Nusamedia Bali

Subuh Keliling di Loloan Barat, Kapolres Jembrana Ajak Warga Cegah Perundungan dan Berantas Narkoba

NUSAMEDIANEWS.COM | JEMBRANA – Kapolres Jembrana AKBP Cheery S.M. Simamora, S.E., S.I.K., M.I.K., menggelar kegiatan Subuh Keliling (Suling) di Masjid Besar Mujahidin, Kelurahan Loloan Barat, Kecamatan Negara, Sabtu (17/10/2026) pagi. Kegiatan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat terkait keamanan dan ketertiban di lingkungan setempat.

Dalam suasana hangat dan terbuka, Kapolres bersama jajaran kepolisian berdialog dengan pengurus masjid dan jamaah untuk mendengarkan berbagai persoalan yang menjadi perhatian warga, mulai dari kenakalan remaja hingga peredaran narkoba.

Kapolres hadir bersama Wakapolres Jembrana Kompol I Ketut Darta, S.H., M.H., Kapolsek Negara AKP Andi Prasetio, S.H., M.H., Kasat Binmas IPTU I Putu Suardana, Kasi Humas IPDA I Putu Budi Arnaya, Bhabinkamtibmas Loloan Barat, Lurah Loloan Barat Ujang Endi Kurnia, serta pengurus masjid dan jamaah.

Dalam dialog tersebut, Kapolres mengajak masyarakat memberikan perhatian serius terhadap persoalan perundungan atau bullying, yang dapat berdampak pada kondisi psikologis dan kenyamanan anak di lingkungan sekolah.

Ia menekankan pentingnya peran orang tua dan guru dalam membangun kebiasaan saling menghormati, tidak mengejek teman, serta berani membantu ketika melihat seseorang mengalami perundungan.

“Anak-anak perlu tumbuh dalam lingkungan yang aman dan saling menghargai. Karena itu, mari kita bersama-sama mencegah perundungan, baik di sekolah maupun di media sosial. Hal sederhana seperti tidak mengejek dan menghargai perbedaan bisa menjadi langkah awal untuk melindungi sesama,” ujar Kapolres.

Selain itu, masyarakat diimbau menggunakan media sosial secara bijak, tidak mudah menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya, serta ikut menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

Warga Sampaikan Aspirasi soal Narkoba dan Perundungan

Dalam pertemuan tersebut, salah seorang warga, Haji Yahya, menyampaikan masukan mengenai pemberantasan narkoba. Ia juga mengusulkan agar kepolisian lebih rutin hadir di sekolah untuk memberikan edukasi tentang bahaya perundungan kepada para pelajar.

Menanggapi aspirasi tersebut, Kapolres Jembrana menegaskan komitmen jajarannya untuk memberantas peredaran narkoba melalui penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang terlibat sesuai ketentuan yang berlaku.

Kapolres juga menekankan bahwa upaya pencegahan perundungan perlu dilakukan melalui edukasi langsung kepada para pelajar, disertai keterlibatan aktif orang tua, guru, dan lingkungan masyarakat.

Polidik, Upaya Polisi Hadir di Lingkungan Sekolah

Sejalan dengan Commander Wish Kapolri, Polres Jembrana menjalankan kegiatan Polidik atau Polisi Peduli Pendidikan dengan menghadirkan personel kepolisian secara bergantian di sekolah-sekolah setiap hari Senin.

Melalui kegiatan tersebut, polisi berinteraksi langsung dengan siswa dan memberikan berbagai edukasi yang bertujuan membangun kesadaran, kedisiplinan, serta kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban.

Kehadiran polisi di sekolah diharapkan tidak hanya memperkuat pesan-pesan kamtibmas, tetapi juga membangun hubungan yang lebih dekat dengan para pelajar. Dengan demikian, siswa diharapkan merasa aman dan nyaman serta tidak ragu menyampaikan persoalan yang mereka hadapi.

Melalui kegiatan Subuh Keliling dan program Polidik, Polres Jembrana mendorong penguatan komunikasi antara kepolisian dan masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membantu mencegah perundungan, menekan penyalahgunaan narkoba, serta menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi generasi muda.

(Kariani)

nusamedia

Bersama Menyuarakan Rakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *