Nusamedia Bali

Gubernur Bali Tinjau Progres PSEL Denpasar Raya, Ditargetkan Beroperasi 2028

NUSAMEDIANEWS.COM | DENPASAR — Progres pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Denpasar Raya di kawasan Pesanggaran, Denpasar Selatan, ditinjau langsung Gubernur Bali Wayan Koster, Rabu (30/9/2026).

PSEL Denpasar Raya dibangun di atas lahan sekitar 6 hektare. Proyek tersebut sebelumnya telah menjalani groundbreaking pada 8 Juli 2026 dan ditargetkan selesai dalam waktu 18 bulan atau hingga akhir 2027.

Proyek yang disebut didanai Danantara dengan nilai sekitar Rp3 triliun tersebut diproyeksikan mulai beroperasi penuh pada awal 2028.

PSEL Denpasar Raya nantinya dirancang untuk mengolah sekitar 1.000 hingga 1.500 ton sampah per hari yang berasal dari wilayah Denpasar dan Badung atau kawasan Denpasar Raya.

Dari proses pengolahan tersebut, fasilitas ini diproyeksikan menghasilkan energi listrik dengan kapasitas sekitar 30 megawatt (MW).

Keberadaan PSEL juga diproyeksikan menjadi salah satu alternatif dalam menangani persoalan penumpukan sampah, khususnya yang berkaitan dengan kapasitas TPA Suwung.

Dalam peninjauan tersebut, Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan harapan agar pembangunan PSEL Denpasar Raya dapat diselesaikan sesuai dengan target waktu yang telah ditetapkan.

Selain membantu penanganan persoalan sampah, keberadaan PSEL diharapkan dapat memberikan manfaat terhadap ketahanan energi listrik di Bali. Pengembangan pembangkit listrik berbasis pengolahan sampah juga menjadi bagian dari upaya penyediaan energi secara bertahap.

Dengan kapasitas pengolahan yang direncanakan mencapai hingga 1.500 ton sampah per hari, PSEL Denpasar Raya diharapkan dapat menjadi salah satu infrastruktur penting dalam pengelolaan sampah sekaligus pemanfaatan energi di kawasan Denpasar dan Badung.

(KADEK ARCHO)

nusamedia

Bersama Menyuarakan Rakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *