DaerahHukumNusamedia JatimUpdate News

Ketua KAKI Jatim Desak KPK Segera Tangkap Anwar Sadad dan Tuntaskan Totalitas Kasus Korupsi Dana Hibah Jatim Tahun 2026

NUSAMEDIANEWS.COM | JAKARTA – Ketua Koalisi Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Jawa Timur, Moh Hosen, menyampaikan apresiasi sekaligus desakan tegas kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar menuntaskan sepenuhnya penanganan kasus dugaan korupsi suap pengurusan dana hibah Kelompok Masyarakat (Pokmas) bersumber dari APBD Pemerintah Provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2019–2022 pada tahun 2026 ini. Ia juga secara khusus mendesak lembaga antirasuah segera menetapkan dan menahan Anggota DPR RI Anwar Sadad yang diduga terlibat dalam perkara ini.

Pernyataan ini disampaikan Moh Hosen pada Kamis (30/7/2026), merespons perkembangan penanganan perkara yang terus bergulir di lingkungan KPK.

Sejarah dan Perkembangan Penanganan Perkara

Perkara ini bermula dari hasil pengembangan penyelidikan tertutup yang kemudian memuncak pada Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar KPK pada Desember 2022. Dalam operasi tersebut, salah satu tokoh penting yang terjaring adalah Sahat Tua P. Simanjuntak, yang saat itu menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur periode 2019–2024.

Sejak saat itu, penanganan perkara terus berjalan secara bertahap. Pada Rabu, 22 Juli 2026, KPK kembali melanjutkan langkah tegas dengan melakukan penahanan terhadap tiga tersangka pihak swasta, yaitu Achmad Yahya, M. Fathullah, dan Ra. Wahid Ruslan.

Belum lama berselang, tepatnya pada Selasa, 28 Juli 2026, KPK kembali menahan Mahrus Ali, yang kini menjabat sebagai Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur periode 2024–2029, dalam perkara dugaan suap pengurusan dana hibah yang sama untuk tahun anggaran 2021–2022.

Apresiasi dan Desakan KAKI Jatim

Merespons langkah-langkah yang telah diambil KPK, Moh Hosen menyampaikan apresiasi yang tinggi atas keseriusan lembaga antirasuah dalam menelusuri dan mengungkap perkara yang sangat merugikan keuangan daerah dan hak masyarakat luas ini. Namun, ia menegaskan bahwa penanganan ini harus diselesaikan secara tuntas dan menyeluruh pada tahun 2026 ini demi menjaga marwah dan martabat KPK sebagai garda terdepan pemberantasan korupsi di Indonesia.

“Kami mengapresiasi langkah KPK yang terus bergerak serius menelusuri jejak perkara korupsi dana hibah Jatim APBD tahun 2019–2022 ini. Namun, kami berharap pada tahun 2026 ini perkara ini harus diselesaikan secara totalitas dan tuntas. Hal ini mutlak diperlukan demi menjaga marwah dan martabat lembaga antirasuah di mata masyarakat,” tegas Moh Hosen.

Namun, di tengah perkembangan tersebut, KAKI Jatim memandang masih ada pihak yang diduga terlibat namun belum tersentuh penegakan hukum secara setara. Moh Hosen secara spesifik mendesak KPK untuk segera menetapkan status tersangka dan melakukan penahanan terhadap Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Anwar Sadad, yang diduga memiliki keterkaitan erat dalam aliran dana hibah yang bermasalah tersebut.

Tegaskan Tidak Ada Perlakuan Berbeda

Ketegasan ini disampaikan Moh Hosen untuk mengingatkan KPK agar tidak dinilai melakukan penindakan yang bersifat tebang pilih. Hal ini sejalan dengan tekad dan arahan Presiden Prabowo Subianto yang secara terbuka dan berulang kali menegaskan bahwa korupsi adalah kejahatan yang sangat dibenci dan tidak boleh ada toleransi bagi siapapun pelakunya, tanpa memandang jabatan, pangkat, maupun kedudukan sosial.

“Kami mendesak KPK untuk segera menindaklanjuti dan menahan tersangka Anwar Sadad selaku Anggota DPR RI. Agar lembaga antirasuah tidak dinilai bersikap tebang pilih dalam melakukan penindakan terhadap tindak pidana korupsi yang sangat dibenci oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto,” tandas Moh Hosen dengan tegas.

KAKI Jatim berharap dengan penuntasan yang menyeluruh dan adil, kepercayaan masyarakat terhadap proses penegakan hukum dapat pulih kembali, serta dana publik yang seharusnya dinikmati oleh masyarakat melalui kelompok sasaran dapat dipertanggungjawabkan dengan benar. Keadilan harus ditegakkan setinggi-tingginya tanpa pandang bulu demi mewujudkan Jawa Timur yang bersih, transparan, dan bebas dari korupsi.

Reporter: Redho
#KorupsiDanaHibahJatim #KAKIJatim #KPK #TuntaskanKorupsi #AnwarSadad #TanpaTebangPilih

nusamedia

Bersama Menyuarakan Rakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *