DaerahEkonomiHead LinesInformationNusamedia BaliTechnologyUpdate News

Gubernur Koster: Penanganan Sampah Bali Tak Lagi Hanya Andalkan TPA, Mulai Kelola dari Sumber

NUSAMEDIANEWS.COM | DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan perubahan mendasar dalam pengelolaan sampah di Pulau Dewata: tidak boleh lagi berpusat pada pembuangan akhir, melainkan harus dimulai sejak dari sumber penghasilan sampah. Hal ini disampaikan dalam Apel Siaga Pilah Sampah di Lapangan Puputan Margarana, Renon, Selasa (7/7/2026), yang dihadiri Menko Pangan Zulkifli Hasan, Wamen Pangan Hanif Faisol Nurofiq, Ketua DPRD Bali, Wali Kota Denpasar, serta jajaran Forkopimda.

“Kunci penyelesaian ada di hulu, bukan di hilir. Memilah sampah sejak asal adalah wujud tanggung jawab dan budaya baru krama Bali menjaga alam dan budaya,” ujar Koster. Kebijakan ini merupakan implementasi Pergub Bali No.47 Tahun 2019 yang diperkuat Surat Edaran Gubernur No.9 Tahun 2025.

Tanggung jawab pengelolaan berlaku bagi semua penghasil sampah: rumah tangga, desa adat, pasar, hotel, restoran, tempat ibadah, sekolah, hingga perkantoran. Sampah organik diolah menjadi pupuk untuk pertanian, sedangkan non-organik didaur ulang agar bernilai ekonomi sekaligus mencegah pencemaran.

Gerakan ini sejalan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Koster mengajak seluruh elemen—pusat, daerah, masyarakat, swasta, TNI-Polri, hingga pelajar—bergerak bersama menjadikan budaya memilah sampah sebagai kebiasaan sehari-hari. “Ini bukan sekadar urusan pemerintah, melainkan tanggung jawab seluruh masyarakat Bali,” tegasnya.

(Anugrah Arifanto)

#BaliBersihSampah #PilahSampahDariSumber #NangunSatKerthiLokaBali #LingkunganBali #PengelolaanSampah #NusamediaBali

nusamedia

Bersama Menyuarakan Rakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *