Lahan Afd V Kebun Mayang Diduga Kurang Terawat, Respons Manajemen Disorot
NUSAMEDIANEWS.COM | SIMALUNGUN — Kondisi sejumlah lahan perkebunan di Afdeling V (Afd V) Kebun Mayang, Kabupaten Simalungun, menjadi sorotan setelah ditemukan sejumlah titik areal tanaman yang diduga kurang mendapatkan perawatan dan pemeliharaan secara optimal.

Berdasarkan pantauan di lapangan pada 23 September 2026, sejumlah pohon kelapa sawit di beberapa titik terlihat belum dilakukan penunasan. Selain itu, ditemukan pula buah sawit matang yang diduga belum dipanen.
Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan terkait pengelolaan dan pengawasan areal perkebunan. Apabila kondisi tersebut berlangsung dalam waktu yang cukup lama, dikhawatirkan dapat berdampak terhadap produktivitas tanaman dan pengelolaan aset perusahaan.
Selain kondisi tanaman, aktivitas pengawasan di tingkat afdeling juga menjadi perhatian. Informasi yang diperoleh di lapangan menyebutkan bahwa keberadaan pimpinan maupun staf di kantor afdeling saat jam kerja menjadi salah satu hal yang dipertanyakan oleh sejumlah pihak.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Pemburu Pelaku Tindak Pidana Korupsi (DPD LPP-TIPIKOR RI) bersama tim turut menyoroti kondisi tersebut. Mereka meminta pihak manajemen melakukan evaluasi terhadap pengelolaan dan pemeliharaan areal perkebunan, sekaligus memastikan seluruh kegiatan operasional berjalan sesuai ketentuan.
Sorotan lainnya berkaitan dengan komunikasi publik. Sejumlah wartawan yang berupaya meminta klarifikasi kepada pihak terkait terkait kondisi Afd V disebut belum mendapatkan tanggapan.
Konfirmasi tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya cover both sides agar informasi yang disampaikan kepada publik tidak hanya berasal dari temuan maupun keterangan satu pihak.

Namun, hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen Kebun Mayang maupun pimpinan Afd V belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi tanaman, aktivitas pengawasan di afdeling, maupun sejumlah pertanyaan yang telah disampaikan media.
Sikap tidak memberikan tanggapan tersebut menjadi perhatian sejumlah pihak. Mereka berharap manajemen perkebunan dapat membuka ruang komunikasi dan memberikan penjelasan secara transparan mengenai kondisi aktual di lapangan.
Sejumlah elemen masyarakat dan media juga meminta manajemen di tingkat yang lebih tinggi melakukan evaluasi langsung terhadap kondisi Afd V Kebun Mayang, terutama menyangkut pemeliharaan tanaman, pengawasan operasional, serta produktivitas areal perkebunan.
NUSAMEDIANEWS.COM akan tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak manajemen Kebun Mayang maupun pihak terkait lainnya.
Reporter: Kristian ND

