Rakernas dan Kejurnas Cabor Savate 2026 Siap Digelar, FSI Bali Tinjau Kesiapan Dua Lokasi Venue
NUSAMEDIANEWS.COM | TABANAN – Pengurus Federasi Savate Indonesia (FSI) Provinsi Bali bersama jajaran FSI Kabupaten Tabanan melaksanakan kunjungan kerja guna memantau kesiapan pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) sekaligus Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Savate 2026. Peninjauan difokuskan pada dua lokasi utama: Politeknik Internasional Bali (PIB) dan kawasan destinasi wisata Nuanu Tabanan, Minggu (26/7/2026).

Rombongan tiba di lokasi pukul 13.00 WITA, didampingi Ketua KONI Kabupaten Tabanan I Made Nurbawa. Peninjauan mencakup kesiapan tempat pertandingan, akomodasi atlet, serta kelengkapan sarana pendukung sesuai standar Federasi Savate Internasional. PIB dipilih karena memiliki fasilitas olahraga tertutup yang representatif serta akses mudah bagi seluruh kontingen dari berbagai daerah.
Usai meninjau lokasi pertandingan, rombongan beralih ke kawasan Nuanu Tabanan untuk membahas konsep upacara pembukaan yang nantinya akan dikemas memadukan unsur budaya lokal dan daya tarik pariwisata. Kawasan yang dikenal sebagai pusat kreativitas dan kesejahteraan ini dinilai tepat untuk memberikan pengalaman berbeda sekaligus memperluas jangkauan publik terhadap ajang ini.
Ketua FSI Bali Rolly Polandos, S.H., didampingi Ketua FSI Tabanan Romanica Anggela Intanisari, S.Sos., M.M., Ketua Panitia Pelaksana Daniel Panjaitan, dan Bendahara Umum FSI Chandra Adhi Pradana, S.E., M.T., M.M., menyampaikan bahwa ajang ini sekaligus menjadi babak seleksi atlet untuk mengukir prestasi di kejuaraan tingkat Asia Tenggara.
“Kami mengusung identitas khas Bali dalam Kejurnas kali ini. Diperkirakan akan diikuti 30 perwakilan provinsi dengan total 300–400 atlet dan official. Persiapan kami sudah mencapai 90 persen dan sangat siap,” ujar Rolly.
Sebelum Kejurnas, terlebih dahulu akan digelar Kejuaraan Provinsi di GOR Debes Tabanan sebagai ajang seleksi atlet terbaik yang akan mewakili Bali ke tingkat nasional. FSI Bali menargetkan kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada prestasi, melainkan juga berkolaborasi dengan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, serta melibatkan pelaku UMKM lokal.
Ketua FSI Tabanan Romanica Anggela Intanisari menambahkan, saat ini pembinaan atlet mulai diperluas hingga usia dini (8 tahun), mencakup dua gaya pertandingan yaitu Assaut dan Combat. Pemerintah daerah melalui KONI Tabanan serta pihak pengelola lokasi telah menyatakan dukungan penuh. Panitia pun membuka peluang kerja sama sponsorship dari instansi pemerintah, BUMN, BUMD, maupun perusahaan swasta demi mensukseskan acara ini.
Jadwal pasti pelaksanaan masih dalam tahap finalisasi dan akan diumumkan resmi setelah rapat internal selesai dilaksanakan.
Reporter: Chairul
#RakernasKejurnasSavate2026 #FSIBali #OlragaBali #TabananTuanRumah #SportTourism
—
