TRISULA KAMTIBMAS DIPERKUAT, DITBINMAS POLDA BALI TEGASKAN TIGA PILAR SEBAGAI BENTENG UTAMA KEAMANAN

NUSAMEDIANEWS.COM, DENPASAR – Guna memperkuat sinergitas, soliditas, dan kesiapan antarunsur pengemban keamanan hingga ke tingkat Desa dan Kelurahan, Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Bali menggelar kegiatan Pembinaan Tiga Pilar Tahun Anggaran 2026. Kegiatan strategis ini dibuka secara resmi oleh Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Bali, Kombes Pol. Suwandi Prihantoro, S.I.K., yang berlangsung Kamis (21/5/2026).
Kegiatan pembinaan ini dihadiri langsung oleh seluruh unsur yang tergabung dalam Tiga Pilar keamanan wilayah, yaitu Bhabinkamtibmas dari jajaran Polri, Babinsa mewakili unsur TNI, serta perangkat Pemerintah Desa dan Kelurahan. Pertemuan ini menjadi langkah nyata dalam mempererat koordinasi, kolaborasi, dan kesatuan pandangan dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, dan ketenteraman masyarakat di seluruh wilayah Bali.


Dalam arahannya, Dirbinmas Polda Bali, Kombes Pol. Suwandi Prihantoro, menegaskan kembali peran vital Tiga Pilar sebagai garda terdepan sekaligus benteng utama dalam menjaga kondusivitas keamanan di wilayah masing-masing. Menurutnya, sinergitas yang kokoh antara Polri, TNI, dan Pemerintah Desa/Kelurahan merupakan elemen paling fundamental dan penentu utama terciptanya situasi kamtibmas yang aman, nyaman, damai, dan harmonis di tengah kehidupan masyarakat.
“Tiga Pilar adalah ujung tombak pelayanan dan keamanan di garis terdepan. Masyarakat adalah mitra utama kita, dan kehadiran Bhabin, Babinsa, serta perangkat desa harus terasa nyata manfaatnya. Persatuan dan kesatuan langkah antarunsur inilah yang akan menjadi trisula tajam dalam menanggulangi setiap potensi gangguan dan menjaga Bali tetap aman dan damai,” tegas Kombes Pol. Suwandi Prihantoro.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta menerima serangkaian pembekalan materi strategis yang disesuaikan dengan tantangan keamanan masa kini. Materi tersebut meliputi penguatan kemampuan deteksi dini dan cegah dini terhadap potensi gangguan kamtibmas, penanganan dini berbagai persoalan sosial yang berkembang di masyarakat, peningkatan kualitas pelayanan publik berbasis kedekatan dengan warga, hingga tata cara penguatan koordinasi lintas sektor yang efektif dan responsif dalam mendukung pelaksanaan tugas di lapangan.




Selain bertujuan sebagai sarana peningkatan kapasitas, wawasan, dan pemahaman teknis personel, kegiatan pembinaan ini juga diharapkan mampu semakin mempererat hubungan emosional serta menyamakan persepsi antarunsur Tiga Pilar. Dengan kesatuan visi dan misi tersebut, pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polda Bali dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan. (Fira)
