KETUA DPD LPP-TIPIKOR RI PADANG LAWAS: JANGAN HANYA PENGECER LPG 3 KG YANG DITINDAK, PANGKALAN ADALAH BIANG KEROK

  • Hukrim
  • March 9, 2026
  • 0 Comments
Ilustrasi Penjualan Gas LPG

Palas, Nusamedia – Ketua DPD Lembaga Pemburu Pelaku Tindak Pidana Korupsi Republik Indonesia (LPP-Tipikor RI) Kabupaten Padang Lawas, Mahyudin, mengapresiasi langkah yang dilakukan Polres Padang Lawas dalam mengatasi pengedaran Gas Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kg bersubsidi dengan harga melebihi standar, namun mengingatkan agar penindakan tidak hanya berhenti pada para pengecer. Senin,09 Maret 2026

PENGECER JUAL LPG 3 KG Rp35.000, MELEBIHI HET

Melalui Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Padang Lawas, pihak kepolisian menemukan adanya penjualan LPG 3 kg bersubsidi dengan harga yang jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp21.500. Salah satu pengecer yang ditemukan menjual komoditas tersebut dengan harga Rp35.000 per buah.

Kondisi ini menjadi keluhan utama masyarakat kurang mampu di wilayah Padang Lawas, karena harga yang tinggi sangat meresahkan dan mencekik perekonomian mereka. Penindakan terhadap pelaku yang menjual di atas HET memang sepantasnya dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku.

“HANYA PENGECER YANG DITINDAK AKAN MENIMBULKAN KECURIGAAN”

Dalam tanggapannya, Mahyudin menyampaikan kekhawatirannya terkait fokus penindakan yang selama ini dilakukan. “Sangat disayangkan jika Polres dan jajarannya hanya melakukan pengamanan kepada para pengecer saja, dipastikan kinerja Polres melalui Sat Reskrim tidak akan maksimal,” ucapnya.

Ia menambahkan bahwa masyarakat pasti akan bertanya-tanya mengapa hanya pengecer yang menjadi sasaran, sementara pangkalan yang juga diduga menjual di atas HET dibiarkan bebas. “Mengapa hanya pengecer saja yang ditindak, sementara pangkalan dibiarkan, sementara mereka juga menjual melebihi HET yang sudah ditentukan oleh pemerintah. Apa benar ini ingin menegakkan peraturan atau hanya ingin mencari angka?” tuturnya.

MENGAHARAPKAN PENINDAKAN KE PANGKALAN

Mahyudin mengungkapkan harapan agar pihak kepolisian meningkatkan langkah penindakan hingga ke tingkat pangkalan. “Pangkalannya justru lebih nakal dengan menjual di atas harga eceran tertinggi, sehingga dengan menindak mereka juga, kecurigaan akan mencari angka itu akan pupus dari hati masyarakat,” tandasnya(red)

  • nusamedia

    Bersama Menyuarakan Rakyat

    Related Posts

    Usai Dilantik, Ketua Ombudsman Hery Susanto Tegaskan Komitmen Perkuat Pengawasan dan Sinergi dengan Pemerintah
    • April 12, 2026

    JAKARTA, NusamediaNews.com – Ombudsman Republik Indonesia menyampaikan komitmen kuat untuk menjalankan tugas, fungsi, dan kewenangan lembaga secara maksimal usai dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Jumat (10/4/2026).…

    Read more

    Continue reading
    Pemdes Durin Jangak Akui Tutup Mata, Panti Pijat “Plus” di Sekitar UINSU Pancur Batu Marak Tanpa Izin
    • April 11, 2026

    DELISERDANG, NusamediaNews.com – Praktek usaha panti sehat atau pijat tradisional yang beroperasi di sekitar kawasan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU), Kecamatan Pancur Batu, diduga berjalan tanpa izin resmi. Kepala…

    Read more

    Continue reading

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    You Missed

    Presiden Prabowo Bertolak ke Moskow Temui Putin, Bahas Minyak dan Stabilitas Global

    Usai Dilantik, Ketua Ombudsman Hery Susanto Tegaskan Komitmen Perkuat Pengawasan dan Sinergi dengan Pemerintah

    Seskab Teddy Soroti Fenomena “Inflasi Pengamat”: Opini Harus Berbasis Fakta dan Data

    Presiden Prabowo: Manfaatkan Teknologi Karya Anak Bangsa, Selesaikan Masalah Sampah dalam 2-3 Tahun

    KTH Sama Jaya Bersahaja Pasang Spanduk di Hutan Lindung Langkat, Tegaskan Legalitas Berdasarkan SK KLHK

    Halal Bihalal DPD LPP-TIPIKOR RI Rohul, Bupati Anton Dapat Penghargaan atas Komitmen Berantas Korupsi

    Pemdes Durin Jangak Akui Tutup Mata, Panti Pijat “Plus” di Sekitar UINSU Pancur Batu Marak Tanpa Izin

    Warga Keluhkan Jembatan Gantung di Cumanggala Tak Kunjung Diperbaiki, Akses Warga dan Siswa Terhambat

    Hujan Deras Disertai Angin Kencang Melanda Sumut

    Presiden Prabowo: Kritik Adalah Peringatan, Namun Pembangunan Harus Tetap Berjalan

    Menteri ESDM Sebut Harga BBM Non-Subsidi Akan Disesuaikan, Pemerintah Masih Hitung Matang Bersama Badan Usaha

    Camat Tambusai Utara Gelar Rakor Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla Tahun 2026

    KPK Terus Dalami Kasus Korupsi Kuota Haji, Panggil Puluhan Pihak dari Biro Travel

    TikTok Perkuat Keamanan Remaja dengan Fitur Baru

    KBM Di PKBM TTB Patut  Di Pertanyakan &  Anggaran Bantuan Penyelengaraan ( BOP) Wajib Diaudit

    Wabub Rohul H, Syafaruddin Poti Hadiri Halalbihalal di Kediaman Anggota DPRD Rohul, Purwadi ST MM

    Warga Mengeluh, Berharap Pemerintah Segera Bangun Kembali Jembatan Gantung Di Cumanggala

    Klarifikasi Evi Nora Rasmiaty Nainggolan,S.Pd : Bantah Tuduhan Penggunaan Dana BOS SMPN 4 Pancur Batu Tidak Tepat Sasaran, Soroti Etika Jurnalistik