CuacaHead LinesNusamedia SumbarTop Stories

Banjir Rendam Sejumlah Wilayah di Padang, 498 Warga Terdampak dan Ratusan Dievakuasi

NUSAMEDIANEWS.COM | PADANG – Banjir melanda sejumlah kawasan di Kota Padang, Sumatera Barat, setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Sabtu (10/10/2026). Peristiwa ini menyebabkan permukiman warga terendam, akses jalan terganggu, dan sejumlah warga harus dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Berdasarkan laporan sementara yang dipublikasikan pada Minggu (11/10/2026), sebanyak 498 warga terdampak banjir, sekitar 120 rumah terendam, dan 238 orang telah dievakuasi. Angka tersebut masih dapat berubah sesuai perkembangan pendataan di lapangan.

Sejumlah wilayah terdampak meliputi Kecamatan Kuranji, Koto Tangah, dan Nanggalo. Kawasan Lubuk Minturun serta Koto Panjang Ikua Koto juga termasuk wilayah yang terdampak banjir.

Banjir turut mengganggu akses masyarakat. Jalan di sekitar kawasan PDAM Guo, Kecamatan Kuranji, dilaporkan terputus akibat genangan dan derasnya aliran air.

Tim Gabungan Lakukan Evakuasi

Tim gabungan yang melibatkan unsur BPBD, Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, relawan, serta masyarakat melakukan upaya penyelamatan dan evakuasi terhadap warga yang terdampak.

Dalam proses evakuasi, petugas menggunakan perahu penyelamat dan sarana pendukung lainnya untuk menjangkau lokasi yang terendam serta membantu warga menuju tempat yang lebih aman.

Masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai dan kawasan rawan banjir diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika hujan deras berlangsung dalam waktu lama.

Warga juga diminta tidak memaksakan diri melintasi jalan yang tergenang atau arus air deras, serta segera menjauh menuju tempat yang lebih tinggi apabila debit air mulai meningkat.

Waspada Potensi Banjir Susulan

Kondisi cuaca dan perkembangan debit air perlu terus dipantau untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan. Masyarakat diharapkan mengikuti informasi resmi dari BPBD, Basarnas, dan BMKG serta mematuhi arahan petugas di lapangan.

Data mengenai jumlah warga terdampak, kerusakan, dan kemungkinan korban masih perlu merujuk pada pembaruan resmi dari instansi berwenang.

Nusamedia mengajak masyarakat untuk saling membantu, menjaga keselamatan, dan menyebarkan informasi yang terverifikasi agar tidak menimbulkan kepanikan di tengah situasi bencana.

(Vr)

NUSAMEDIA — Bersama Menyuarakan Rakyat.

nusamedia

Bersama Menyuarakan Rakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *