DaerahHead LinesInformationNusamedia BaliSosBudUpdate News

Disaksikan 30 Ribu Warga, Kemenkum Serahkan Sertifikat IG Batu Pulaki dan Hak Cipta di Puncak Lovina Festival 2026

NUSAMEDIANEWS.COM | BULELENG – Kementerian Hukum (Kemenkum) RI melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) dan Kanwil Kemenkum Bali mencatatkan sejarah pelindungan kekayaan intelektual baru di Bali Utara. Penyerahan sertifikat Indikasi Geografis (IG) dan pencatatan karya cipta diserahkan secara resmi pada malam puncak penutupan Lovina Festival 2026, Selasa (28/7/2026), disaksikan langsung oleh sekitar 30 ribu warga.

Kehadiran Kemenkum menjadi bukti nyata layanan hukum yang responsif sekaligus bentuk apresiasi negara terhadap potensi alam khas daerah dan kreativitas inovasi pelayanan publik masyarakat Buleleng.

Momen utama ditandai penyerahan Sertifikat Indikasi Geografis Batu Pulaki Banyupoh Buleleng yang diserahkan langsung Direktur Merek dan Indikasi Geografis Fajar Sulaeman Taman kepada Pemerintah Kabupaten Buleleng, diterima langsung oleh Bupati Buleleng. Batu Pulaki memiliki ciri khas unik berwarna abu-abu hingga kehitaman, tekstur padat, dan daya tahan tinggi terhadap perubahan cuaca yang lahir dari karakteristik geologi khas Desa Banyupoh, menjadikannya bernilai ekonomi lebih dan berbeda dari batu alam daerah lain.

Selain IG, Kemenkum juga menyerahkan tiga Sertifikat Karya Cipta atas inovasi unggulan daerah:

1. TPS 3R Plus karya I Putu Adipta Eka Putra, sistem pengelolaan sampah berbasis kawasan yang menerapkan prinsip reduce, reuse, recycle dengan fungsi tambahan optimalisasi tata kelola.
2. SININJA (Sistem Layanan Lumpur Tinja Terjadwal) karya Gede Suharjono, inovasi pelayanan penyedotan dan pengangkutan lumpur tinja secara berkala dan profesional.
3. Camat Buleleng Menyapa karya Putu Gofi Suparnaja, program komunikasi strategis untuk mempererat jalinan pelayanan publik kecamatan dengan masyarakat.

Dalam sambutannya, Fajar Sulaeman Taman menegaskan sertifikat ini adalah wujud pelindungan negara terhadap potensi ekonomi dan kreativitas daerah. “IG Batu Pulaki melindungi kekayaan alam Banyupoh dari klaim sepihak sekaligus meningkatkan nilai ekonomisnya. Hak cipta atas inovasi pelayanan publik membuktikan Buleleng kaya akan ide yang patut dilindungi,” ujarnya.

Bupati Buleleng menyambut baik langkah ini sebagai dukungan nyata negara bagi kebangkitan ekonomi lokal dan keberlanjutan inovasi pelayanan publik. Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenkum Bali Eem Nurmanah menegaskan pihaknya terus bergerak proaktif dengan pendekatan “jemput bola” mendampingi pemerintah daerah dan masyarakat mendaftarkan potensi kekayaan intelektualnya.

Penyerahan ini menjadi penutup manis Lovina Festival 2026, memadukan pesona pariwisata dengan kepastian hukum yang mengukuhkan posisi Buleleng semakin maju dan berdaya saing tinggi.

Reporter: Kariani
#KekayaanIntelektual #IGBatuPulaki #LovinaFestival2026 #KemenkumRI #BulelengMaju

nusamedia

Bersama Menyuarakan Rakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *