DaerahHead LinesHukumNusamedia SumutPendidikanUpdate News

SMKN 1 Panyabungan Mandailing Natal Diduga Halangi Akses Media, Siswa Akui Tak Belajar Selama Seminggu

NUSAMEDIANEWS.COM | MANDAILING NATAL – Sejumlah oknum petugas Humas, keamanan dan guru di SMK Negeri 1 Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, diduga menghalangi akses awak media serta bersikap tidak sopan saat awak media datang untuk bersilaturahmi dan mengonfirmasi informasi pada Rabu (17/6/2026). Kejadian tersebut terjadi di lingkungan sekolah yang berlokasi di Jalan Sukaramai, Pidoli Lombang, Kecamatan Panyabungan.

Awalnya, awak media mendatangi petugas Humas berinisial R untuk menanyakan keberadaan Kepala Sekolah yang baru saja menjabat, sekaligus memastikan informasi yang beredar bahwa sejumlah siswa dikabarkan sudah tidak mengikuti kegiatan belajar mengajar secara optimal selama satu minggu dengan alasan pelaksanaan ujian tengah semester.

Namun, pihak sekolah justru menolak memberikan buku tamu yang seharusnya menjadi sarana pendataan pengunjung.

“Kepala sekolah tidak ada, buku tamu juga tidak ada. Saya sedang sibuk ada rapat dengan sejumlah guru,” ujar petugas Humas dengan singkat sebelum meninggalkan lokasi.

Saat mencoba mengamati kondisi lingkungan sekolah, terlihat sejumlah siswa berkumpul di luar ruang kelas padahal sedang jam pelajaran. Ketika dikonfirmasi, para siswa mengaku sudah tidak mengikuti kegiatan belajar mengajar sejak sekitar satu minggu terakhir.

“Kami sudah tidak belajar sejak Rabu kemarin, alasannya sedang ada kegiatan ujian tengah semester,” ungkap salah satu siswa.

Situasi semakin terasa janggal ketika sejumlah guru di ruang rapat tampak mengintip dan berbisik-bisik memperhatikan percakapan awak media dengan siswa. Tak lama kemudian, seorang petugas keamanan datang dengan sikap sangat tidak sopan, langsung mengusir awak media dan menyuruh siswa bubar dengan nada tinggi dan kasar.

“Ibu jangan duduk di sini, silakan ke ruang tamu saja menunggu. Kalian anak-anak segera bubar sekarang!” perintahnya.

Mendengar hal tersebut, para siswa tampak panik dan segera berlarian masuk ke kelas. Di ruang tamu, sikap kurang terpuji masih berlanjut ketika seorang guru mendatangi dan mempertanyakan keabsahan identitas serta mendalami maksud kedatangan secara berlebihan, yang dinilai melampaui batas kewenangan.

Hal ini menimbulkan pertanyaan publik: jika benar alasan siswa tidak belajar karena ujian tengah semester, seharusnya pihak sekolah mampu menjelaskannya secara terbuka dan santun, bukan justru menutup diri serta menghalangi akses informasi. Sikap tersebut justru menimbulkan kecurigaan apakah ada hal lain yang ingin disembunyikan.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media belum berhasil menemui maupun mendapatkan keterangan resmi dari Kepala Sekolah SMKN 1 Panyabungan terkait dugaan penghentian kegiatan belajar mengajar dan sikap oknum yang tidak profesional.

Sebagai lembaga pendidikan, transparansi dan keterbukaan informasi merupakan hal mendasar. Menghalangi tugas jurnalistik yang sah hanya akan merusak citra sekolah dan menimbulkan kesan negatif di mata masyarakat.

Awak media akan terus memantau perkembangan permasalahan ini dan tetap membuka ruang bagi pihak sekolah untuk memberikan klarifikasi secara objektif.

(Tim)

#SMKN1Panyabungan #MandailingNatal #AksesMedia #PendidikanSumut #TransparansiSekolah #KamtibmasPendidikan

nusamedia

Bersama Menyuarakan Rakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *