K., M.H., mendampingi Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Badung, A.A. Gde Rahmadi, S.H., M.H., melakukan peninjauan langsung pelaksanaan rekayasa arus lalu lintas di pertigaan Jalan Raya Uluwatu–Pecatu menuju Jalan Tohyaning II, Selasa (2/6/2026).




Kegiatan pengaturan lalu lintas ini berjalan melibatkan personel gabungan dari unsur Kepolisian, Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP, Dinas Kominfo, serta petugas Linmas, demi memastikan penerapan aturan berjalan tertib dan efektif di lapangan.
Berdasarkan kebijakan yang diberlakukan mulai pukul 14.00 hingga 22.00 Wita, diterapkan sejumlah skema pengalihan dan pembatasan arus kendaraan. Di antaranya larangan kendaraan dari arah Jalan Uluwatu masuk ke Jalan Tohyaning II, pembatasan arah belok bagi kendaraan yang datang dari Jalan Tohyaning II menuju Jalan Uluwatu, serta larangan kendaraan roda empat dari simpang Jalan Baler Setra–Belimbing Sari menuju arah barat ke Jalan Uluwatu.
Selain itu, sistem satu arah (one way) juga diterapkan di ruas Jalan Tohyaning II dan Jalan Belimbing Sari pada jam-jam sibuk, sebagai upaya mempercepat pergerakan kendaraan dan mencegah penumpukan antrean di titik persimpangan yang padat tersebut.
Iptu Helmi Iskandar menjelaskan, langkah rekayasa ini diambil sebagai solusi antisipatif agar tidak terjadi penumpukan kendaraan yang berujung pada kemacetan panjang, sekaligus menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas bagi seluruh pengguna jalan di wilayah Kuta Selatan.
“Personel kami bersiaga di titik-titik rawan macet dan persimpangan utama untuk memandu arus kendaraan serta memastikan skema rekayasa ini berjalan sesuai rencana dan tetap terkendali,” ujar Iptu Helmi Iskandar.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga memberikan arahan langsung kepada personel yang bertugas agar bekerja dengan sigap dan humanis. Petugas juga melakukan peneguran secara persuasif kepada pengendara yang belum memahami atau melanggar rambu petunjuk sementara yang telah dipasang.
Hingga masa peninjauan berakhir, kondisi arus lalu lintas di kawasan tersebut terpantau ramai lancar. Tidak ditemukan antrean kendaraan yang mengular atau gangguan berarti. Pihaknya menegaskan bahwa pola rekayasa arus ini akan terus dipantau dan dievaluasi secara berkala agar dapat disesuaikan kembali dengan dinamika kondisi di lapangan.
(Fira)
