DaerahHukumInformationUpdate News

PERKUAT INTEGRITAS DAN CITRA HUMANIS POLRI, POLDA BALI GELAR TATAP MUKA IBU ASUH POLWAN BERSAMA SELURUH PERSONEL

NUSAMEDIANEWS.COM, DENPASAR – Polda Bali kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak dan membina sumber daya manusia anggota Polri yang tidak hanya profesional, namun juga berintegritas tinggi dan berjiwa humanis. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan tatap muka serta penyampaian arahan dari Ibu Asuh Polwan Polda Bali bersama seluruh personel Polwan di lingkungan Polda Bali dan jajaran. Kegiatan berlangsung khidmat di Gedung Presisi Polda Bali, Jumat (22/5/2026).

Forum ini menjadi langkah strategis dan nyata dalam rangka memperkuat karakter, etika, serta kualitas diri setiap personel Polwan. Terlebih di tengah tantangan tugas kepolisian yang kian kompleks, terutama di era keterbukaan informasi dan digital saat ini, di mana setiap sikap, tindakan, maupun ucapan anggota Polri di ruang publik maupun media sosial sangat mudah menjadi sorotan dan penilaian masyarakat luas.

Turut hadir dan memberikan pengarahan dalam kesempatan tersebut adalah Ketua Bhayangkari Daerah Bali sekaligus selaku Ibu Asuh Polwan Polda Bali, Ny. Didit Daniel Adityajaya, Karo SDM Polda Bali Kombes Pol. Agus Nugroho, S.I.K., M.H., Pakor Polwan Polda Bali AKBP Sindar Sinaga, S.P., serta dihadiri oleh seluruh personel Polwan dari berbagai satuan kerja di lingkungan Polda Bali.

Polwan Representasi Wajah Humanis Polri

Kegiatan diawali dengan sambutan dan arahan dari Karo SDM Polda Bali yang disampaikan secara tegas namun tetap penuh nuansa kekeluargaan dan humanisme. Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa peran Polwan saat ini sangatlah vital dan strategis. Seorang Polwan tidak hanya dituntut cakap dan terampil dalam pelaksanaan tugas operasional, namun juga wajib mampu menjadi teladan dan panutan dalam kehidupan sehari-hari, baik saat bertugas maupun di tengah masyarakat.

Menurutnya, kehadiran Polwan memiliki nilai lebih dalam menjaga dan mengangkat kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Oleh karena itu, setiap personel harus senantiasa menjaga sikap, kedisiplinan, etika, serta kehormatan diri di mana pun berada.

“Polwan hadir bukan hanya sekadar sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sekaligus membawa wajah humanis Polri di tengah masyarakat. Ketulusan hati, empati, serta kedisiplinan adalah kekuatan utama yang harus terus dijaga dan dipupuk dengan baik,” tegas Kombes Pol. Agus Nugroho.

Lebih lanjut, ia juga mengingatkan akan tantangan berat yang dihadapi, di mana era digital membuat batas antara kehidupan pribadi dan kedinasan semakin tipis. Setiap tindakan maupun perilaku anggota Polri sangat rentan direkam dan disebarluaskan, sehingga kewaspadaan dan kebijaksanaan sangat diperlukan.

Jaga Integritas dan Etika di Era Digital

Sesi dilanjutkan dengan arahan dari Ketua Bhayangkari Daerah Bali, Ny. Didit Daniel Adityajaya. Dalam pesan-pesannya, beliau menekankan secara mendalam mengenai pentingnya menjaga integritas, etika, dan citra positif institusi Polri, baik saat melaksanakan tugas negara maupun dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari.

Beliau mengingatkan dengan tegas, bahwa setiap perilaku, tutur kata, kerapian penampilan, hingga aktivitas yang dibagikan di media sosial, semuanya berdampak langsung terhadap persepsi dan penilaian masyarakat terhadap institusi Polri secara keseluruhan.

“Polwan bukan sekadar pelengkap dalam organisasi, melainkan representasi wajah humanis Polri yang hadir dengan penuh empati, keteladanan, serta profesionalisme tinggi dalam melayani masyarakat. Di era digital saat ini, setiap tindakan dan ucapan anggota Polri menjadi sorotan publik. Karena itu, seluruh personel Polwan dituntut untuk senantiasa menjaga integritas, etika, dan citra institusi di tengah dinamika tugas yang semakin kompleks,” ungkap Ny. Didit Daniel Adityajaya.

Beliau juga menegaskan agar seluruh personel Polwan senantiasa menjaga kehormatan diri, kehormatan keluarga, dan nama baik institusi Polri dengan menjadi pribadi yang disiplin, bijak, cerdas bersikap, serta mampu menjadi panutan di lingkungan tempat tinggal maupun lingkungan kerja.

“Pengabdian Polwan kepada masyarakat, bangsa, dan negara merupakan bentuk pengabdian mulia yang harus dijalankan dengan penuh rasa tanggung jawab, ketulusan hati, serta dedikasi yang tinggi,” tambahnya.

Sesi Interaktif Pererat Kekeluargaan

Tidak hanya berjalan satu arah dengan pemberian materi, kegiatan ini juga berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab dan diskusi terbuka. Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, para personel Polwan diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk menyampaikan keluh kesah, berbagi saran pemikiran, hingga saling memotivasi terkait pelaksanaan tugas maupun pengembangan diri sebagai anggota Polri.

Kegiatan kemudian ditutup oleh Pakor Polwan Polda Bali. Melalui forum ini, diharapkan seluruh personel Polwan di Polda Bali dapat terus menjaga soliditas tim, meningkatkan kualitas diri secara berkelanjutan, serta memperkuat semangat pengabdian demi mewujudkan Polri yang Presisi dan semakin dicintai serta dipercaya oleh masyarakat. (Gusti)

nusamedia

Bersama Menyuarakan Rakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *