Ketua PAC Pemuda Pancasila Pancur Batu Apresiasi Tokoh Masyarakat Desa Baru, Desak Evaluasi Proyek Plat Beton Jalan Medan–Delitua
NUSAMEDIANEWS.COM | DELISERDANG – Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Pancur Batu, Jhon F. Sembiring, memberikan apresiasi tinggi terhadap partisipasi aktif tokoh masyarakat dan warga Desa Baru dalam mengawasi pelaksanaan pembangunan infrastruktur. Warga meminta Pemerintah Kabupaten Deli Serdang untuk menghentikan sementara dan mengevaluasi menyeluruh pengerjaan plat beton di ruas jalan Medan–Delitua–Pancur Batu yang dinilai terkesan dikerjakan secara asal jadi.


Pada Senin (3/8/2026), terlihat anggota Pemuda Pancasila bersama sejumlah tokoh masyarakat Desa Baru berada langsung di lokasi proyek untuk memantau proses pengerjaan secara teliti. Warga yang turun ke lapangan meragukan kualitas serta kekuatan struktur bangunan yang sedang dibangun. Sebagian besar warga berpendapat bahwa lapisan aspal lama yang sudah ada sebaiknya dibongkar terlebih dahulu atau diganti dengan struktur yang lebih kokoh sebelum pengecoran plat beton dilakukan.
Proyek yang dibiayai dari APBD Kabupaten Deli Serdang Tahun Anggaran 2026 ini berada di bawah tanggung jawab Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDA BMBK) dengan nilai anggaran mendekati Rp400 juta. Masyarakat sangat menyayangkan jika anggaran yang cukup besar tersebut tidak diimbangi dengan hasil pekerjaan yang berkualitas, dan beranggapan kontraktor pelaksana terkesan hanya mengejar keuntungan semata tanpa memperhatikan standar mutu serta kepentingan jangka panjang pengguna jalan.
Sampai berita ini disiarkan, pihak kontraktor pelaksana CV Melva Jaya belum dapat dihubungi untuk memberikan tanggapan maupun penjelasan terkait kekhawatiran yang disampaikan warga. Sementara itu, Kepala Tukang yang ditemui awak media di lokasi juga tidak mampu menjelaskan secara rinci spesifikasi teknis pekerjaan yang tertuang dalam dokumen perencanaan dan ketentuan bestek proyek tersebut.
Jhon F. Sembiring menegaskan bahwa pengawasan dari bawah oleh masyarakat adalah hak yang sah sekaligus wujud kepedulian agar setiap rupiah uang negara benar-benar digunakan untuk kemanfaatan umum.
“Kami sangat mengapresiasi keberanian dan kepedulian warga Desa Baru. Uang rakyat harus kembali untuk rakyat. Jika ada indikasi pekerjaan tidak sesuai spesifikasi, terburu-buru, atau asal jadi, maka sudah sewajarnya dihentikan sementara guna dievaluasi secara mendalam oleh tim teknis yang berwenang,” tegas Jhon.
Ia berharap Pemkab Deli Serdang melalui instansi terkait segera merespons aspirasi ini, melakukan pemeriksaan ulang, dan memastikan proyek berjalan sesuai aturan agar hasilnya awet, aman, dan layak digunakan oleh masyarakat luas.
Reporter: IE
#PengawasanPembangunan #InfrastrukturDeliSerdang #PemudaPancasila #JalanMedanDelitua #TransparansiAPBD
—
