Pedagang Nasi Jinggo di Depan RSUD Buleleng Bertahan dengan Dagangan Sederhana
NUSAMEDIANEWS.COM | BULELENG — Di tengah aktivitas malam di kawasan Jalan Ngurah Rai, Singaraja, Kabupaten Buleleng, terdapat kisah sederhana seorang pedagang nasi jinggo yang setiap hari berusaha memenuhi kebutuhan hidup dari hasil berjualan.

Pedagang tersebut bernama Kadek Laba. Ia setiap malam berjualan nasi jinggo di depan RSUD Buleleng, kawasan Jalan Ngurah Rai, Singaraja.
Saat ditemui Wartawan Nusamedia pada Jumat, 18 September 2026, Kadek Laba mengungkapkan bahwa dirinya membawa sekitar 40 bungkus nasi jinggo dalam sehari untuk dijual kepada pembeli.
Nasi jinggo tersebut dijual dengan harga Rp10 ribu per bungkus, dengan pilihan lauk ayam dan babi. Kadek mulai berjualan sekitar pukul 18.00 WITA hingga 24.00 WITA, tergantung kondisi dan jumlah pembeli.
Menurut Kadek, dagangannya terkadang habis terjual. Namun, tidak jarang pula masih tersisa ketika waktu berjualan berakhir.
Untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, Kadek menggunakan sepeda motor. Di bagian atas motornya terdapat keranjang sederhana yang digunakan untuk membawa dagangan nasi jinggo.

Wartawan Nusamedia juga sempat membeli dua bungkus nasi jinggo yang dijual Kadek. Secara rasa, nasi jinggo tersebut dinilai cukup enak dan layak menjadi pilihan makanan bagi masyarakat yang beraktivitas pada malam hari.
Di tengah perjuangannya mencari penghasilan, Kadek mengaku hingga saat ini belum pernah mendapatkan bantuan sosial (bansos) dari pemerintah.
Kisah Kadek Laba menjadi gambaran kecil tentang perjuangan para pedagang kecil yang menggantungkan kehidupan dari penghasilan harian.
Diharapkan keberadaan para pelaku usaha kecil seperti Kadek dapat menjadi perhatian pemerintah daerah maupun dinas terkait, terutama dalam hal pendataan, pembinaan, serta kemungkinan akses terhadap program bantuan atau pemberdayaan yang sesuai dengan ketentuan.
(Kadek Ariawan)
#NusamediaNews #Buleleng #NasiJinggo #PedagangKecil #UMKM
