19 Kapolda Berganti di Era Kapolri Suyudi Ario Seto

NUSAMEDIANEWS.COM | JAKARTA – Jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengalami rotasi besar di tingkat kewilayahan setelah Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto resmi menjabat sebagai Kapolri.
Sebanyak 19 jabatan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) mengalami pergantian melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Mutasi tersebut menjadi bagian dari penyegaran organisasi sekaligus pembinaan karier personel Polri.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan mutasi dan rotasi merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri yang dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi, pembinaan karier serta penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
19 Kapolda yang Mendapat Penugasan Baru
Berikut daftar 19 jabatan Kapolda yang mengalami pergantian:
1. Polda Metro Jaya – Irjen Pol. Dadang Hartanto
2. Polda Maluku – Irjen Pol. Suwondo Nainggolan
3. Polda Kepulauan Riau – Irjen Pol. Suhendri
4. Polda Riau – Irjen Pol. Arman Achdiat
5. Polda Nusa Tenggara Timur – Irjen Pol. Reza Arief Dewanto
6. Polda Jawa Barat – Irjen Pol. Hengki
7. Polda Banten – Brigjen Pol. Hendra Kurniawan
8. Polda Jawa Tengah – Brigjen Pol. Roy Hardi Siahaan
9. Polda Jawa Timur – Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono
10. Polda Bali – Brigjen Pol. Pasma Royce
11. Polda Sumatera Barat – Irjen Pol. Jawari
12. Polda Sulawesi Selatan – Irjen Pol. M. Awal Chairuddin
13. Polda Jambi – Irjen Pol. Widodo
14. Polda Gorontalo – Irjen Pol. Nurworo Danang
15. Polda Sumatera Utara – Brigjen Pol. Sonny Irawan
16. Polda Sumatera Selatan – Brigjen Pol. Rony Samtana
17. Polda Sulawesi Tengah – Irjen Pol. Rizal Irawan
18. Polda Sulawesi Barat – Irjen Pol. Totok Suharyanto
19. Polda Daerah Istimewa Yogyakarta – Irjen Pol. Langgeng Purnomo
Daftar tersebut dikonfirmasi ANTARA dan MediaHub Polri berdasarkan telegram mutasi yang diterbitkan pada 2 Oktober 2026.
Rotasi Mencakup 88 Pati dan Pamen
Pergantian 19 Kapolda tersebut merupakan bagian dari mutasi yang lebih luas. Secara keseluruhan, Surat Telegram Kapolri tersebut mencakup 88 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen). Dari jumlah tersebut, 70 personel mendapatkan promosi atau menduduki jabatan baru.
Selain jajaran Kapolda, sejumlah posisi pejabat utama Mabes Polri juga mengalami pergantian, di antaranya Kabaintelkam, Kabareskrim, Kabaharkam, Kalemdiklat, Asisten Kapolri, Kadivpropam, Kadiv TIK, Kadensus 88 AT, Kadivkum dan Kakortastipidkor.
Pada Sabtu malam (3/10/2026), Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto memimpin rangkaian serah terima jabatan, pelantikan serta kenaikan pangkat sejumlah Pati dan Pamen Polri di Rupattama Mabes Polri, Jakarta.
Dalam rangkaian tersebut, sebanyak 23 Pati mengikuti Korps Raport kenaikan pangkat, terdiri atas tujuh Pati menjadi Komjen Pol., 14 Pati menjadi Irjen Pol., dan dua Pati menjadi Brigjen Pol.
Pesan untuk Pejabat Baru
Polri menyatakan para pejabat yang memperoleh penugasan baru diharapkan segera menyesuaikan diri dengan tanggung jawab masing-masing, melanjutkan program yang telah berjalan, menjaga soliditas organisasi serta memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat.
Rotasi tersebut sekaligus menjadi salah satu langkah awal kepemimpinan Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto setelah resmi dilantik sebagai Kapolri. Pergantian pejabat di tingkat Mabes Polri dan kewilayahan akan menjadi bagian dari dinamika organisasi dalam menjalankan tugas kepolisian di berbagai daerah.
Dengan bergantinya 19 Kapolda, perhatian berikutnya tertuju pada proses serah terima jabatan serta pelaksanaan tugas para pejabat baru di masing-masing wilayah, termasuk kesinambungan program pelayanan, keamanan dan ketertiban masyarakat.
(SB)
NUSAMEDIA | Bersama Menyuarakan Rakyat

