
NUSAMEDIANEWS.COM, SIDOARJO – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Sidoarjo terus memacu percepatan pembenahan organisasi hingga ke tingkat paling bawah. Hingga saat ini, progres pembentukan Dewan Pimpinan Ranting (DPRT) di seluruh wilayah Sidoarjo telah mencapai angka 85,7 persen.
Ketua DPD PSI Sidoarjo, Firmansyah Maulana, menyampaikan hal tersebut dalam kegiatan konsolidasi internal yang berlangsung di Kantor DPD PSI Sidoarjo, Kamis (7/5/2026) malam. Menurutnya, pembentukan struktur ini bukan sekadar pemenuhan administrasi, melainkan strategi utama untuk memperkuat basis kekuatan partai.
“Pembentukan DPRT bukan sekadar administrasi, tetapi bagian dari strategi besar memperkuat basis partai hingga ke tingkat bawah. Kekuatan besar partai ini berawal dari kesiapan struktur yang kokoh di tingkat desa dan kelurahan,” tegas Firmansyah.
Target Penuntasan di Seluruh Wilayah
Firmansyah menginstruksikan kepada seluruh pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di 18 kecamatan untuk bergerak aktif menyelesaikan sisa pembentukan struktur di wilayah masing-masing. Sebagai catatan, wilayah kerja PSI Sidoarjo mencakup 318 desa dan 28 kelurahan yang menjadi sasaran pengorganisasian hingga level paling akar rumput.
Ia mencontohkan, sejumlah DPC yang dinilai paling progresif dan aktif bergerak membentuk DPRT antara lain Kecamatan Taman, Krian, Sidoarjo, Buduran, Sedati, Candi, hingga Porong. Capaian di wilayah-wilayah tersebut menjadi bukti bahwa target penuntasan dapat tercapai jika ada kerja keras dan konsistensi.
“Wilayah yang sudah bergerak membuktikan semua bisa berjalan. Kuncinya ada pada kemauan, rasa memiliki, dan koordinasi yang baik dengan DPD,” ujarnya.
Selesaikan Kendala Bersama, Bukan Berjalan Sendiri
Dalam arahannya, Firmansyah menegaskan pentingnya komunikasi antar tingkatan kepengurusan. Ia meminta agar setiap kendala yang ditemui di lapangan segera dikomunikasikan ke DPD, agar dicarikan solusi bersama dan proses percepatan tidak terhambat.
“Kalau ada hambatan di lapangan, segera komunikasikan. Kita selesaikan bersama, bukan berjalan sendiri-sendiri. Struktur PSI disusun secara berjenjang sesuai AD/ART, mulai dari DPP, DPW, DPD, DPC, hingga DPRT, agar kerja politik kita efektif dan tepat sasaran,” jelasnya.
Firmansyah menekankan bahwa struktur yang lengkap dan kokoh merupakan fondasi utama. Hal ini menjadi syarat mutlak agar seluruh program, gerakan, dan visi misi partai dapat diterima dan berjalan efektif di tengah masyarakat.
“Semua harus bergerak bersama untuk mencapai target. Struktur yang lengkap adalah modal utama kita untuk memenangkan PSI di Sidoarjo,” pungkas Firmansyah Maulana.
(Redho)