DaerahHead LinesInformationNusamedia BaliUpdate News

Tas Mencurigakan di Kawasan Bajra Sandhi Renon Diamankan, Polsek Denpasar Timur Pastikan Tidak Ada Barang Berbahaya

NUSAMEDIANEWS.COM | DENPASAR – Kesigapan aparat keamanan dan partisipasi warga kembali mencegah kepanikan di ruang publik. Sebuah tas yang tergeletak mencurigakan di kawasan Lapangan Bajra Sandhi, Renon, Denpasar Timur, diamankan personel Polsek Denpasar Timur (Dentim) pada Sabtu (11/7/2026), dan dipastikan tidak mengandung barang berbahaya.

Peristiwa bermula saat warga yang sedang berolahraga menemukan tas berwarna krem bermotif batik tergeletak di bawah semak-semak. Karena pemiliknya tidak terlihat dan lokasinya tersembunyi, warga segera melaporkannya kepada petugas keamanan kawasan. Tim keamanan lalu memeriksa lokasi dan langsung menghubungi Bhabinkamtibmas untuk penanganan lanjutan sesuai prosedur keamanan.

Menerima laporan, Unit Kecil Lengkap (UKL) Polsek Dentim yang dipimpin Perwira Pengawas Ipda I Wayan Yasa segera turun ke lokasi. Pemeriksaan dilakukan dengan sangat hati-hati. Setelah tas dibuka, petugas menemukan isinya hanya berupa beberapa potong pakaian dan peralatan makan. Tidak ditemukan bahan peledak, senjata, maupun benda lain yang dapat membahayakan keselamatan umum. Tas kemudian diamankan ke Pos Subsektor Renon untuk dicari pemiliknya.

Kapolsek Denpasar Timur AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana, S.H., M.H., menyambut baik kewaspadaan warga yang melapor tanpa menyentuh atau memindahkan barang. “Respons cepat seperti ini adalah sinergi positif antara masyarakat dan Polri untuk menjaga rasa aman. Setiap laporan akan kami tindaklanjuti secepat mungkin,” ujarnya.

Ia juga mengimbau warga yang menemukan benda mencurigakan di tempat umum agar tetap tenang, tidak menyentuh, dan segera menghubungi petugas keamanan terdekat.

(Simson)

#KeamananPublik #BajraSandhi #PolsekDenpasarTimur #SinergiPolriMasyarakat #Denpasar

nusamedia

Bersama Menyuarakan Rakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *