Babinsa Durin Jangak Bantah Isu Backing Usaha Bermasalah: “Aku Tak Dapat Apa Pun, Murni Jaga Kondusifitas”
NUSAMEDIANEWS.COM | PANCUR BATU – Agus Edy, Bintara Pembina Desa (Babinsa) wilayah Desa Durin Jangak, Kecamatan Pancur Batu, angkat bicara membantah keras dugaan dirinya memberikan perlindungan atau backing terhadap sebuah tempat usaha yang disinyalir menyediakan layanan “kusuk sehat” di Dusun 3, wilayah binaannya. Ia menegaskan bahwa keberadaannya dalam menyelesaikan persoalan tersebut murni semata-mata untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tanpa mengambil keuntungan sepeser pun.

Sebelumnya, beredar informasi bahwa Agus Edy berperan aktif mendamaikan perselisihan yang terjadi antara pihak pengelola usaha dengan sejumlah awak media yang menemukan indikasi aktivitas tidak wajar di lokasi tersebut. Keterlibatannya dalam memediasi dan menyelesaikan masalah sempat memicu dugaan miring, apalagi sempat terdengar pengakuan bahwa pemilik usaha memiliki hubungan kekerabatan dengannya.
Menanggapi pemberitaan dan dugaan yang berkembang, Agus Edy memberikan klarifikasi tegas melalui pesan singkat kepada Nusamedia. Ia menampik segala tuduhan bahwa dirinya mendapatkan imbalan atau keuntungan dari pengusaha, maupun sengaja melindungi usaha tersebut agar tetap beroperasi.
“Aku bukan enggak mau jumpai orang kantor, banyak kerjaku. Kemarin ada pemilihan Kepala Desa (Pilkades), tadi ke Namo Rambe pun aku ada kegiatan dinas. Jadi kalau hal kayak gini dipermasalahkan, aku enggak terima, bang. Dapat apa pun enggak aku dari situ,” tegas Agus Edy dalam pesan tertulisnya.
Agus menegaskan bahwa tindakannya mendamaikan kedua belah pihak adalah prosedur standar seorang Babinsa saat terjadi perselisihan di wilayah binaan. Tugas utamanya adalah meredam konflik agar tidak membesar dan mengganggu kondusifitas lingkungan, bukan berpihak pada salah satu pihak apalagi memiliki kepentingan ekonomi di dalamnya.
Ia mengaku kaget dan keberatan atas tuduhan yang menyudutkannya, mengingat ia hanya menjalankan peran sebagai unsur kewilayahan yang harus hadir di tengah masyarakat. Agus berjanji tetap bekerja profesional dan berharap klarifikasi ini meluruskan persepsi keliru yang berkembang di masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, penegasan dari Agus Edy ini menjadi sisi lain dari kasus yang sempat mengundang tanda tanya publik. Pihak redaksi masih terus menelusuri fakta di lapangan serta menanti sikap resmi dari Komando Distrik Militer (Kodim) 0208/Deli Serdang terkait persoalan ini.
(Tim)
