Pangdam I/BB Diminta Atensi Persoalan Klaim Tanah Pengusahaan DiTuntungan Dan Tumpang Tindih  Aset Kodam I/BB Dengan Tanah Warga Di Desa Durin Jangak

Dokumentasi: Andi


Nusamedia – Deliserdang,

Persoalan Klaim Tanah Pengusahan Kodam I/ BB di Desa Tuntungan I, II Kecamatan Pancur Batu Kab. Deliserdang  dan desa sekitarnya tidak hanya mengakibatkan munculnya Zona Merah seluas 1000 Ha yang berdampak pada hilangnya hak warga atas kepemilikan Sertifikat dari Badan Pertanahan Nasional (BPN). Belakangan muncul persoalan tumpang-tindih Aset Tanah Kodam I/BB (eks Pacuan Kuda) dengan tanah Masyarakat di tapal batas Desa Tuntungan II dengan Desa Durin Jangak.

Jumat 13/2 Seorang warga Pancur Batu bernama Supomo Ginting (64 th) ditemui lunglai selepas berdebat dengan seorang yang mengaku utusan Komandan Resimen Arhanuds untuk bersih-bersih diatas tanahnya.

Tampak plank Kepemilikan Kodam diatas tanah tersebut seolah meringankan bukti alas hak Surat An.  Supomo Ginting Sk. Camat No. 596/673/PB/V/2013. Kepada Awak Media Pomo nyatakan persoalan Tumpang tindih muncul belakangan sekitarnya pertengahan 2023 lalu saat pomo membangun tempat usaha. Dan ada lebih dari 4 KK warga yang tanahnya terikut tumpang tindih dengan bidang tanah Aset Kodam I/BB eks Pacuan Kuda tersebut.

Terpantau hadir dilokasi Kepala Dusun 3 Desa DurinJangak Feri Tarigan, Penyewa tanah Supomo Dan beberapa warga sekitar.

Senada dengan pernyataan Supomo,  Feri menerangkan asal-usul tanah Supomo Ginting dari ganti rugi. Feri juga menguatkan bahwa sejak berumur Lima tahun hingga sekarang berusia 50 tahun tanah tersebut sudah dikuasai dan diusahai keluarga besat Supomo Ginting.

“Saya Ingat waktu kecil sudah bertemu dengan orang tua Supomo”, terang Feri seloah tahu persis sejarah tanah tersebut.

Empat puluh tahun lebih menguasai dan mengusahakan tanah tersebut bukan hal mudah bagi Supomo untuk meninggal tanahnya begitu saja. Terlebih bila ada keterlibatan Mafia tanah dibalik persoalan.

“Kurang lebih dua puluh tahun sudah saya usaha taman rumput dengan menyewa tanah ini”, kata Ali sambil menerangkan Pihak Kodam selalu menghampirinya mengganggu kenyamanan usaha.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Awak Media, Pihak Kodam terkait persoalan Klaim tanah pengusahaan Kodam ini telah melakukan Penelitian atas tanah tersebut pada tahun 2017 melalui pengumpulan foto Kopi Surat alas hak warga. Area tanah warga yang layak dijanjikan akan dapat bersertifikat BPN dan program ptsl pun masuk. Tidak sampai disitu, Program Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) telah berjalan namun tak transparan.

” Penyelesaian persoalan tanah ini akan berdampak pada rating tingkat kepercayasn publik terhadap TNI.  Dari itu Kami meminta kepada Pangdam I/BB untuk atensi terhadap penyelesaian persoalan yang ada”, tutup supomo.

  • nusamedia

    Bersama Menyuarakan Rakyat

    Related Posts

    Hujan Deras Disertai Angin Kencang Melanda Sumut
    • April 9, 2026

    Hujan Deras Disertai Angin Kencang Melanda Sumut, BMKG Peringatkan Potensi Banjir dan Longsor SUMATERA UTARA, NusamediaNews.com – Hujan deras yang disertai angin kencang kembali melanda wilayah Sumatera Utara pada Kamis…

    Read more

    Continue reading
    Camat Tambusai Utara Gelar Rakor Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla Tahun 2026
    • April 8, 2026

    ROHUL, NUSAMEDIANEWS.COM – Pemerintah Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu, menggelar Rapat Koordinasi Antisipasi dalam rangka Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada…

    Read more

    Continue reading

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    You Missed

    Presiden Prabowo Bertolak ke Moskow Temui Putin, Bahas Minyak dan Stabilitas Global

    Usai Dilantik, Ketua Ombudsman Hery Susanto Tegaskan Komitmen Perkuat Pengawasan dan Sinergi dengan Pemerintah

    Seskab Teddy Soroti Fenomena “Inflasi Pengamat”: Opini Harus Berbasis Fakta dan Data

    Presiden Prabowo: Manfaatkan Teknologi Karya Anak Bangsa, Selesaikan Masalah Sampah dalam 2-3 Tahun

    KTH Sama Jaya Bersahaja Pasang Spanduk di Hutan Lindung Langkat, Tegaskan Legalitas Berdasarkan SK KLHK

    Halal Bihalal DPD LPP-TIPIKOR RI Rohul, Bupati Anton Dapat Penghargaan atas Komitmen Berantas Korupsi

    Pemdes Durin Jangak Akui Tutup Mata, Panti Pijat “Plus” di Sekitar UINSU Pancur Batu Marak Tanpa Izin

    Warga Keluhkan Jembatan Gantung di Cumanggala Tak Kunjung Diperbaiki, Akses Warga dan Siswa Terhambat

    Hujan Deras Disertai Angin Kencang Melanda Sumut

    Presiden Prabowo: Kritik Adalah Peringatan, Namun Pembangunan Harus Tetap Berjalan

    Menteri ESDM Sebut Harga BBM Non-Subsidi Akan Disesuaikan, Pemerintah Masih Hitung Matang Bersama Badan Usaha

    Camat Tambusai Utara Gelar Rakor Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla Tahun 2026

    KPK Terus Dalami Kasus Korupsi Kuota Haji, Panggil Puluhan Pihak dari Biro Travel

    TikTok Perkuat Keamanan Remaja dengan Fitur Baru

    KBM Di PKBM TTB Patut  Di Pertanyakan &  Anggaran Bantuan Penyelengaraan ( BOP) Wajib Diaudit

    Wabub Rohul H, Syafaruddin Poti Hadiri Halalbihalal di Kediaman Anggota DPRD Rohul, Purwadi ST MM

    Warga Mengeluh, Berharap Pemerintah Segera Bangun Kembali Jembatan Gantung Di Cumanggala

    Klarifikasi Evi Nora Rasmiaty Nainggolan,S.Pd : Bantah Tuduhan Penggunaan Dana BOS SMPN 4 Pancur Batu Tidak Tepat Sasaran, Soroti Etika Jurnalistik