KTH Sama Jaya Bersahaja Pasang Spanduk di Hutan Lindung Langkat, Tegaskan Legalitas Berdasarkan SK KLHK

Pemasangan Spanduk Penanda Batas Wilayah Kawasan Hutan Lindung oleh KTH-SBJ

LANGKAT, NusamediaNews.com – Kelompok Tani Hutan (KTH) Sama Jaya Bersahaja (SJB) melakukan kegiatan pemasangan spanduk penanda batas wilayah di kawasan hutan lindung, Desa Bubun, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, pada Minggu (12/4/2026).

Kegiatan ini merupakan langkah awal yang dilakukan secara resmi untuk memberikan informasi bahwa kawasan tersebut masuk dalam plotingan pengelolaan KTH-SJB.

Ketua KTH Sama Jaya Bersahaja, Sayuti, menjelaskan bahwa apa yang dilakukan pihaknya sepenuhnya berlandaskan hukum dan aturan yang berlaku. Hal ini disampaikannya kepada awak media di lokasi kegiatan.

“Kami KTH-SBJ lakukan ini ada dasarnya. Dasar kami adalah berdasarkan Keputusan yang dikeluarkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia dengan Nomor: 13662 pada Tahun 2024,” ujar Sayuti.

SK tersebut berisi tentang Pemberian Persetujuan Pengelolaan Hutan Kemasyarakatan kepada Kelompok Tani Hutan Sama Jaya Bersahaja seluas kurang lebih 240,24 Hektar pada kawasan hutan lindung di wilayah tersebut.

Proses Sejak 2022, Legalitas Diterima Awal 2026

Sayuti memaparkan, perjuangan kelompoknya untuk mendapatkan hak pengelolaan ini tidaklah singkat. Pihaknya sudah mengajukan permohonan sejak tahun 2022.

“Alhamdulillah pada tahun 2024 surat keputusan itu dikeluarkan resmi kepada kami, dan penyerahannya kami terima pada awal tahun 2026 lalu,” ungkapnya.

Oleh karena itu, pemasangan spanduk hari ini dilakukan sebagai bentuk pemberitahuan publik dan bukti bahwa mereka bekerja secara legal.

“Kami lakukan secara legal, agar tidak ada oknum yang menilai kami bekerja tidak sesuai aturan pemerintah,” tegas Sayuti yang juga merupakan anggota binaan LPP-TIPIKOR RI.

Komitmen Jaga Hutan dan Tingkatkan Ekonomi

Lebih jauh, Sayuti menegaskan komitmen kuat kelompoknya untuk menjaga kelestarian alam. Kehadiran KTH di kawasan ini bukan untuk merusak, melainkan untuk mengelola dengan bijak.

“Dengan hadirnya kami di sini, kami ingin benar-benar menjaga dan melestarikan hutan kami agar tetap terjaga,” katanya.

Selain aspek pelestarian, KTH SJB juga memiliki program lanjutan untuk melakukan berbagai kegiatan produktif.

“Program kami selanjutnya ingin melakukan berbagai kegiatan yang dapat menghasilkan dan menguntungkan bagi kami dan bagi daerah, untuk meningkatkan ekonomi masyarakat khususnya di Desa Bubun. Namun kami pastikan tidak akan merusak tatanan atau bertolak belakang dengan kebijakan pemerintah,” pungkasnya.(red)

  • nusamedia

    Bersama Menyuarakan Rakyat

    Related Posts

    SETYA KITA PANCASILA SULAWESI UTARA TEGASKAN SIKAP: TUNTUT PROSES HUKUM TEGAS KASUS EKSPLOITASI REMAJA DI BOGOR
    • May 13, 2026

    NUSAMEDIANEWS.COM, MANADO – Lembaga Setya Kita Pancasila Perwakilan Sulawesi Utara menyatakan sikap tegas dan keprihatinan mendalam terkait kasus eksploitasi seksual dan penyebaran konten asusila yang menimpa seorang remaja putri berinisial…

    Read more

    Continue reading
    PRIA DITEMUKAN TEWAS GANTUNG DIRI DI JEMBATAN SIMPANG KARYA WISATA MEDAN
    • May 13, 2026

    NUSAMEDIANEWS.COM, MEDAN – Warga dan pengguna jalan raya di kawasan Simpang Karya Wisata, Kota Medan, Sumatera Utara, dikejutkan dengan penemuan mengenaskan pagi ini, Rabu 13 Mei 2026. Seorang pria ditemukan…

    Read more

    Continue reading

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    You Missed

    SETYA KITA PANCASILA SULAWESI UTARA TEGASKAN SIKAP: TUNTUT PROSES HUKUM TEGAS KASUS EKSPLOITASI REMAJA DI BOGOR

    PRIA DITEMUKAN TEWAS GANTUNG DIRI DI JEMBATAN SIMPANG KARYA WISATA MEDAN

    SYARIF BULELENG: GAYA KATA KASAR JADI CIRI KHAS, RAIH 89 RIBU PENGIKUT FB & 75 RIBU TIKTOK BERKAT KEASLIAN

    GUBERNUR BALI TAMBAH KUOTA EKSPOR SAPI LAGI SEBANYAK 3.000 EKOR, TOTAL 6.500 EKOR UNTUK SERAP STOK PETERNAK

    GUBERNUR BALI TAMBAH KUOTA EKSPOR SAPI LAGI SEBANYAK 3.000 EKOR, TOTAL 6.500 EKOR UNTUK SERAP STOK PETERNAK

    KUNJUNGAN KERJA KETUA DPD LPP-TIPIKOR RI TAPANULI UTARA: BAHAS PROGRAM STRATEGIS DAN TINDAK LANJUT PENANGANAN KORUPSI

    KAPOLRES GRESIK LAKUKAN SIDAK LAYANAN PUBLIK: DARI PENERBITAN SKCK HINGGA KESIAGAAN HOTLINE 110 DIPASTIKAN OPTIMAL

    KETUA KAKI JATIM SOROT KERACUNAN 200 SISWA OLEH SPPG TEMBOK DUKUH: STOP OPERASIONAL DAN TUNTUT SANKSI PIDANA

    POLSEK TAMAN GELAR PANEN JAGUNG SERENTAK DI LINGKAR MAS SEPANJANG, DUKUNG PENUH KETAHANAN PANGAN NASIONAL

    KEPALA LBH SETYA KITA PANCASILA GELAR RAPAT PEMATANGAN KASUS ALETA: PERLINDUNGAN PEREMPUAN DAN ANAK ADALAH HARGA MATI

    MENJAGA WARISAN PERADABAN BALI: SINERGI SPIRITUAL, BUDAYA, TATA RUANG DAN KEBIJAKAN JADI KUNCI UTAMA TRANSFORMASI

    DPC SANOPATI 08 KABUPATEN SIMALUNGUN RESMI DILANTIK, DITETAPKAN SEBAGAI MITRA STRATEGIS PEMERINTAH

    Literasi dan Digitalisasi: Pilar Utama Pendidikan Siswa SD Masa Kini

    PERKUAT UKHUWAH DENGAN MENGHARGAI SESAMA, DUA ULAMA SURABAYA AJAK JAMAAH BANGUN HARMONI

    KUASA HUKUM BONGKAR DUGAAN REKAYASA KASUS: PENETAPAN TERSANGKA AS DIDUGA DIPAKSAKAN DEMI SYARAT PENAHANAN

    GUBERNUR BALI APRESIASI 23 TAHUN PENGABDIAN PUSKOR HINDUNESIA, BUKA SEMINAR NASIONAL “MENJAGA WARISAN PERADABAN BALI”

    PESTA PRA JUBILEUM & REVITALISASI PEMBANGUNAN HKBP LANGGA PAYUNG DIGELAR, SIAP SAMBUT PUNCAK PERAYAAN 2027

    NATASHA NATHAN, DUTA MILENIAL SKP: SERUAN SELURUH ELEMEN PERANGI PENCABULAN, PERUNDUNGAN DAN KEJAHATAN DIGITAL