KOMISI PERCEPATAN REFORMASI POLRI SERAHKAN 10 BUKU REKOMENDASI, TARGET SELESAI 2029

NUSAMEDIANEWS.COM, JAKARTA – Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP) resmi menyampaikan hasil kerja dan rekomendasi komprehensif kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam pertemuan yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Dalam keterangan pers usai pertemuan, Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri, Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyerahkan 10 buku laporan yang memuat seluruh hasil kajian dan usulan kebijakan untuk perbaikan institusi kepolisian.

“Kami laporkan sebanyak 10 buku yang menyangkut keseluruhan policy reform dan alternatif kebijakan yang diperlukan. Ini bukan hanya untuk jangka pendek, tetapi dirancang sebagai peta jalan (roadmap) hingga tahun 2029,” ujar Jimly didampingi para anggota komisi.

 

POIN-POIN PENTING REKOMENDASI:

1. Tidak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden
Komisi secara tegas menolak usulan pembentukan Kementerian Keamanan. Jimly menegaskan bahwa kedudukan Polri tetap berada langsung di bawah Presiden, dan tidak perlu diubah menjadi kementerian baru karena dinilai lebih banyak mudharat atau kerugiannya dibandingkan manfaatnya.

2. Revisi UU Polri dan Peraturan Internal
Salah satu rekomendasi utama adalah perlunya revisi Undang-Undang tentang Polri. Selain itu, komisi juga mengusulkan perubahan mendasar terhadap regulasi internal, meliputi 8 Peraturan Polri (Perpol) dan 24 Peraturan Kapolri (Perkap) yang perlu disesuaikan agar selaras dengan semangat reformasi.

3. Penguatan Kompolnas
Dalam laporannya, komisi menyarankan penguatan peran Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) agar menjadi lembaga pengawas eksternal yang benar-benar independen, memiliki kewenangan eksekutorial, dan mampu menindak tegas pelanggaran anggota.

4. Penyelesaian Isu Penugasan di Luar Struktur
Komisi juga memberikan solusi hukum terkait penugasan anggota Polri yang menduduki jabatan di luar struktur kepolisian, agar memiliki dasar hukum yang kuat dan jelas sesuai konstitusi.

 

PROSES YANG MELIBATKAN SELURUH ELEMEN

Jimly menjelaskan, rekomendasi ini dirumuskan setelah melalui proses panjang yang melibatkan berbagai pihak. Selama bekerja, komisi telah melakukan audiensi dengan 78 kelompok masyarakat, berdialog dengan pemangku kepentingan, hingga melakukan kunjungan langsung ke daerah untuk menyerap aspirasi publik.

“Rekomendasi ini mencakup aspek struktural, instrumental, hingga kultural. Kami berharap pemerintah dan pimpinan Polri dapat segera menindaklanjuti hasil kerja ini demi terwujudnya Polri yang semakin profesional, modern, dan dipercaya masyarakat,” tegasnya.

Dengan diserahkannya laporan ini, tahap selanjutnya adalah implementasi kebijakan yang ditargetkan berjalan bertahap hingga mencapai hasil maksimal pada tahun 2029.(St_bc)

  • nusamedia

    Bersama Menyuarakan Rakyat

    Related Posts

    SETYA KITA PANCASILA SULAWESI UTARA TEGASKAN SIKAP: TUNTUT PROSES HUKUM TEGAS KASUS EKSPLOITASI REMAJA DI BOGOR
    • May 13, 2026

    NUSAMEDIANEWS.COM, MANADO – Lembaga Setya Kita Pancasila Perwakilan Sulawesi Utara menyatakan sikap tegas dan keprihatinan mendalam terkait kasus eksploitasi seksual dan penyebaran konten asusila yang menimpa seorang remaja putri berinisial…

    Read more

    Continue reading
    PRIA DITEMUKAN TEWAS GANTUNG DIRI DI JEMBATAN SIMPANG KARYA WISATA MEDAN
    • May 13, 2026

    NUSAMEDIANEWS.COM, MEDAN – Warga dan pengguna jalan raya di kawasan Simpang Karya Wisata, Kota Medan, Sumatera Utara, dikejutkan dengan penemuan mengenaskan pagi ini, Rabu 13 Mei 2026. Seorang pria ditemukan…

    Read more

    Continue reading

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    You Missed

    SETYA KITA PANCASILA SULAWESI UTARA TEGASKAN SIKAP: TUNTUT PROSES HUKUM TEGAS KASUS EKSPLOITASI REMAJA DI BOGOR

    PRIA DITEMUKAN TEWAS GANTUNG DIRI DI JEMBATAN SIMPANG KARYA WISATA MEDAN

    SYARIF BULELENG: GAYA KATA KASAR JADI CIRI KHAS, RAIH 89 RIBU PENGIKUT FB & 75 RIBU TIKTOK BERKAT KEASLIAN

    GUBERNUR BALI TAMBAH KUOTA EKSPOR SAPI LAGI SEBANYAK 3.000 EKOR, TOTAL 6.500 EKOR UNTUK SERAP STOK PETERNAK

    GUBERNUR BALI TAMBAH KUOTA EKSPOR SAPI LAGI SEBANYAK 3.000 EKOR, TOTAL 6.500 EKOR UNTUK SERAP STOK PETERNAK

    KUNJUNGAN KERJA KETUA DPD LPP-TIPIKOR RI TAPANULI UTARA: BAHAS PROGRAM STRATEGIS DAN TINDAK LANJUT PENANGANAN KORUPSI

    KAPOLRES GRESIK LAKUKAN SIDAK LAYANAN PUBLIK: DARI PENERBITAN SKCK HINGGA KESIAGAAN HOTLINE 110 DIPASTIKAN OPTIMAL

    KETUA KAKI JATIM SOROT KERACUNAN 200 SISWA OLEH SPPG TEMBOK DUKUH: STOP OPERASIONAL DAN TUNTUT SANKSI PIDANA

    POLSEK TAMAN GELAR PANEN JAGUNG SERENTAK DI LINGKAR MAS SEPANJANG, DUKUNG PENUH KETAHANAN PANGAN NASIONAL

    KEPALA LBH SETYA KITA PANCASILA GELAR RAPAT PEMATANGAN KASUS ALETA: PERLINDUNGAN PEREMPUAN DAN ANAK ADALAH HARGA MATI

    MENJAGA WARISAN PERADABAN BALI: SINERGI SPIRITUAL, BUDAYA, TATA RUANG DAN KEBIJAKAN JADI KUNCI UTAMA TRANSFORMASI

    DPC SANOPATI 08 KABUPATEN SIMALUNGUN RESMI DILANTIK, DITETAPKAN SEBAGAI MITRA STRATEGIS PEMERINTAH

    Literasi dan Digitalisasi: Pilar Utama Pendidikan Siswa SD Masa Kini

    PERKUAT UKHUWAH DENGAN MENGHARGAI SESAMA, DUA ULAMA SURABAYA AJAK JAMAAH BANGUN HARMONI

    KUASA HUKUM BONGKAR DUGAAN REKAYASA KASUS: PENETAPAN TERSANGKA AS DIDUGA DIPAKSAKAN DEMI SYARAT PENAHANAN

    GUBERNUR BALI APRESIASI 23 TAHUN PENGABDIAN PUSKOR HINDUNESIA, BUKA SEMINAR NASIONAL “MENJAGA WARISAN PERADABAN BALI”

    PESTA PRA JUBILEUM & REVITALISASI PEMBANGUNAN HKBP LANGGA PAYUNG DIGELAR, SIAP SAMBUT PUNCAK PERAYAAN 2027

    NATASHA NATHAN, DUTA MILENIAL SKP: SERUAN SELURUH ELEMEN PERANGI PENCABULAN, PERUNDUNGAN DAN KEJAHATAN DIGITAL