Nusamedia Bali

Cegah Antrean BBM Terulang, Gubernur Bali Koordinasi dengan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia

NUSAMEDIANEWS.COM | DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster mengambil langkah antisipatif untuk menjaga ketersediaan dan kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Bali. Salah satu upaya yang dilakukan adalah berkoordinasi dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, guna memastikan pasokan BBM tetap terjaga dan gangguan distribusi tidak kembali memicu antrean panjang di SPBU.

Langkah tersebut menjadi perhatian di tengah upaya pemerintah menangani persoalan antrean BBM yang sempat terjadi di sejumlah wilayah Bali. Pemerintah daerah perlu memastikan penanganan tidak hanya berfokus pada penguraian antrean, tetapi juga pada keandalan pasokan dan distribusi dalam jangka panjang.

Koordinasi dengan Kementerian ESDM diharapkan dapat memperkuat sinergi pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Bali, dan Pertamina dalam menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat.

Jaminan Pasokan dan Cadangan BBM

Salah satu fokus utama koordinasi adalah memastikan alokasi dan kuota BBM untuk Provinsi Bali tetap memadai, disertai pengelolaan cadangan yang mampu mengantisipasi peningkatan kebutuhan maupun potensi gangguan distribusi.

Kepastian pasokan menjadi faktor penting agar kebutuhan BBM masyarakat, transportasi, serta sektor usaha dapat terpenuhi secara berkelanjutan. Pengawasan terhadap ketersediaan stok juga diperlukan untuk mengantisipasi ketimpangan pasokan di sejumlah wilayah.

Perkuat Distribusi dari Depo hingga SPBU

Selain pasokan, keandalan rantai distribusi menjadi perhatian penting. Kelancaran pengiriman BBM dari depo menuju SPBU perlu dijaga agar ketersediaan stok dapat segera menjangkau masyarakat sesuai kebutuhan.

Koordinasi lintas instansi bersama Pertamina diharapkan mampu memperkuat kesiapan logistik, meningkatkan respons terhadap gangguan distribusi, serta meminimalkan potensi antrean panjang di SPBU.

Evaluasi berkala terhadap kondisi stok dan penyaluran juga penting dilakukan agar persoalan serupa dapat diantisipasi lebih dini.

Bali sebagai Destinasi Pariwisata Internasional

Ketersediaan BBM yang stabil memiliki arti strategis bagi Bali sebagai destinasi pariwisata internasional. Gangguan pasokan tidak hanya berdampak pada mobilitas masyarakat, tetapi juga berpotensi menghambat transportasi, kegiatan usaha, dan pelayanan kepada wisatawan.

Karena itu, kepastian pasokan energi menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran aktivitas ekonomi serta kepercayaan masyarakat dan wisatawan terhadap kesiapan Bali sebagai destinasi unggulan.

Pemerintah Provinsi Bali berkomitmen mengawal ketersediaan energi daerah melalui koordinasi dengan pemerintah pusat dan Pertamina. Upaya tersebut diharapkan mampu menjaga kelancaran distribusi BBM sekaligus mencegah terulangnya antrean panjang di SPBU.

Masyarakat kini membutuhkan bukan sekadar penanganan saat antrean terjadi, melainkan jaminan distribusi yang konsisten, pengawasan stok yang transparan, dan respons cepat apabila muncul gangguan di lapangan.

(Kadek Ariawan)

nusamedia

Bersama Menyuarakan Rakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *