Kelompok Tani Dapat Bantuan 300 Ekor Bebek, Alami Kerugian Rp 17 Jutaan karena Tidak Dapat Bantuan Pakan

  • Ekonomi
  • March 16, 2026
  • 0 Comments
Dokumentasi: Ternak Bebek Kelompok Tani Cinta Makmur Desa Marindal 1

Anggaran Dana Desa Menimbulkan Pertanyaan Besar? DD 2025 Penyalurannya menimbulkan Pertanyaan Publik!..

Nusamedia, Deli Serdag – Rahim Tarigan, Ketua Kelompok Tani Cinta Makmur, mengungkapkan bahwa kelompoknya pernah menerima bantuan sebanyak 300 ekor bebek pada bulan September tahun 2025 lalu. Sebelumnya, pada rapat terkait penyaluran bantuan kepada kelompok tani di kantor desa Marindal 1, Rahim menyampaikan harapan agar kedepannya pihak terkait juga dapat membantu urusan pakan ternak.Senin,16 Maret 2026.

Menurut Rahim, terdapat sekitar 12 kelompok tani di Desa Marindal 1, namun ia tidak mengetahui nama masing-masing kelompok tersebut. Sebelumnya, ia pernah mengajukan permintaan bantuan pakan kepada Fitri dari unit BUMDES, namun diberitahu bahwa tidak ada dana atau uang kas. Fitri kemudian mengarahkan agar kelompok tani tersebut meminta bantuan kepada pihak desa melalui Bendahara Desa, Diana.

Rahim juga menjelaskan bahwa kelompok tani yang mengelola ternak bebek tersebut pernah mengalami kerugian sekitar Rp 17 jutaan untuk pembayaran pakan. Karena mengelola bebek yang belum berproduksi, biaya pakan setiap hari bisa mencapai Rp 200.000 hingga Rp 300.000. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Rahim berupaya mencari bantuan dari rekan-rekannya dan melalui swadaya kelompok.

Dikutip dari keterangan Fitri yang disampaikan kepada Rahim Tarigan dan nusamedianews.com saat dimintai penjelasan, unit BUMDES tidak memiliki anggaran untuk pakan ternak, dan kabarnya uang untuk BUMDES diminta kepada Diana atas arahan Kepala Desa. Hal ini menjadi pertanyaan besar mengingat sebelumnya Kepala Desa telah meminta agar insan pers ikut serta dalam mengawal transparansi di desa.

Berdasarkan keterangan dari Pakar LPP-TIPIKOR RI, anggaran Dana Desa Marindal 1 tahun 2024 mencapai Rp 1.812.846.000,- dengan penyaluran untuk ketahanan pangan sebesar Rp 238.869.600,- dan tanaman pangan Rp 179.330.400,- (total Rp 418.200.000,-). Nilai ini melebihi batas 20% dari total anggaran yang seharusnya sekitar Rp 362.569.200,-, khususnya untuk program terkait Ketapang. Untuk tahun 2025, Dana Desa mencapai Rp 2.410.038.000,- dengan penyaluran tahap 1 sebesar Rp 1.119.268.650,- dan tahap 2 Rp 1.210.769.650,-. Rincian penggunaan terkait kelompok tani belum jelas, hanya tercatat penyaluran untuk penyertaan modal sebesar Rp 299.630.850,-.

Sampai saat ini, pihak BUMDES yang diperintah oleh Direktur Banuera belum dapat memberikan penjelasan terkait permasalahan ini. Selain itu, Bendahara Desa Diana juga belum dapat dikonfirmasi dan belum berani memberikan keterangan kepada awak media, meskipun telah dilakukan upaya konfirmasi sebelumnya. Kondisi ini membuat pertanyaan besar muncul: apakah terdapat keterlibatan oknum pemerintah desa Marindal 1 dalam pengelolaan anggaran dan bantuan tersebut?

(tim)

  • nusamedia

    Bersama Menyuarakan Rakyat

    Related Posts

    Presiden Prabowo Bertolak ke Moskow Temui Putin, Bahas Minyak dan Stabilitas Global
    • April 13, 2026

    JAKARTA, NusamediaNews.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, bertolak menuju Moskow, Federasi Rusia, pada Minggu dini hari, 12 April 2026, untuk melakukan kunjungan kenegaraan dan bertemu dengan Presiden Vladimir Putin.…

    Read more

    Continue reading
    Usai Dilantik, Ketua Ombudsman Hery Susanto Tegaskan Komitmen Perkuat Pengawasan dan Sinergi dengan Pemerintah
    • April 12, 2026

    JAKARTA, NusamediaNews.com – Ombudsman Republik Indonesia menyampaikan komitmen kuat untuk menjalankan tugas, fungsi, dan kewenangan lembaga secara maksimal usai dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Jumat (10/4/2026).…

    Read more

    Continue reading

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    You Missed

    Presiden Prabowo Bertolak ke Moskow Temui Putin, Bahas Minyak dan Stabilitas Global

    Usai Dilantik, Ketua Ombudsman Hery Susanto Tegaskan Komitmen Perkuat Pengawasan dan Sinergi dengan Pemerintah

    Seskab Teddy Soroti Fenomena “Inflasi Pengamat”: Opini Harus Berbasis Fakta dan Data

    Presiden Prabowo: Manfaatkan Teknologi Karya Anak Bangsa, Selesaikan Masalah Sampah dalam 2-3 Tahun

    KTH Sama Jaya Bersahaja Pasang Spanduk di Hutan Lindung Langkat, Tegaskan Legalitas Berdasarkan SK KLHK

    Halal Bihalal DPD LPP-TIPIKOR RI Rohul, Bupati Anton Dapat Penghargaan atas Komitmen Berantas Korupsi

    Pemdes Durin Jangak Akui Tutup Mata, Panti Pijat “Plus” di Sekitar UINSU Pancur Batu Marak Tanpa Izin

    Warga Keluhkan Jembatan Gantung di Cumanggala Tak Kunjung Diperbaiki, Akses Warga dan Siswa Terhambat

    Hujan Deras Disertai Angin Kencang Melanda Sumut

    Presiden Prabowo: Kritik Adalah Peringatan, Namun Pembangunan Harus Tetap Berjalan

    Menteri ESDM Sebut Harga BBM Non-Subsidi Akan Disesuaikan, Pemerintah Masih Hitung Matang Bersama Badan Usaha

    Camat Tambusai Utara Gelar Rakor Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla Tahun 2026

    KPK Terus Dalami Kasus Korupsi Kuota Haji, Panggil Puluhan Pihak dari Biro Travel

    TikTok Perkuat Keamanan Remaja dengan Fitur Baru

    KBM Di PKBM TTB Patut  Di Pertanyakan &  Anggaran Bantuan Penyelengaraan ( BOP) Wajib Diaudit

    Wabub Rohul H, Syafaruddin Poti Hadiri Halalbihalal di Kediaman Anggota DPRD Rohul, Purwadi ST MM

    Warga Mengeluh, Berharap Pemerintah Segera Bangun Kembali Jembatan Gantung Di Cumanggala

    Klarifikasi Evi Nora Rasmiaty Nainggolan,S.Pd : Bantah Tuduhan Penggunaan Dana BOS SMPN 4 Pancur Batu Tidak Tepat Sasaran, Soroti Etika Jurnalistik