KOREM MOJOKERTO TERBAIK DALAM KETAHANAN PANGAN
Kolonel Inf Batara Alex Bulo: “Babinsa Pengawal Pangan, Sahabat Petani Bumi Pancasila”
NUSAMEDIANEWS.COM | MOJOKERTO – Korem 082/CPYJ “Bumi Pancasila” kembali menegaskan posisinya sebagai satuan wilayah TNI terbaik dalam pengawalan dan pencapaian ketahanan pangan di wilayah Jawa Timur Selatan. Di bawah komando tegas dan visioner Kolonel Inf Batara Alex Bulo, semangat “Sahabat Prajurit, Sahabat Masyarakat” diterjemahkan menjadi aksi nyata melalui program unggulan “Babinsa Pengawal Pangan”.
Keberhasilan Korem 082/CPYJ menjadi yang terdepan dalam mendukung kedaulatan pangan nasional tidak terlepas dari gaya kepemimpinan Kolonel Inf Batara Alex Bulo yang dekat dengan rakyat, tegas dalam komando, dan teliti dalam setiap kebijakan. Ada empat potret pengabdian yang menjadi bukti nyata bagaimana Danrem dan jajarannya bekerja menjaga stabilitas pangan dan kesejahteraan masyarakat.
- Senyum untuk Rakyat, Karya untuk Negeri
Dalam setiap kesempatan menyalurkan bantuan sosial, baik kepada warga kurang mampu maupun santri, didampingi pengurus Persit, Kolonel Inf Batara Alex Bulo selalu hadir dengan senyum dan keramahan. Kehadiran langsung pimpinan tertinggi Korem ke tengah masyarakat menjadi bukti bahwa TNI tidak pernah berjarak dengan rakyat. Bagi Danrem, kepedulian sosial adalah pondasi utama agar ketahanan pangan dapat terwujud secara berkelanjutan dan merata. - Kepemimpinan Berganti, Semangat Mengabdi Tetap Sama
Saat memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Dandim 0809/Kediri, Kolonel Inf Batara menekankan pentingnya kesinambungan komando. Pergantian pemimpin tidak boleh mengubah arah tujuan pengabdian. Soliditas satuan dijaga ketat agar roda pengawalan pangan, pendampingan petani, dan stabilitas wilayah tetap berjalan tanpa henti dan tidak ada jeda pelayanan kepada masyarakat. - Komando adalah Amanah
Momen penerimaan tongkat komando menjadi simbol amanah besar yang dipikul: menjaga stabilitas keamanan, memastikan wilayah Jawa Timur Selatan tetap berdiri kokoh sebagai lumbung pangan nasional yang surplus, sekaligus menjaga ideologi Pancasila di tengah masyarakat. Amanah berat ini dijalankan Kolonel Inf Batara dengan wibawa, integritas, dan tanggung jawab penuh demi rakyat, bangsa, dan negara. - Detail Kecil, Dampak Besar
Bagi Danrem, setiap tanda tangan pada berita acara kerja sama atau dokumen perencanaan adalah bukti komitmen terhadap detail dan ketelitian. Beliau meyakini bahwa dari kebijakan-kebijakan kecil yang tepat dan teliti, akan lahir dampak besar yang dirasakan langsung oleh petani: mulai dari kemudahan akses sarana produksi, peningkatan hasil panen, hingga stabilitas harga pangan di pasar.
“Babinsa Pengawal Pangan”, Kunci Keberhasilan Jatim Selatan

Ujung tombak keberhasilan Korem 082/CPYJ ini ada di garda terdepan: para Babinsa. Kolonel Inf Batara Alex Bulo menggerakkan seluruh Babinsa di jajaran Kodim untuk turun langsung ke desa-desa, mendampingi petani mulai dari pengolahan lahan, penanaman padi, jagung, hingga cabai, serta memastikan penggunaan alat mesin pertanian (alsintan) berjalan efektif dan panen sukses.
Bersama Pemerintah Daerah, Dinas Pertanian, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), dan Bulog, Korem 082 menjadi motor penggerak “Gerakan Tanam Serentak”. Hasilnya sangat nyata: wilayah Jawa Timur Selatan tetap terjaga sebagai lumbung pangan nasional, laju inflasi pangan terkendali dengan baik, dan kesejahteraan para petani di wilayah “Bumi Pancasila” semakin meningkat.
Langkah ini sejalan penuh dengan visi besar Asta Cita Presiden Republik Indonesia, yakni mewujudkan swasembada pangan dan memperkuat ekonomi kerakyatan.
“TNI hadir bukan hanya menjaga batas negara. TNI hadir menjaga perut rakyat agar tidak lapar, dan menjaga akal budi bangsa agar tidak tersesat,” tegas Kolonel Inf Batara Alex Bulo, mencerminkan filosofi pengabdian Korem 082/CPYJ.
Dengan prestasi sebagai Korem Terbaik dalam Ketahanan Pangan, Korem 082/CPYJ menegaskan komitmennya untuk terus menjadi garda terdepan dalam menjaga ketersediaan pangan, memperkuat ketahanan nasional, dan menjaga nilai-nilai ideologi Pancasila di tengah masyarakat.
(Kadek Ariawan)
