Papan Proyek Irigasi PSDA Bahal Batu Dicabut Mendadak, Rangkap Jabatan Kades Semakin Menguatkan Dugaan Kejanggalan
NUSAMEDIANEWS.COM | SIMALUNGUN – Polemik proyek irigasi Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) di Desa Bahal Batu, Kecamatan Hutabayu Raja, Kabupaten Simalungun, kian memanas. Setelah sorotan terkait dugaan rangkap jabatan Kepala Desa yang merangkap sebagai Humas kontraktor pelaksana, muncul kejanggalan baru: papan informasi proyek dicabut secara mendadak pada Jumat, 7 Agustus 2026.

Pihak pelaksana beralasan pencabutan hanya untuk perbaikan data yang kurang tepat. Namun penjelasan tersebut justru memicu kecurigaan luas di kalangan warga. Mereka menilai tindakan ini berpotensi sebagai upaya menutup akses publik terhadap data anggaran, nilai kontrak, identitas pelaksana dan spesifikasi teknis pekerjaan.
“Alasan perbaikan sangat janggal. Jika hanya salah data, seharusnya diganti segera tanpa menghilangkan sama sekali. Apalagi disertai posisi Kades yang merangkap tugas sebagai Humas proyek, kami yakin ada hal penting yang sengaja ditutupi,” ujar perwakilan warga.
Warga menegaskan hal ini melanggar Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik serta aturan pengadaan barang/jasa pemerintah yang mewajibkan pemasangan papan informasi secara jelas dan terbuka sebagai wujud akuntabilitas dan pengawasan bersama.
Masyarakat berencana melaporkan rentetan kejanggalan ini secara resmi ke Inspektorat Kabupaten dan Dinas PSDA terkait. Warga meminta papan informasi segera dipasang kembali, proses pembangunan diawasi ketat, serta setiap pelanggaran yang terbukti ditindak tegas sesuai ketentuan hukum demi menjaga aset negara dan kepentingan pertanian warga.
(Tober/Lusman)
#ProyekIrigasi #TransparansiAnggaran #Simalungun #PengawasanPublik #KeterbukaanInformasi #Nusamedia
