LPP-TIPIKOR RI: KDMP POTENSI UNGGULAN EKONOMI DESA, TAPI PERLU WASPADAI RISIKO KORUPSI

Ilustrasi KDMP (Koperasi Desa Merah Putih)

Redaktur: Veroo

Ketua Umum LPP-TIPIKOR RI Dorong Masyarakat Aktif Awasi Pengelolaan Koperasi Desa Merah Putih

JAKARTA – Nusamedia,
Lembaga Pemburu Pelaku Tindak Pidana Korupsi Republik Indonesia (LPP-TIPIKOR RI) mengingatkan pentingnya pengawasan yang ketat terhadap Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) guna menjaga kelancaran program yang menjadi tonggak kemandirian ekonomi desa. Hal ini disampaikan Ketua Umum LPP-TIPIKOR RI, Bram Pratama, I, A.Md saat diwawancarai awak media di kediamannya, Sabtu (29/02/2026).

“KDMP merupakan program strategis yang telah dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat desa, dengan alokasi dana negara sebesar Rp16 triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025 dan peresmian 80 ribu unit secara serentak pada Juli tahun lalu,” ujar Bram Pratama.

Menurutnya, meskipun memiliki potensi besar sebagai motor penggerak ekonomi daerah, KDMP juga menghadapi risiko praktik korupsi yang dapat merusak tujuan utama program ini. Berdasarkan analisis kasus korupsi di koperasi sejenis, terdapat beberapa indikasi yang perlu diwaspadai oleh seluruh pihak.

“Kita mengidentifikasi beberapa potensi penyimpangan, antara lain pengelolaan dana yang tidak transparan, pemberian kredit atau fasilitas yang tidak adil, nepotisme dalam pemilihan pengurus, penyalahgunaan aset desa, hingga kolusi dalam kerjasama dengan badan usaha milik negara (BUMN),” jelasnya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, LPP-TIPIKOR RI mengusulkan sejumlah langkah komprehensif mulai dari penguatan tata kelola dan regulasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan sistem pengawasan, hingga implementasi digitalisasi untuk mendorong transparansi.

“Kita juga menekankan pentingnya audit berkala oleh pihak independen, pembentukan lembaga pengawas simpan pinjam, serta pemanfaatan teknologi seperti sistem informasi terintegrasi atau blockchain untuk mencatat transaksi keuangan,” tambahnya.

Sebagai bagian penting dari upaya pencegahan korupsi, Ketua Umum LPP-TIPIKOR RI mengajak masyarakat untuk lebih aktif terlibat dalam pengawasan dan penanganan potensi penyimpangan di daerah masing-masing.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk tidak hanya menjadi pengguna jasa KDMP, tetapi juga sebagai penjaga keberlanjutan program ini. Manfaatkan saluran pengaduan yang telah disediakan, pantau laporan keuangan yang dipublikasikan, dan jangan ragu untuk melaporkan setiap dugaan penyimpangan kepada LPP-TIPIKOR RI atau instansi terkait,” ajak Bram

Ia menambahkan, partisipasi aktif masyarakat akan menjadi pondasi kuat dalam membangun budaya anti-korupsi dan memastikan KDMP benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi seluruh lapisan masyarakat desa.

“Koperasi adalah milik bersama, oleh karena itu pengawasan juga harus dilakukan secara bersama. Bersama-sama kita wujudkan KDMP yang transparan, akuntabel, dan menjadi contoh koperasi sukses di tanah air,” pungkasnya.(red)

  • nusamedia

    Bersama Menyuarakan Rakyat

    Related Posts

    BARU MENJABAT ENAM HARI, KETUA OMBUDSMAN HERI SUSANTO DITANGKAP KEJAGUNG TERKAIT KORUPSI TAMBANG
    • April 16, 2026

    JAKARTA,NUSAMEDIANEWS.COM – Baru enam hari menjabat, Ketua Ombudsman Republik Indonesia, Hery Susanto, digelandang oleh tim penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung). Penangkapan mengejutkan ini terjadi pada Kamis (16/4/2026). Terlihat dalam rekaman visual,…

    Read more

    Continue reading
    Aliansi Masyarakat Bersatu Apresiasi Penindaklanjutan Kasus Dugaan Korupsi Patumbak II
    • April 15, 2026

    LPP-TIPIKOR RI APRESIASI PENINDAKLANJUTAN KASUS DUGAAN KORUPSI DESA PATUMBAK 2 DELI SERDANG, NUSAMEDIANEWS.COM – Sekretaris Jenderal (Sekjen) AMB yang mewakili Ketua AMB menyambut baik langkah cepat yang diambil oleh Kejari…

    Read more

    Continue reading

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    You Missed

    TPT Jebol Akibat Hujan Deras, Material Longsor Ancam Kios dan Jalan di Sukabumi

    BARU MENJABAT ENAM HARI, KETUA OMBUDSMAN HERI SUSANTO DITANGKAP KEJAGUNG TERKAIT KORUPSI TAMBANG

    Aliansi Masyarakat Bersatu Apresiasi Penindaklanjutan Kasus Dugaan Korupsi Patumbak II

    WABUP SYAFARUDDIN POTI HADIRI PANEN RAYA JAGUNG DI SIMPANG HARAPAN

    INSPEKTORAT KABUPATEN DELI SERDANG LAKUKAN PEMERIKSAAN DI DESA PATUMBAK II

    Presiden Prabowo Bertolak ke Moskow Temui Putin, Bahas Minyak dan Stabilitas Global

    Usai Dilantik, Ketua Ombudsman Hery Susanto Tegaskan Komitmen Perkuat Pengawasan dan Sinergi dengan Pemerintah

    Seskab Teddy Soroti Fenomena “Inflasi Pengamat”: Opini Harus Berbasis Fakta dan Data

    Presiden Prabowo: Manfaatkan Teknologi Karya Anak Bangsa, Selesaikan Masalah Sampah dalam 2-3 Tahun

    KTH Sama Jaya Bersahaja Pasang Spanduk di Hutan Lindung Langkat, Tegaskan Legalitas Berdasarkan SK KLHK

    Halal Bihalal DPD LPP-TIPIKOR RI Rohul, Bupati Anton Dapat Penghargaan atas Komitmen Berantas Korupsi

    Pemdes Durin Jangak Akui Tutup Mata, Panti Pijat “Plus” di Sekitar UINSU Pancur Batu Marak Tanpa Izin

    Warga Keluhkan Jembatan Gantung di Cumanggala Tak Kunjung Diperbaiki, Akses Warga dan Siswa Terhambat

    Hujan Deras Disertai Angin Kencang Melanda Sumut

    Presiden Prabowo: Kritik Adalah Peringatan, Namun Pembangunan Harus Tetap Berjalan

    Menteri ESDM Sebut Harga BBM Non-Subsidi Akan Disesuaikan, Pemerintah Masih Hitung Matang Bersama Badan Usaha

    Camat Tambusai Utara Gelar Rakor Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla Tahun 2026

    KPK Terus Dalami Kasus Korupsi Kuota Haji, Panggil Puluhan Pihak dari Biro Travel