DaerahHukumInformationNusamedia JabarUpdate News

WARGA TEGASKAN PERBAIKAN JALAN CICAREH–BUMI SARI DILAKSANAKAN SESUAI STANDAR, BANTAH TUDUHAN PEKERJAAN ASAL-JADI

NUSAMEDIANEWS.COM | SUKABUMI – Masyarakat yang tinggal di sepanjang ruas jalan penghubung Desa Cicareh dan Desa Bumi Sari, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, secara tegas menolak dan membantah berbagai tuduhan yang menyatakan pekerjaan pemeliharaan dan perbaikan jalan yang sedang berjalan dikerjakan secara asal-jadi serta tidak memenuhi standar teknis yang ditetapkan.

Pekerjaan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan nilai kontrak mencapai Rp295.122.625,11 dilaksanakan oleh kontraktor pelaksana CV Citarik Muara Perkasa di bawah pengawasan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi. Terkait isu yang berkembang belakangan ini, warga yang setiap hari merasakan langsung dampak pembangunan tersebut menyampaikan klarifikasi terbuka pada Senin (27/7/2026).

Junaedi, selaku perwakilan warga yang rutin memantau seluruh tahapan pengerjaan sejak awal hingga selesai, menegaskan bahwa tuduhan ketidaksesuaian spesifikasi itu sama sekali tidak berdasar dan jauh dari kenyataan yang ada di lapangan.

“Kami adalah pengguna jalan yang paling tahu kondisi sebenarnya. Seluruh proses mulai dari pembersihan lokasi, perapian badan jalan, pemadatan tanah dasar, pemasangan lapis pondasi, hingga penghamparan lapisan aspal dikerjakan secara bertahap, teliti, dan mengikuti prosedur yang berlaku. Tidak ada satupun tahapan yang dilewati atau dikerjakan sembarangan,” ujar Junaedi.

Ia merincikan secara gamblang teknis pekerjaan yang disaksikan langsung oleh warga: “Lapis pondasi atas dipasang setebal 5 sentimeter, kemudian dilanjutkan dengan penghamparan aspal setebal 1,5 sentimeter. Semuanya terukur, rapi, dan padat. Tuduhan yang mengatakan pekerjaan ini asal-jadi justru sangat melukai hati kami, karena kami yang setiap hari melintas sudah merasakan perubahan besar yang jauh lebih baik, lebih kokoh, dan jauh lebih aman dibandingkan kondisi jalan sebelumnya yang berlubang dan berbahaya.”

Warga juga mengapresiasi langkah pemerintah daerah yang tetap melaksanakan pemeliharaan rutin meski banyak tantangan di lapangan. Komitmen warga pun disampaikan untuk ikut menjaga dan merawat hasil pembangunan ini agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka waktu yang panjang.

“Kami berjanji akan ikut menjaga fasilitas ini. Kami tidak ingin perbaikan yang sudah dirasakan manfaatnya ini rusak kembali hanya karena kelalaian pengguna,” tambahnya.

Sejalan dengan itu, sejumlah tokoh masyarakat lain yang turut mengawasi proses pengerjaan juga membenarkan pernyataan tersebut. Mereka menegaskan bahwa hasil yang terlihat saat ini sangat nyata dan terasa dampak positifnya bagi aktivitas sehari-hari warga, mulai dari akses anak sekolah, pengangkutan hasil tani, hingga mobilitas warga pada umumnya.

“Kami yang setiap hari melintasi jalan ini bisa melihat perbedaannya dengan sangat jelas. Apa yang dikerjakan sudah rapi, padat, dan persis sesuai dengan apa yang direncanakan. Isu yang mengatakan tidak sesuai spesifikasi sampai saat ini belum pernah kami temukan buktinya secara nyata di lapangan. Kami sangat berharap informasi yang tidak benar tidak terus disebarkan, karena hal itu justru mengaburkan kinerja nyata yang sudah dirasakan langsung oleh masyarakat luas,” ujar salah satu tokoh masyarakat.

Warga pun berharap Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi tetap berkomitmen untuk melakukan pemantauan berkala dan pemeliharaan rutin guna menjaga keawetan jalan tersebut. Pihak warga juga menyatakan kesiapannya untuk menerima masukan yang sifatnya membangun, namun sekaligus meminta agar setiap informasi yang disampaikan senantiasa berbasis pada fakta yang sebenarnya di lapangan, demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap jalannya pembangunan daerah.

Reporter: Muhtar Bahtiar
#PerbaikanJalanCicarehBumisari #PembangunanSukabumi #APBD2026 #TransparansiPembangunan #AspirasiWarga

nusamedia

Bersama Menyuarakan Rakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *