KEPALA LBH SETYA KITA PANCASILA GELAR RAPAT PEMATANGAN KASUS ALETA: PERLINDUNGAN PEREMPUAN DAN ANAK ADALAH HARGA MATI

NUSAMEDIANEWS.COM, JAKARTA – Kepala Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Setya Kita Pancasila, Prof. Nuno Magno, bersama seluruh tim pendamping hukum, menggelar pertemuan strategis pada malam ini untuk mendalami dan mematangkan penanganan kasus dugaan pelecehan yang dialami Aleta. Kasus ini sebelumnya telah dilaporkan ke pihak kepolisian, tepatnya di Polres Kabupaten Bogor.

Pertemuan tertutup ini digelar dengan tujuan utama mengumpulkan seluruh informasi yang akurat, melakukan klarifikasi mendalam terhadap fakta di lapangan, serta menyusun langkah tindak lanjut yang tepat dan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

Dalam pertemuan tersebut, agenda yang dibahas sangat mendetail dan menyeluruh, meliputi gelar perkara serta pemeriksaan keterangan saksi-saksi, penguatan data dan dokumen barang bukti, hingga pembahasan pasal-pasal yang relevan dan kuat untuk diterapkan dalam kasus ini. Tim hukum juga menelaah kronologi kejadian secara utuh, keabsahan bukti yang tersedia, serta mekanisme pendampingan psikologis dan hukum bagi korban.

“Saya akan menangani perkara ini dengan lebih serius, lebih seksama, dan penuh kehati-hatian demi membela hak-hak korban,” tegas Prof. Nuno di tengah jalannya pertemuan.

Objektivitas, penghormatan terhadap privasi korban, serta penjagaan asas praduga tak bersalah bagi seluruh pihak yang terlibat menjadi prinsip utama yang ditekankan Prof. Nuno dalam setiap langkah penanganan kasus ini. Baginya, keadilan harus ditegakkan tanpa mengorbankan hak dan martabat siapa pun, terutama korban.

Perlindungan Harga Mati, Tidak Akan Pernah Diam

Sebagai pakar hukum nasional yang dikenal tegas, Prof. Nuno Magno menegaskan komitmen pribadi maupun lembaganya dalam melindungi kelompok rentan. Ia menegaskan bahwa kasus ini bukan sekadar urusan hukum biasa, melainkan tanggung jawab moral dan konstitusional.

“Bagi saya, perlindungan untuk anak-anak dan remaja, terutama perempuan, adalah harga mati. Saya tidak akan pernah diam dan tidak akan pernah berpaling apabila mendapat informasi atau laporan kasus serupa ini,” ujar Prof. Nuno dengan tegas.

Kasus yang menimpa Aleta ini kini menjadi sorotan publik yang luas, karena menyangkut isu besar perlindungan hak asasi individu, keamanan di ruang publik maupun digital, serta nasib kelompok rentan yang harus dijaga oleh negara dan masyarakat.

Hasil dari pertemuan dan pembahasan mendalam malam ini diharapkan dapat memberikan kejelasan arah penanganan, serta menjadi dasar kokoh bagi langkah hukum selanjutnya. Pihak LBH Setya Kita Pancasila berjanji akan menyampaikan hasil pertemuan dan perkembangan kasus ini kepada publik secara bertahap, dengan tetap memegang teguh asas etika jurnalistik dan hukum, serta menjaga kerahasiaan data dan keselamatan korban.

(Kadek Ariawan)

  • nusamedia

    Bersama Menyuarakan Rakyat

    Related Posts

    RESMI DILANTIK, KONI BALI 2026–2030 TARGET PRESTASI PON XXII DAN TRANSFORMASI BALI JADI PUSAT WISATA OLAHRAGA DUNIA
    • May 15, 2026

    NUSAMEDIANEWS.COM, DENPASAR – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, secara resmi melantik Pengurus KONI Provinsi Bali masa bakti 2026–2030 di Gedung Wiswa Sabha…

    Read more

    Continue reading
    SETYA KITA PANCASILA DESAK PEMPROV JABAR SEGERA SAHKAN PERDA PENCEGAHAN DAN PENANGANAN PERILAKU LGBT
    • May 14, 2026

    NUSAMEDIANEWS.COM, JAWA BARAT – Organisasi kemasyarakatan SETYA KITA PANCASILA secara resmi akan menyampaikan permohonan tertulis kepada Gubernur Jawa Barat. Isinya mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk segera mempertimbangkan, menyusun, dan…

    Read more

    Continue reading

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    You Missed

    RESMI DILANTIK, KONI BALI 2026–2030 TARGET PRESTASI PON XXII DAN TRANSFORMASI BALI JADI PUSAT WISATA OLAHRAGA DUNIA

    SETYA KITA PANCASILA DESAK PEMPROV JABAR SEGERA SAHKAN PERDA PENCEGAHAN DAN PENANGANAN PERILAKU LGBT

    AMI DESAK PRABOWO COPOT OKNUM ANGGOTA DPRD JEMBER: MAIN GAME DAN MEROKOK SAAT RAPAT KESEHATAN SANGAT MEMALUKAN

    Korupsi di Indonesia: Tantangan Kondisi Kini Analisis Dan Strategi Pemberantasan Total

    RUPST GARUDA INDONESIA SAHKAN BRIGJEN TNI (P) FRANS DICKY TAMARA SEBAGAI DIREKTUR HUMAN CAPITAL & CORPORATE SERVICE

    DIPENGARUHI PENURUNAN KUNJUNGAN, STAFF HOMESTAY BANANA LEAF PEJARAKAN TETAP RAJIN BERSIHKAN SAMPAH JALAN UTAMA

    DR. DR. ANDRE YULIUS: JADIKAN KENAIKAN TUHAN MOMEN HIDUP DALAM KASIH, RENDAH HATI DAN SATUKAN BANGSA

    SETYA KITA PANCASILA SULAWESI UTARA TEGASKAN SIKAP: TUNTUT PROSES HUKUM TEGAS KASUS EKSPLOITASI REMAJA DI BOGOR

    PRIA DITEMUKAN TEWAS GANTUNG DIRI DI JEMBATAN SIMPANG KARYA WISATA MEDAN

    SYARIF BULELENG: GAYA KATA KASAR JADI CIRI KHAS, RAIH 89 RIBU PENGIKUT FB & 75 RIBU TIKTOK BERKAT KEASLIAN

    GUBERNUR BALI TAMBAH KUOTA EKSPOR SAPI LAGI SEBANYAK 3.000 EKOR, TOTAL 6.500 EKOR UNTUK SERAP STOK PETERNAK

    GUBERNUR BALI TAMBAH KUOTA EKSPOR SAPI LAGI SEBANYAK 3.000 EKOR, TOTAL 6.500 EKOR UNTUK SERAP STOK PETERNAK

    KUNJUNGAN KERJA KETUA DPD LPP-TIPIKOR RI TAPANULI UTARA: BAHAS PROGRAM STRATEGIS DAN TINDAK LANJUT PENANGANAN KORUPSI

    KAPOLRES GRESIK LAKUKAN SIDAK LAYANAN PUBLIK: DARI PENERBITAN SKCK HINGGA KESIAGAAN HOTLINE 110 DIPASTIKAN OPTIMAL

    KETUA KAKI JATIM SOROT KERACUNAN 200 SISWA OLEH SPPG TEMBOK DUKUH: STOP OPERASIONAL DAN TUNTUT SANKSI PIDANA

    POLSEK TAMAN GELAR PANEN JAGUNG SERENTAK DI LINGKAR MAS SEPANJANG, DUKUNG PENUH KETAHANAN PANGAN NASIONAL

    KEPALA LBH SETYA KITA PANCASILA GELAR RAPAT PEMATANGAN KASUS ALETA: PERLINDUNGAN PEREMPUAN DAN ANAK ADALAH HARGA MATI

    MENJAGA WARISAN PERADABAN BALI: SINERGI SPIRITUAL, BUDAYA, TATA RUANG DAN KEBIJAKAN JADI KUNCI UTAMA TRANSFORMASI