DaerahHukumInformationNusamedia JatimUpdate News

HUT Bhayangkara ke-80: Di Tengah Kepercayaan 71,5%, LPKAN Desak Polri Siap Hadapi Tantangan Zaman yang Semakin Kompleks

NUSAMEDIANEWS.COM | JAKARTA – Memasuki usia pengabdian ke-80 tahun, Polri menerima apresiasi sekaligus tantangan nyata dari masyarakat. Berdasarkan survei Litbang Kompas terbaru per Juni 2026, tingkat kepuasan publik mencapai 67,6%, citra kelembagaan tercatat 71,5%, dan sebanyak 82,4% warga optimis kinerja kepolisian akan terus membaik.

Ketua Umum DPP LPKAN Indonesia, R. Mohammad Ali, menilai angka tersebut sebagai modal kepercayaan berharga yang harus dijaga dengan sungguh-sungguh. “Ini adalah kredit kepercayaan, bukan cek kosong yang bisa disia-siakan. Kami mengapresiasi langkah tegas Propam dan Bareskrim yang telah menindak oknum yang terlibat kasus narkoba sepanjang tahun 2025–2026,” ujarnya dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Masih Ada Pekerjaan Rumah Besar
Meski citra positif cukup tinggi, survei juga mengungkapkan sejumlah kekurangan yang menjadi perhatian. Sebanyak 23% publik masih merasakan adanya sikap arogansi, 19,5% menyoroti praktik pungutan liar, 18,3% kasus perselingkuhan, dan 17,1% masih mengaitkan institusi dengan kasus narkoba.

“Artinya, dari setiap 100 orang, masih ada 23 yang merasakan sikap kurang baik dan 17 yang melihat bayang-bayang noda. Ini bukan masalah yang bisa ditutup hanya dengan seremoni, melainkan pekerjaan rumah yang harus diselesaikan secara nyata,” tegas R. Mohammad Ali.

Tantangan Semakin Kompleks di Era Digital
Di usia ke-80, Polri tidak lagi hanya menghadapi kejahatan konvensional. Tantangan kini jauh lebih luas dan melintasi batas wilayah. “Ke depan, Polri harus mampu menangani kejahatan siber, penipuan daring, pinjaman daring ilegal, perjudian online lintas negara, hingga penyebaran berita bohong yang memecah belah persatuan. Belum lagi menjaga netralitas dan profesionalisme di tengah dinamika politik nasional,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa reformasi internal bukan lagi pilihan, melainkan syarat mutlak agar Polri tetap relevan dan dipercaya di tengah perkembangan zaman yang sangat cepat.

Empat Langkah Perbaikan yang Didorong
Untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan meningkatkan kinerja, LPKAN mendesak Polri menjalankan empat komitmen utama:

1. Bersihkan institusi secara adil: Penindakan terhadap oknum yang melanggar hukum harus transparan dan tanpa pandang pangkat atau golongan.
2. Perbaiki kualitas pelayanan: Turunkan angka persepsi arogansi melalui pelatihan etika, penerapan alat perekam di lapangan, serta sistem pengaduan yang mudah, cepat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
3. Putus rantai kejahatan digital: Manfaatkan dukungan masyarakat untuk membasmi jaringan pinjaman daring ilegal dan perjudian daring yang merugikan perekonomian rakyat.
4. Terbuka terhadap pengawasan dan peningkatan kemampuan: Libatkan lembaga pengawas independen serta tingkatkan keahlian personel dalam bidang keamanan siber, forensik digital, dan intelijen ekonomi.

“Jangan sampai usia 80 tahun hanya diisi perayaan semata. Rakyat butuh bukti nyata: Polri yang melindungi, mengayomi, melayani, melek teknologi, dan bersih dari segala bentuk penyimpangan. Barulah itu disebut Bhayangkara sejati untuk masa depan,” pungkasnya.

(Redho Fitriyadi)

#HUTBhayangkara80 #Polri #KepercayaanPublik #ReformasiInternal #KeamananDigital #LPKAN

nusamedia

Bersama Menyuarakan Rakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *