DaerahEkonomiHead LinesHukumInformationNusamedia SumutUpdate News

PULUHAN TAHUN DIANAKTIRIKAN! Warga Desa Muka Paya Terpaksa Patungan Timbun Jalan Rusak, LSM GMAS: “Rakyat Bayar Pajak, Negara Jangan Tutup Mata!”

NUSAMEDIANEWS.COM | LANGKAT – Kesabaran masyarakat Desa Muka Paya, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, akhirnya mencapai titik puncak. Setelah berpuluh-puluh tahun menanti janji pembangunan yang tak kunjung terealisasi, warga kini tidak lagi menunggu uluran tangan pemerintah, melainkan memilih bertindak sendiri dengan bergotong royong dan merogoh kocek pribadi untuk menambal jalan utama yang rusak parah.

Pada Minggu (26/7/2026), DPD LSM Generasi Masyarakat Adil Sejahtera (GMAS) Kabupaten Langkat menerima undangan langsung dari warga setempat untuk meninjau kondisi jalan yang menjadi akses vital penghubung desa tersebut menuju Kecamatan Tanjung Pura. Di hadapan awak media dan perwakilan LSM, terlihat jelas betapa memprihatinkannya kondisi jalan tersebut: permukaan aspal telah hilang, penuh lubang dalam yang berisi genangan air, berubah menjadi kubangan lumpur pekat setiap kali turun hujan, licin, dan sangat membahayakan keselamatan siapa pun yang melintas.

Jalan tersebut bukan sekadar jalur lalu lintas biasa. Ia adalah urat nadi perekonomian warga, jalan satu-satunya bagi anak-anak untuk berangkat sekolah, akses pengiriman hasil pertanian ke pasar, serta jalur darurat saat ada warga yang membutuhkan pertolongan medis. Namun hingga hari ini, akses vital itu seolah tidak pernah masuk dalam skala prioritas pembangunan daerah.

Terpaksa Mengambil Langkah Sendiri
Karena sudah terlalu lama dibiarkan tanpa perbaikan permanen, warga akhirnya mengambil keputusan berat. Mereka sepakat mengumpulkan uang secara swadaya, berpatungan antar keluarga untuk membeli sirtu, batu pecah, dan pasir guna menimbun lubang-lubang jalan agar setidaknya masih bisa dilalui kendaraan dan pejalan kaki.

“Kami rakyat kecil yang selalu taat membayar pajak setiap tahun. Tapi mengapa hak kami untuk menikmati jalan yang layak tidak pernah diberikan? Apakah Desa Muka Paya bukan bagian dari Kabupaten Langkat? Sampai kapan kami harus menjadi penonton pembangunan yang hanya dirasakan di tempat-tempat tertentu?” tegas Tokoh Masyarakat Desa Muka Paya, Bang Zen, mewakili suara hati warga.

Warga menceritakan betapa menderitanya mereka setiap hari. Setiap musim hujan tiba, jalan berubah menjadi rawa lumpur yang mengancam nyawa. Anak-anak sekolah sering terjatuh, pengendara sepeda motor kerap mengalami kecelakaan, sementara petani terpaksa merugi karena hasil panen yang dibawa ke pasar sering rusak akibat terguncang jalan yang rusak parah.

LSM GMAS Tegaskan Infrastruktur Adalah Hak Wajib
Menanggapi kondisi tersebut, perwakilan LSM GMAS menegaskan bahwa kelalaian ini tidak boleh terus dibiarkan berlarut-larut. Pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur dasar merupakan kewajiban mutlak negara dan pemerintah daerah yang dijalankan menggunakan uang rakyat melalui pajak yang dibayarkan setiap tahun.

“Masyarakat sudah menjalankan kewajibannya sepenuhnya, termasuk membayar pajak tepat waktu. Maka sudah sewajarnya mereka mendapatkan pelayanan publik yang layak. Jangan sampai rakyat harus mengeluarkan uang sendiri untuk memperbaiki fasilitas yang seharusnya menjadi tanggung jawab negara,” ujar Ketua DPD LSM GMAS Kabupaten Langkat.

Melalui pemberitaan ini, masyarakat Desa Muka Paya bersama LSM GMAS menyampaikan harapan besar kepada Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dan Pelaksana Tugas Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti, S.H., agar segera memberikan perhatian serius terhadap kondisi tersebut. Diharapkan segera dilakukan peninjauan lapangan, alokasi anggaran yang tepat sasaran, serta pelaksanaan perbaikan yang permanen sesuai kewenangan yang berlaku.

“Kami tidak meminta kemewahan, kami hanya meminta hak dasar kami: jalan yang aman, rata, dan layak dilalui. Jangan biarkan jeritan warga yang sudah berpuluh tahun menderita ini hanya menjadi keluhan yang hilang ditelan waktu. Negara jangan menutup mata,” pungkas perwakilan GMAS.

Kini seluruh warga Desa Muka Paya menanti langkah nyata dari pemerintah. Mereka berharap perjuangan ini menjadi titik balik hadirnya pembangunan yang benar-benar merata dan dirasakan manfaatnya hingga ke pelosok desa yang selama ini terabaikan.

Reporter: Hafizd
#InfrastrukturTerabaikan #DesaMukaPaya #Langkat #SwadayaWarga #PelayananPublik

nusamedia

Bersama Menyuarakan Rakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *